Home » Mapel » Bahasa Indonesia » Surat Pribadi – Pengertian, Ciri, Jenis, dan Cara Membuat

Surat Pribadi – Pengertian, Ciri, Jenis, dan Cara Membuat

by sereliciouz

Surat Pribadi

Halo Quipperian!

Pastinya kamu pernah menulis pesan untuk seseorang, kan? Di zaman yang serba canggih ini, menulis dan mengirimkan pesan kepada seseorang sangatlah mudah. Ibaratnya, persis seperti lagu Charlie Puth – One Call Away, sekarang berhubungan dengan teman bahkan yang tinggalnya beribu-ribu kilometer pun cukup angkat handphone. Iya kan, Quipperian?

Meski demikian, kecanggihan teknologi tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti kita juga perlu kembali menyampaikan pesan secara manual, misalnya seperti surat pribadi, lho.

Bahkan, mungkin beberapa di antara kamu sudah ada yang mengikuti komunitas sahabat pena, yakni bertukar pesan dengan surat-menyurat dengan teman jauh?

Nah, supaya kamu enggak ketinggalan hype, yuk simak pembahasannya berikut ini!

Pengertian Surat Pribadi

Surat pribadi biasanya disebut juga personal letter. Sesuai dengan sebutannya, surat pribadi merupakan surat yang dibuat berisi pesan untuk keperluan yang bersifat pribadi atau personal dan ditujukan kepada orang lain. Jadi, perbedaan surat resmi dengan surat pribadi adalah adalah sifatnya. Surat resmi bersifat kepentingan publik sementara surat pribadi bersifat privasi. 

Umumnya surat ini dikirimkan kepada keluarga, kerabat, teman, sahabat, dan lain-lain. Sementara, surat resmi ditujukan kepada instansi baik publik, swasta atau individu. 

Perbedaan surat resmi dengan surat pribadi kedua adalah pada umumnya surat personal menggunakan bahasa yang tidak baku. Namun, kadang surat personal dapat juga menggunakan bahasa baku tergantung pesan yang akan disampaikan dan disesuaikan dengan keperluannya. 

Surat pribadi yang menggunakan bahasa baku maupun tidak umumnya ditulis dengan tetap memperhatikan etika dan juga menggunakan bahasa yang sopan. Surat ini tidak memiliki peraturan khusus yang mengikat sehingga dapat ditulis sesuai dengan keinginan dari masing-masing penulisnya. 

Ciri-Cirinya

Selanjutnya, Quipper Blog akan membahas mengenai ciri-ciri surat pribadi, yakni: 

  • Tidak memiliki kop surat, hal inilah yang membedakannya dengan surat resmi.
  • Tidak memiliki nomor surat.  
  • Menggunakan kata sapaan yang bersifat personal dan santai  dalam salam pembuka maupun salam penutup.
  • Kalimat dan bahasa yang digunakan tidak terlalu resmi dan cenderung menggunakan bahasa sehari-hari yang sering digunakan oleh penulis dan penerima surat namun tetap bersifat santun dan mudah untuk dipahami.
  • Format penulisan tergantung pada keinginan dan kepentingan penulisnya atau bersifat bebas.

Jenis-Jenisnya

Berdasarkan isi dan sifatnya, surat personal diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Surat pribadi kekeluargaan

Adalah jenis surat pribadi yang isinya bersifat kekeluargaan, contohnya seperti surat kepada orang tua, sahabat, teman yang dikirim untuk berkomunikasi dan biasanya memakai bahasa tidak baku dan ditulis dengan tulisan tangan. 

2. Surat pribadi setengah resmi

Merupakan surat yang dibuat dan juga diberikan kepada pihak lain sebagai sarana untuk berkomunikasi baik kepada pribadi maupun organisasi atau instansi. Biasanya dibuat dengan bahasa yang sopan dan baku. 

Contonya adalah surat lamaran kerja yang digunakan untuk keperluan menlamar suatu pekerjaan dan juga surat permohononan yang digunakan untuk mengajukan permohonan kepada pihak lain seperti surat izin tidak masuk sekolah, surat izin tidak masuk bekerja, atau surat izin cuti. 

Struktur Surat Personal

Surat pribadi memang bukan merupakan bagian dari surat resmi. Namun demikian, penulisannya tetap memiliki bagian-bagian tertentu. Nah, struktur atau bagian surat personal antara lain:

  1. Tempat atau alamat dan tanggal penulisan surat, penulis biasanya mencantumkan kota tempat dan tanggal surat tersebut dibuat oleh penulis. 
  2. Salam pembuka dapat dituliskan contohnya seperti halo, hai, salam sejahtera, salam manis, salam rindu.
  3. Paragraf atau kalimat pembuka surat biasanya berisi sapaan khusus yangs sering digunakan penulis kepada penerima surat.
  4. Paragraf isi surat berisi pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh penulis yang merupakan bagian utama dari surat tersebut. 
  5. Paragraf penutup biasanya dituliskan sebagai sapaan akhir untuk menutup surat. 
  6. Salam penutup.
  7. Nama pengirim dan tanda tangan.

Cara Membuat Surat Pribadi

Untuk lebih memperjelas surat pribadi berdasarkan pembahasan di atas, berikut ini adalah cara membuat suratnya yang bisa dijadikan referensi.

1. Cara membuat surat pribadi untuk anggota keluarga

Jakarta, 25 Juni 2021

Untuk Ibuku tersayang

Assalamualaikum wr.wb

Hai Ibu, bagaimana kabar Ibu hari ini? Semoga Ibu dalam keadaan sehat, ya. Apa Ibu masih suka merasakan sakit di bagian kaki? Jika masih, Andien berharap Ibu jangan terlalu lelah dan melakukan pekerjaan yang terlalu berat. 

Sebenarnya tujuan Andien mengirim surat ini kepada Ibu adalah untuk memberitahukan kabar gembira. Alhamdulillah, skripsi dan penelitian Andien sudah selesai dan lolos untuk dipresentasikan pada Simposium Nasional Akuntansi tahun ini. 

Andien akan melakukan presentasi bulan depan pada event tersebut. Doakan Andien agar bisa mempresentasikan hasil penelitian dengan baik ya, Bu. Setelah event tersebut selesai, Andien akan pulang untuk mengunjungi Ibu karena Andien sudah sangat merindukan Ibu.

Sampai bertemu bulan depan ya, Bu.

Sekian dulu ya surat dari Andien, semoga kita sehat selalu.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Anakmu

Andien

2. Cara membuat surat pribadi setengah resmi

Jakarta, 25 Juni 2021

Kepada Yth.

Bapak/Ibu Guru Wali Kelas X3

SMA Budi Pekerti Jakarta

Dengan hormat,

Dengan ini saya selaku orang tua/wali murid dari:

Nama: Gerry Pangestu

Siswa: Kelas X3 SMA Budi Pekerti Jakarta

Alamat: Jl. Akordion 1 No. 8B Koja, Jakarta Utara

Bersama surat ini menyatakan bahwa anak saya tidak dapat mengikuti pelajaran belajar mengajar seperti biasa dikarenakan sakit. Oleh sebab itu, saya memohon kepada Bapak Guru Wali Kelas X3 agar memberikan izin untuk beristirahat sampai anak saya dapat mengikuti sekolah seperti biasa.

Demikian surat ini saya sampaikan. Atas perhatian Bapak Guru saya ucapkan terimakasih.

Hormat saya,

Orang tua/wali murid

Bagus pangestu

Demikian contoh dan pembahasan mengenai surat personal, Quipperian. Cara membuat surat ini sebenarnya cukup mudah karena tidak harus terpaku dengan aturan. Mengirim dan menerima surat apalagi dari orang yang kita sayangi pastinya akan memberikan kegembiraan, lho.

Di sisi lain, tujuan surat ini adalah memberikan kabar dan informasi kepada orang yang berada di daerah yang belum memiliki koneksi internet yang memadai. Dengan adanya surat pribadi, kita akan lebih mudah untuk memberikan kabar dan informasi kepada mereka. 

Jadi, mau tulis surat ke siapa nih, Quipperian?

Buat kamu yang masih mau belajar materi bahasa Indonesia lainnya, yuk gabung bersama Quipper Video. Di sana kamu bisa belajar lewat rangkuman lengkap, video pembelajaran oleh tutor, dan latihan soal. Aksesnya pun gratis! Buruan daftar di sini!

[spoiler title=SUMBER]

  • kompas.com
  • rumus.co.id
  • cryptowi.com
  • pengajar.co.id
  • rumusguru.com[/spoiler]

Lainya untuk Anda