Guru Bahasa Indonesia, Mau Siswa Belajar Optimal? Simak Kisi-kisi Bahan Ajarnya di Sini!

 

Wahai sahabat Guru Quipperian, meskipun bahasa Indonesia merupakan bahasa ibu kita, tapi tak bisa dipungkiri bahwa pelajaran bahasa Indonesia termasuk salah satu pelajaran yang dianggap susah oleh sebagian besar siswa. Walau sebagai guru kita mungkin sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi terkadang ada kalanya kita pun merasa ragu apakah materi yang diajarkan sudah tepat atau belum dengan tujuan awal.

Tidak hanya mempersiapkan anak didik dengan materi-materi pelajaran, sebagai guru kita pun dituntut untuk bisa membimbing dan menguatkan mental siswa agar bisa tenang dan tidak stres ketika ujian datang.

Untuk itulah, kali ini Quipper Blog ingin berbagi kisi-kisi lengkap materi pelajaran bahasa Indonesia yang seharusnya diajarkan supaya belajar siswa jadi optimal. Kisi-kisi ini bukanlah patokan pasti, melainkan hanya sebagai tolok ukur dan acuan agar para Guru Quipperian bisa membuat materi ajar yang lebih rapi dan terorganisir.

Langsung saja yuk, kita simak pembahasannya di bawah ini!

Pengetahuan dan Pemahaman

Dalam tingkat pengetahuan dan pemahaman seluruh peserta didik, baik dari jalur SMK, SMA Bahasa, dan SMA Non-Bahasa, ujian bahasa Indonesia wajib menyelesaikan soal-soal yang terkait dengan keterampilan:

  1. Melengkapi kata.
  2. Melengkapi paragraf.
  3. Melengkapi peribahasa.
  4. Mengidentifikasi makna kata/kalimat konotatif dalam karya sastra.
  5. Mengidentifikasi unsur tersurat di dalam karya sastra.
  6. Mengidentifikasi makna (hanya pelajar SMA semua jurusan).
  7. Mengidentifikasi informasi tersurat (hanya pelajar SMA semua jurusan).

Selain dari soal-soal dengan keterampilan umum yang berlaku untuk pelajar dari semua jalur, juga ada soal-soal yang hanya diberikan kepada murid jurusan tertentu. Berikut daftar jenis soal yang diberikan khusus kepada pelajar jalur tertentu.

1. Jalur IPA/IPS/KEAGAMAAN:

  • Mengidentifikasi makna kata denotatif, menentukan kalimat utama, dan kalimat penjelas dalam teks non sastra.
  • Mengidentifikasi kesalahan penggunaan kata, konjungsi, kalimat, ejaan, tanda baca.

2. Jalur Bahasa

  • Mengidentifikasi makna kata, tata bahasa, informasi tersurat, dan unsur teks non sastra.
  • Menjelaskan gaya bahasa dan aspek kesusastraan dari karya sastra.

3. Jalur Kejuruan

  • Mengidentifikasi makna kata dan informasi tersurat dari teks non-sastra
  • Mengidentifikasi kesalahan penggunaan kata, konjungsi, kalimat, ejaan, tanda baca, dan kalimat efektif
  • Mengidentifikasi kalimat tidak padu dalam paragraf

Penerapan (Aplikasi)

Dalam tataran aplikasi berikut kemampuan yang dituntut untuk seluruh peserta didik, baik dari jalur SMK, SMA Bahasa, dan SMA Non-Bahasa:

  1. Menyimpulkan isi tersirat dalam teks non-sastra.
  2. Menyimpulkan isi tersirat dalam teks karya sastra.
  3. Melengkapi teks non-sastra.
  4. Melengkapi teks karya sastra.

Nah, di bawah ini adalah daftar jenis soal aplikasi yang diberikan khusus kepada pelajar jalur tertentu:

1. Jalur IPA/IPS/KEAGAMAAN:

  • Menemukan ide pokok dan inti kalimat dalam teks non-sastra.
  • Menentukan makna rujukan, kalimat utama, dan kalimat penjelas dalam teks non-sastra.
  • Menggabungkan kalimat.
  • Mengurutkan unsur teks.
  • Menggunakan kata bentukan, ejaan, dan tanda baca, dan konjungsi.

2. Jalur Bahasa

  • Menginterpretasi hubungan unsur teks dan mengklasifikasi isi teks non-sastra.
  • Menginterpretasi hubungan isi, sebab-akibat, konflik, dan nilai dalam teks sastra.
  • Melengkapi paragraf dalam cerita/artikel dan unsur karya sastra dalam puisi.
  • Mengurutkan dan menafsirkan unsur teks sastra.
  • Menafsirkan tata kalimat, tata bentukan, tata makna, dan teori kebahasaan dalam rangka.
  • Mengklasifikasikan teks.
  • Menafsirkan aspek kesusastraan dalam karya puisi, prosa, dan drama.

3. Jalur Kejuruan

  • Menemukan ide pokok dan inti kalimat dalam teks non-sastra.
  • Menentukan isi tersurat dalam karya sastra.
  • Melengkapi unsur ulasan.
  • Menggunakan ejaan, tanda baca, kata bentukan, kalimat, dan istilah dalam kalimat.

Penalaran

Untuk tataran penalaran semua peserta didik akan dituntut untuk menyelesaikan soal-soal jenis di bawah, baik peserta didik tersebut dari jalur SMK, SMA Bahasa, dan SMA Non-Bahasa:

  1. Membandingkan penggunaan bahasa dan pola penulisan beragam jenis teks.
  2. Menanggapi atau mengomentari isi sebuah teks.
  3. Memvariasikan kata dan kalimat.
  4. Meringkas isi karya sastra.
  5. Berbagi pandangan tentang kelebihan dan kekurangan sebuah karya sastra.
  6. Mengaitkan isi karya sastra dengan fenomena hidup keseharian.
  7. Menunjukkan bukti dari sebuah kesimpulan (hanya pelajar SMK dan SMA Non-Bahasa).
  8. Meringkas isi teks (hanya pelajar SMK dan SMA Bahasa).

Oke, sebagai penutup ini ragam kemampuan soal pemahaman yang akan diujikan berdasarkan jalur SMA-nya.

1. Jalur IPA/IPS/KEAGAMAAN:

  • Menyimpulkan perbedaan dan persamaan isi berbagai jenis teks.
  • Menulis paragraf simpulan berbasis data,
  • Mampu memperbaiki kesalahan penggunaan kata, ejaan, tanda baca, dan kalimat.

2. Jalur Bahasa

  • Menelaah hubungan antar unsur teks.
  • Menyusun kritik dan esai sastra.
  • Menganalisa tata kalimat dalam teks, sehingga mampu menganalisa teks.

3. Jalur Kejuruan

  • Mengomentari pendapat.
  • Menunjukkan hubungan antar bagian tiap teks.
  • Menulis dengan penggunaan konjungsi yang tepat guna.
  • Mampu memperbaiki kesalahan penggunaan kata, ejaan, tanda baca, dan kalimat.

Bagaimana, sahabat Guru Quipperian? Semoga artikel kisi-kisi materi bahan ajar bahasa Indonesia di atas bisa membantu Anda dalam mengoptimalkan belajar siswa, ya. Jangan lupa baca artikel menarik lainnya hanya di Quipper Blog!

Penulis: Jan Wiguna

Be the first to comment

Leave a Reply