Quipperian! Setiap tahun ada aja deh, rumor mengenai Ujian Nasional (UN)! Mulai dari bertambahnya jenis soal, teknik pelaksanaan, hingga penghapusan UN. Terlepas dari segala rumor yang bermunculan, kamu harus tetap menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Pihak sekolah pun biasanya akan mengadakan program intensif untuk menghadapi soal-soal UN. Kamu bahkan mungkin akan bergabung dengan bimbingan belajar demi persiapan UN yang lebih matang.
Tapi, apa gunanya mempersiapkan diri apabila kamu tidak tahu apa yang akan menghadangmu nanti? Sebelum bertempur, penuhi diri kamu dengan banyak informasi mengenai UN, terutama jenis soal yang akan kamu hadapi. Pada UN 2015 lalu, ada empat mata pelajaran yang diujikan untuk SMA, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS. Sedangkan, murid SMK dan MA, Program Keagamaan memiliki jenis mata pelajaran tersendiri.
Bahasa Indonesia
Masih banyak anak yang meremehkan pelajaran Bahasa Indonesia karena sudah merasa ahli menggunakannya sehari-hari. Padahal, nilai terendah pada mata pelajaran UN banyak dipegang dari pelajaran Bahasa Indonesia. Biasanya, peserta UN merasa bingung dengan pilihan jawaban yang disediakan di soal. Pasalnya, mayoritas jenis soal UN Bahasa Indonesia merupakan teks bacaan. Kamu diharuskan untuk menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan tersebut.
Nah, terdengar mudah dan simpel, bukan? Tapi, justru di situlah letak kesulitannya. Kamu akan dihadapkan dengan pilihan jawaban yang mirip dengan satu sama lain. Waktumu akan habis untuk memikirkan jawaban mana yang kamu rasa paling tepat. Biasanya, tantangan tersebut akan muncul pada tipe pertanyaan tentang ide utama dari suatu paragraf bacaan. Sebelum UN, kamu bisa berlatih soal sebanyak mungkin dan mendiskusikannya dengan guru Bahasa Indonesia kamu.
Soal SBMPTN Bahasa Indonesia Itu Tidak Gampang dan Jangan Kamu Gampangin!
Bahasa Inggris
Banyak peserta UN yang merasa bahwa soal Bahasa Inggris justru lebih mudah dikerjakan daripada Bahasa Indonesia. Padahal, jenis soal yang diujikan sebenarnya tidak begitu berbeda. Selain grammar, kamu juga akan menemui banyak teks bacaan dalam soal dan diharuskan untuk menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan teks tersebut. Cukup mirip dengan soal Bahasa Indonesia, bukan?
Bedanya, dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, kamu juga menemui soal dalam bentuk listening. Sebelum mulai mengerjakan, kamu akan mendengarkan serangkaian percakapan Bahasa Inggris. Kamu akan diminta untuk menjawab pertanyaan berdasarkan listening tersebut. Makanya, sering-seringlah melatih diri untuk mengerjakan soal-soal listening. Kamu bisa menemukannya secara online.
Matematika
Percaya atau tidak, meskipun matematika dianggap sebagai momok, banyak anak yang mendapat nilai sempurna dalam UN matematika. Keren, kan? Ini bisa disebabkan oleh faktor kepastian pilihan jawaban yang berbeda dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Soal-soal yang diujikan juga memang biasanya tidak sesusah yang kamu temukan dalam try out. Materinya mencakup seluruh topik matematika yang diajarkan selama SMA.
Gunakan sebaik mungkin lembar untuk menghitung karena kamu akan diberi kertas kosong khusus coret-coretan. Ya, seperi yang Quiperrian tahu, matematika adalah mata pelajaran UN yang muncul pada seluruh kategori pendidikan SMA. Hal ini juga berlaku bagi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jadi, meskipun kamu terdaftar sebagai murid SMK atau Program Keagamaan, kamu masih akan menemui ketiga mata pelajaran tersebut saat UN.
IPA
Sesuai dengan namanya, mata pelajaran IPA dalam UN diperuntukkan bagi murid kelas XII yang mengambil jurusan IPA. Mata pelajaran yang diujikan adalah fisika, kimia, dan biologi. Tenang, kamu tidak harus mengerjakan ketiga mata pelajaran tersebut dalam satu hari, kok. Masing-masing mata pelajaran punya jadwal sendiri-sendiri, jadi kamu tidak perlu mempelajari semuanya dalam waktu singkat.
Pada UN 2015 lalu, jadwal UN kimia berada pada hari pertama dengan Bahasa Indonesia. Mata pelajaran biologi diletakkan pada hari kedua bersama matematika. Sedangkan, kamu baru bertemu dengan fisika pada hari terakhir UN bersama Bahasa Inggris. Pemecahan jadwal mata pelajaran IPA tersebut akan memungkinkan kamu untuk lebih fokus belajar.
Tips Belajar Pelajaran IPA dari Hal Paling Sederhana!
IPS
Mata pelajaran IPS pada UN hanya diperuntukkan bagi murid kelas XII yang mengambil jurusan IPS. Mata pelajaran yang diujikan mencakup geografi, sosiologi, dan ekonomi. Sama halnya dengan IPA, ketiga mata pelajaran tersebut punya jadwal masing-masing dalam UN. Tentunya hal tersebut akan memudahkan kamu memelajari materi lebih dalam lagi.
Pada UN 2015 lalu, posisi kimia dalam bidang IPA digantikan geografi pada hari pertama. Sedangkan, matematika akan bertemu dengan sosiologi pada hari kedua. Sementara itu, ekonomi diletakkan pada hari terakhir bersama dengan Bahasa Inggris. Belum ada kepastian apakah mata pelajaran sejarah akan diikutsertakan dalam UN 2016 atau tidak. Jadi, siap-siap aja, guys!
Keagamaan
Bagi kamu yang ambil program keagamaan dan terdaftar sebagai murid MA, mata pelajaran yang akan kamu temui selain Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika adalah Tafsir, Hadis, dan Fikih. Sedangkan, murid SMA Katolik akan bertemu dengan soal-soal dari mata pelajaran Kitab Suci, Doktrin Gereja Katolik, dan Moral Kristiani, serta Liturgi.
Berbeda lagi dengan murid dari Sekolah Menengah Teologi Kristen yang akan mengerjakan soal-soal dari mata pelajaran Alkitab, Etika Kristen, dan Sejarah Gereja. Semua soal tersebut biasanya terdiri dari 50 buah dan harus kamu kerjakan dalam waktu 120 menit. Hal ini berlaku bagi ketiga program keagamaan tersebut.
Kompetensi Keahlian
Kalo kamu terdaftar sebagai murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bersiaplah untuk mengikuti ujian kompetensi keahlian selain mengerjakan soal-soal dari tiga mata pelajaran utama. Ada dua macam uji kompetensi keahlian, yaitu ujian teori dan praktik kejuruan. Tenang, waktu yang dibutuhkan cukup lama, kok! Sekitar 18-24 jam untuk satu paket ujian. Jadi, selain memelajari materi untuk tiga mata pelajaran utama, kamu juga harus menyiapkan kondisi fisik kamu agar kuat menghadapi ujian kompetensi keahlian.
Setelah mendapat gambaran jenis-jenis mata pelajaran yang muncul dalam UN, ini saatnya kamu melakukan persiapan. Pihak sekolah mungkin sudah melaksanakan program intensif khusus UN, tapi tidak ada salahnya untuk bergabung dengan bimbingan belajar atau kursus privat di luar sekolah. Good luck!
