Deklarasi Sekolah Ramah Anak: Teks & Susunan Acara

Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Hai, bagaimana kabar Bapak/Ibu hari ini? Apakah kegiatan Bapak/Ibu hari ini berjalan dengan lancar?

Di artikel sebelumnya, Quipper Blog membahas materi tentang sekolah ramah anak, meliputi konsep, prinsip, komponen, kebijakan, dan masih banyak lainnya. Salah satu bukti bahwa suatu unit pendidikan sudah menjadi sekolah ramah anak adalah dengan mendeklarasikan diri. 

Deklarasi sekolah ramah anak bisa berupa ucapan dan tulisan. Ingin tahu pembahasan selengkapnya? Check this out!

Pengertian Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Deklarasi sekolah ramah anak adalah bentuk pernyataan tentang kesiapan suatu instansi pendidikan untuk menerapkan sekolah yang ramah pada anak. Biasanya, deklarasi dihadiri seluruh lembaga pendidikan yang memiliki visi dan misi sama dalam menghadirkan institusi pendidikan yang menjunjung tinggi martabat anak.

Teks Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Teks deklarasi sekolah ramah anak adalah teks yang berisi pernyataan tentang kesiapan suatu unit satuan pendidikan untuk menjadi sekolah ramah anak. Teks deklarasi ramah anak memiliki format yang cukup sederhana. Adapun formatnya, yaitu sebagai berikut.

  1. Bagian judul dan nama sekolah/yayasan
  2. Isi 
  3. Bagian akhir, yaitu berisi tanda tangan beberapa pihak terkait, misalnya walikota, kepala dinas, komite sekolah, kepala sekolah, kepala yayasan.

Pihak yang diberi wewenang untuk membubuhkan tanda tangan tidak harus sama antara satu unit satuan pendidikan dan unit pendidikan yang lain. Jika deklarasi hanya dihadiri kepala sekolah, maka tidak diperlukan tanda tangan kepala dinas, walikota, dan seterusnya.

Isi deklarasi sekolah ramah anak berikut ini diambil dari SD Negeri Sungai Raya yang sudah berkomitmen menjadi sekolah ramah anak.

Contoh isinya adalah sebagai berikut

  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Mewujudkan sekolah yang aman, bersih, sehat, hijau, rindang, dan nyaman bagi tumbuh kembang peserta didik.
  3. Menghargai hak-hak anak, menjadi motivator dan fasilitator serta menjadi sahabat bagi peserta didik.
  4. Menciptakan sekolah yang bebas vandalisme, kekerasan fisik dan non fisik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga.
  5. Menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok, minuman keras, dan NAPZA.
  6. Menjamin kesehatan dan kesetaraan hak pendidikan tanpa diskriminasi.

Susunan Acara Deklarasi Ramah Anak

Untuk mendeklarasikan sekolah ramah anak, biasanya pihak sekolah atau lembaga terkait menyiapkan beberapa acara pendukung, salah satunya mengadakan kegiatan luar sekolah (dalam kondisi tidak pandemi). Secara umum, susunan acara sekolah ramah anak adalah sebagai berikut.

1. Menyambut kedatangan peserta didik dengan senyum, sapa, dan salam (3 M)

Peserta yang menghadiri deklarasi sekolah ramah anak meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik, dan perwakilan wali murid. Namun, tak menutup kemungkinan jika ingin mengundang kepala dinas atau bahkan bupati/walikota.

2. Sebelum memasuki tempat kegiatan, seluruh peserta harus cuci tangan

Cuci tangan merupakan kegiatan penting yang harus terus digalakkan di lingkungan sekolah ramah anak. Mengingat, ramah anak berarti ramah pada kesehatan dan keselamatan.

3. Seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya

Lagu pokok yang biasa dinyanyikan untuk kegiatan di sekolah adalah Indonesia Raya atau juga bisa menambahkan lagu nasional lain.

4. Berdoa sebelum sarapan

Sarapan merupakan kegiatan penunjang yang boleh ditiadakan. Namun, agar kegiatan deklarasi bisa berjalan lancar, alangkah baiknya jika para peserta diminta untuk sarapan terlebih dahulu.

5. Cuci tangan setelah sarapan

Cuci tangan setelah sarapan juga kegiatan wajib yang harus terus digalakkan. Cuci tangan tidak hanya dilakukan sebelum beraktivitas, melainkan juga setelah beraktivitas.

6. Membersihkan lingkungan, meliputi membuang sampah, menyiram tanaman, menyapu halaman sekolah, dan sebagainya

Sejalan dengan konsep sekolah ramah anak, kegiatan kerja bakti bisa dimasukkan dalam susunan acara deklarasi ramah anak. Hal itu karena sekolah ramah anak harus mengedepankan kebersihan lingkungan sekolah.

7. Mengecek penggunaan listrik, misalnya dengan mematikan lampu yang tidak terpakai

Sebagai generasi berpendidikan, sudah sepatutnya membiasakan diri untuk menggunakan energi sesuai kebutuhan. Kegiatan hemat energi seperti ini harus selalu ditanamkan pada anak agar kelak bisa menjadi generasi peduli akan lingkungan.

8. Mengecek penggunaan air, misalnya mematikan kran air yang terbuka dan tidak digunakan

Salah satu kebiasaan anak di sekolah yang harus diubah adalah lupa mematikan air setelah digunakan. Di sekolah ramah anak, kebiasaan itu harus dihilangkan dengan cara membiasakan diri untuk mematikan air setelah digunakan. Untuk membentuk kebiasaan ini, Bapak/Ibu guru harus mampu mengarahkan peserta didiknya disiplin dan bijak menggunakan air.

9. Mengadakan tertib belajar di luar kelas

Tertib belajar di luar kelas adalah kegiatan berupa pembelajaran yang dilakukan di luar kelas. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan anak pada lingkungan sekitar, sehingga nantinya mereka bisa menerapkan keilmuan yang diperoleh untuk menjaga kelestarian lingkungan.

10. Simulasi evakuasi bencana melalui lagu dan gerakan

Simulasi evakuasi bencana merupakan bentuk mitigasi bencana sedini mungkin yang ditanamkan pada anak, meskipun melalui lagu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko akibat bencana pada anak.

11. Senam kebugaran.

Senam kebugaran merupakan kegiatan penunjang yang bisa ditiadakan.

 12. Peragaan seni tradisional, misalnya tari

Peragaan seni tradisional merupakan bentuk kecintaan anak pada budaya bangsa. Kegiatan ini juga perlu digalakkan di sekolah ramah anak.

13. Deklarasi sekolah ramah anak

Inilah kegiatan utama deklarasi ramah anak, yaitu berupa ikrar akan kesiapan suatu unit satuan pendidikan untuk menerapkan sekolah ramah anak.

14. Melantik tim pengembangan sekolah ramah anak

Tim pengembangan bertanggung jawab untuk merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan, sampai mengevaluasi penerapan sekolah ramah anak.

15. Penutup dengan berdoa

Deklarasi sekolah ramah anak merupakan langkah penting untuk melaksanakan konsep sekolah ramah anak.

Itulah pembahasan Quipper Blog tentang deklarasi sekolah ramah anak. Semoga bisa bermanfaat buat Bapak/Ibu. Tetap jaga kesehatan dan selalu semangat. Salam Quipper!

Penulis: Eka Viandari

Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang