Home » Informasi UN » Bukan Hanya Belajar, Ini Faktor Lain untuk Lulus Ujian Nasional

Bukan Hanya Belajar, Ini Faktor Lain untuk Lulus Ujian Nasional

shutterstock_314719811_799x533

Seperti yang kalian rasakan, memang tidak mudah menjadi seorang murid SMA tingkat akhir. Semua hal yang kamu lakukan selama tiga tahun SMA sepertinya berujung pada satu hal, yakni Ujian Nasional (UN). Semua materi pelajaran sudah kamu lahap, nasehat dari guru dan orang tua juga berulang kali kamu telan, tapi tetap saja ada perasaan was-was ketika waktu semakin dekat dengan pelaksanaan UN. Rileks saja. Selama kamu mengikuti tips di bawah ini, kamu akan sukses menghadapi UN.

Manajemen Waktu Belajar

UN tidak dapat dijadikan ukuran kemampuan akademik seseorang, lho! Kamu mungkin tidak terlalu jago mengutak-atik rumus fisika, tapi kamu ahli menyusun kata dalam Bahasa Indonesia. Ya, walaupun begitu, demi dapat melanjutkan pendidikan ke universitas, kamu wajib mengikuti UN. Makanya, atur waktu belajarmu jauh-jauh hari sebelum UN, minimal enam bulan, agar kamu bisa meng-cover semua materi yang harus dipelajari.

Jadi, jangan sampai kamu masih harus memelajari banyak materi pada satu hari sebelum UN dimulai. Kamu justru akan merasa kewalahan sendiri. Minimal seminggu sebelum UN kamu sudah menguasai semua materi yang diperlukan. Jadi, waktu jeda seminggu tersebut bisa kamu lewati dengan santai sambil sesekali me-refresh ingatan dengan membaca buku-buku catatan.

Menjaga Kesehatan Otak

Sangat penting bagi kamu untuk selalu menjaga kondsi tubuh agar selalu fit dalam menghadapi UN. Salah satunya dengan sering minum air putih, karena 80% ruang otak juga mengandung air. Jadi, selama belajar, usahakan untuk selalu ditemani dengan air putih. Tubuhmu akan selalu dalam keadaan terhidrasi dan otak dapat bekerja secara maksimal karena asupan air yang cukup.

Selain itu, jangan sampai kamu begadang hingga larut malam. Masih banyak siswa yang melakukan hal ini dengan harapan dapat mempelajari lebih banyak materi. Padahal, begadang justru akan menyita energi dan membuat otak kamu dipaksa bekerja. Bayangkan kalo kamu sering begadang dan otakmu justru tidak bisa bekerja maksimal saat UN. Kamu tidak mau hal tersebut terjadi, kan?

Apa Sih Sebenarnya Perbedaan Mendasar, Dari UN 2016 dengan UN 2015?

Tidak Memforsir Tubuh

Tips satu ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Meski kamu merasa masih mampu untuk terus belajar, tubuh kamu bisa saja merasa sebaliknya. Rasakan tubuhmu jika ia mulai mengeluarkan tanda-tanda untuk beristirahat. Rebahkan tubuhmu sejenak jika mata mulai mengantuk atau leher terasa pegal. Memforsir tubuh justru akan membuat kondisimu tidak fit.

Oh iya, imbangi juga dengan olahraga rutin. Tidak harus melakukan jenis olahraga yang berat, kamu bisa jogging keliling kompleks perumahan setiap beberapa hari sekali. Kegiatan ini akau membuat kondisi tubuhmu makin kuat dalam menyerap begitu banyaknya materi pelajaran UN. Jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin agar sistem imunmu selalu terjaga, sehingga tidak perlu khawatir mudah terserang penyakit.

Datang pada Waktu yang Tidak Mepet

Biasanya, UN dimulai pada pukul delapan pagi. Setidaknya, kamu sudah harus sampai di sekolah pada satu jam sebelumnya. Kamu jadi punya cukup waktu untuk mempersiapkan semua hal yang diperlukan, seperti mengecek kembali kartu peserta, meruncingkan pensil, melengkapi perlengkapan alat tulis, dan sebagainya. Kamu bahkan masih bisa mengobrol dengan teman-teman untuk melepas sedikit rasa tegang.

Coba bayangkan kalo kamu datang pada waktu yang mepet dan harus tergesa-gesa. Saat memasuki ruangan, adrenalinmu masih berpacu dengan kencang dan kamu jadi tidak dapat berkonsentrasi secara maksimal. Datang pada waktu yang tidak mepet juga memungkinkan kamu untuk sedikit me-refresh materi yang akan diujikan dengan membuka kembali buku-buku catatan.

Tenang dalam Persiapan dan Pengerjaan

Meski pengerjaan soal-soal UN baru boleh dilakukan pada pukul delapan pagi, biasanya kamu sudah diperbolehkan untuk memasuki ruangan pada beberapa menit sebelumnya. Pengawas akan membagikan Lembar Jawaban Komputer (LJK) untuk kamu isi. Baca semua instruksi yang tertera. Jika ada hal yang membuat kamu bingung, jangan segan untuk bertanya pada tim pengawas.

Nah, setelah akhirnya soal dibagikan, kerjakan bagian-bagian yang lebih mudah dahulu. Jangan terpaku pada satu soal yang menurutmu sulit. Hal tersebut hanya akan membuang waktumu. Isilah LJK dengan hati-hati, jangan sampai terjadi sesuatu yang dapat membuat jawaban pada LJK-mu tidak terbaca oleh komputer. Intinya, tetaplah tenang dan berpikir jernih dalam mengerjakan soal-soal tersebut.

Anak IPS? Ini Cara Mudah Memahami Pelajaran Sosiologi

Percaya pada Diri Sendiri

Kamu tentu pernah mendengar berita-berita tentang bocornya soal-soal UN. Jangan kaget kalo nantinya ada pihak-pihak yang menawarimu jawaban UN dari bocoran soal-soal tersebut. Wajar kalo kamu merasa penasaran dan tergoda, tapi kamu harus menolaknya. Selain karena hal tersebut tidak jujur, kamu harus mengandalkan diri kamu sendiri dalam menyelesaikan soal-soal UN.

Coba deh, kamu pikir dari sudut pandang sebaliknya, gimana kalo bocoran jawaban yang kamu dapat ternyata tidak sesuai? Apalagi sekarang pemerintah memberlakukan banyak tipe untuk soal UN. Percayalah pada diri sendiri. Kamu sudah belajar dari jauh-jauh hari, berlatih sebanyak mungkin soal, hingga mengikuti bimbingan belajar. Apa kamu mau usahamau berakhir sia-sia? Kamu pasti bisa lulus UN dengan usaha sendiri, kok!

Selalu Berdoa

Setelah semua usaha sudah kamu lakukan, tidak ada yang bisa kamu lakukan lagi selain berdoa. Usaha yang tidak dibarengi dengan doa tentu tidak akan berakhir maksimal. Selain berdoa sendiri, kamu bisa meminta orang tua untuk mendoakan keberhasilanmu dalam UN. Biasanya, banyak juga pihak sekolah yang mengadakan doa bersama menjelang UN demi kesuksesan murid-muridnya.

Setelah melakukan semua tips di atas dan memanjatkan doa, tidak ada lagi yang bisa kamu lakukan selain pasrah. Seperti kata banyak orang, manusia hanya bisa berusaha, namun Tuhan lah yang menentukan. Tapi, selama kamu mengeluarkan kemampuan terbaik dan terus berdoa, hasil yang kamu dapatkan tidak akan mengkhianati kedua hal itu. Semangat! 

Lainya untuk Anda