Bioma – Geografi Kelas 12 – Pengertian dan Ragamnya

Bioma - Geografi Kelas 12 - Pengertian dan Ragamnya

Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya!

Pernahkah kamu melihat beruang kutub? Hewan dengan bulu berwarna putih lebat itu terlihat sangat menggemaskan, ya. Sayangnya, kehadiran beruang kutub hanya bisa dijumpai di wilayah Arktik atau Kutub Utara. Mengapa demikian? Hal itu karena habitat hidup beruang kutub berada di lingkungan salju atau daratan es yang tidak memiliki pepohonan. 

Daratan seperti ini disebut sebagai bioma tundra. Itulah mengapa beruang kutub termasuk salah satu hewan penghuni bioma tundra. Lalu, apa sih bioma itu dan apa saja macam-macam bioma itu? Temukan jawabannya di pembahasan ini tentang bioma dan macam-macamnya.

Pengertian Bioma

Bioma adalah kelompok tumbuhan atau hewan yang menetap di lokasi geografis tertentu. Artinya, kelompok hewan atau tumbuhan ini tidak dapat ditemukan di daerah lain. Vegetasi bioma dipengaruhi oleh iklim, intensitas cahaya, curah hujan, dan letak geografis. 

Tak heran jika hewan yang menetap di bioma tertentu jarang ditemukan di bioma lain. Contohnya beruang kutub yang hanya bisa ditemukan di bioma tundra atau daratan es dengan minim tumbuhan.  Lalu, apa saja macam-macam bioma?

Macam-macam Bioma

Ternyata, ada beberapa jenis bioma yang ada di Bumi. Ingin tahu selengkapnya?

1. Bioma gurun pasir

Membaca istilahnya saja, mungkin Quipperian sudah bisa membayangkan bagaimana bentuk bioma ini. Gurun terkenal dengan daerahnya yang minim sekali hujan. Curah hujan rata-rata di daerah gurun terbilang rendah, yaitu di bawah 20 cm/tahun. Suhu ekstrem yang bisa terjadi di gurun mencapai 60o C. Tak heran jika struktur tanahnya mudah sekali pecah. 

Meskipun demikian, masih ada kok hewan dan tumbuhan yang bisa bertahan di bioma gurun ini. Contoh tumbuhan yang bisa hidup di bioma gurun pasir ini adalah kaktus, sukulen, eukaliptus, dan tumbuhan berdaun kaku lainnya. 

Sedangkan untuk hewannya adalah kalajengking, unta, ular, laba-laba, kadal, dan beberapa jenis serangga.

2. Bioma padang rumput/stepa

Padang rumput bisa ditemukan di daerah tropis atau subtropis. Curah hujan di bioma ini adalah 250 – 500 mm/tahun. Stepa atau sabana biasanya terletak di daerah perbatasan antara tropis dan subtropis, contohnya di Hongaria, Rusia Selatan, Asia Tengah, Amerika Selatan, dan Australia. Adapun ciri-ciri bioma ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki porositas dan drainase kurang baik karena turunnya hujan tidak teratur.
  2. Saat siang, suhu udaranya 45o C. Saat malam, suhu udaranya bisa mencapai 0o C.
  3. Mudah terjadi penguapan (evaporasi) daripada presipitasi.
  4. Kelembapan udaranya sangat rendah.

Tumbuhan yang mendominasi bioma ini adalah rerumputan. Tak heran jika para ahli menyebutnya sebagai bioma padang rumput. Stepa merupakan sebutan padang rumput bagi masyarakat Rusia. Sementara itu, hewan yang bisa ditemukan di padang rumput adalah bison (Amerika), zebra (Afrika), kanguru (Australia), singa, serigala, anjing liar, dan cheetah.

3. Bioma sabana

Secara umum, sabana hampir sama dengan padang rumput. Hal yang membedakan adalah adanya pepohonan yang tumbuh secara menyebar, seperti akasia dan palem. 

Bioma ini terletak di daerah tropis maupun subtropis. Adapun ciri-ciri sabana adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki curah hujan 250 – 700 mm/tahun. Ada keunikan terkait curah hujan ini, yaitu jika curah hujan di sabana rendah (250 – 500 mm/tahun), sabana akan menjadi semak belukar. Jika curah hujannya tinggi (500 – 700 mm/tahun), sabana akan berubah menjadi hutan hujan.
  2. Intensitas turunnya hujan tidak teratur.
  3. Porositas atau peresapan tinggi.
  4. Drainase atau aliran airnya berlangsung cepat.
  5. Bulan kering terjadi pada bulan Desember – Februari. Bulan basah terjadi pada bulan Mei.

Hewan yang bisa hidup di bioma ini adalah singa, zebra, gajah, jerapah, dan kerbau. Sabana yang paling terkenal ada di Afrika Timur, tepatnya Tanzania, yaitu di Dataran Serengeti.

4. Bioma hutan tropis

Bioma hutan tropis merupakan jenis hutan yang paling subur dan hanya bisa ditemukan di daerah tropis. Keanekaragaman tumbuhan yang hidup di bioma ini sangat tinggi. 

Bioma hutan tropis bisa ditemukan di sepanjang aliran Sungai Amazon-Orinaco, Amerika Tengah, sebagian besar Asia Tenggara, Papua Nugini, dan Lembah Kongo di Afrika. Adapun ciri-ciri bioma ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki curah hujan tinggi sepanjang tahunnya, yaitu 200 – 225 cm/tahun.
  2. Disinari oleh Matahari sepanjang tahun.
  3. Tidak mengalami perubahan suhu yang signifikan dari satu bulan ke bulan yang lain.
  4. Mengingat banyak sekali pepohonan besar yang tumbuh di hutan ini, daerah di dalam hutan seolah-olah selalu gelap.
  5. Memiliki kisaran suhu 25 oC – 31 oC.
  6. Memiliki tanah yang sangat subur.

Tumbuhan yang bisa ditemukan di bioma ini adalah tumbuhan berkayu yang tingginya 20 – 40 m, rotan, epifit, anggrek, paku sarang burung, dan masih banyak lainnya. Hewan yang bisa ditemukan di hutan ini adalah kera, tupai, beraneka jenis burung, macan, singa, jaguar, dan masih banyak lainnya.

5. Bioma hutan gugur

Musim gugur merupakan salah satu ciri musiman yang hanya bisa ditemukan di negara subtropis atau empat musim. Tak heran jika bioma hutan gugur juga hanya ditemukan di daerah subtropis, seperti Jepang, Korea Cina, bagian Timur Amerika Serikat, Australia, dan Inggris. Jumlah pohon yang hidup di bioma ini tidaknya banyak dan tidak terlalu rapat. 

Tumbuhan-tumbuhan tersebut akan meranggas atau menggugurkan daunnya saat musim dingin tiba. Adapun ciri-ciri bioma hutan gugur ini adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki curah hujan tinggi sepanjang tahun, yaitu 700 – 1.000 mm/tahun.
  2. Memiliki empat musim, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur.
  3. Memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan yang rendah.
  4. Pohon yang hidup di hutan ini memiliki daun yang tidak terlalu lebar.

Hewan yang mampu hidup di hutan ini adalah serigala, rusa, beruang, rubah, dan burung pelatuk.

6. Bioma taiga

Bioma taiga adalah bioma yang didominasi oleh tumbuhan berdaun seperti jarum. Bioma ini bisa ditemukan di antara daerah subtropis dan kutub, contohnya Skandinavia, Rusia, Siberia, Alaska, dan Kanada. Adapun ciri-ciri bioma taiga adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki perbedaan suhu cukup tinggi saat musim panas dan musim dingin.
  2. Tumbuhnya pepohonan terjadi di musim panas, yaitu antara 3 sampai 6 bulan.
  3. Memiliki curah hujan 250 mm/tahun.
  4. Musim panas hanya berlangsung 3 bulan, sisanya musim dingin.

Tumbuhan yang bisa hidup di taiga ini didominasi oleh tumbuhan konifer seperti pinus, albus, cemara, juniper, elder, dan spruce. Sementara itu, hewan yang ada di bioma ini adalah beruang hitam, serigala, tupai, dan beberapa jenis burung.

7. Bioma tundra

Tundra merupakan istilah yang memiliki arti dataran tanpa pepohonan. Jelas bahwa bioma tundra adalah bioma yang tidak dihuni oleh pepohonan layaknya bioma yang lain. Hal itu karena bioma tundra ini terletak di daerah bersuhu ekstrem seperti daerah kutub. 

Vegetasi di daerah tundra ini hanya berupa lumut dan lumut kerak. Keberadaan bioma tundra bisa kamu temukan di daerah lingkar Arktik dan Antarktika. Adapun ciri-ciri bioma tundra adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki durasi musim dingin yang sangat lama, yaitu sekitar 9 bulan.
  2. Memiliki curah hujan yang rendah, yaitu 100 – 250 mm/tahun.
  3. Masa hidup tumbuhannya hanya 3 bulan, tepatnya saat musim panas.
  4. Sebagian besar tanahnya merupakan batuan induk dengan sedikit pelapukan.
  5. Suhu tertinggi hanya mencapai 10 oC dan suhu dingin mencapai -35 oC.

Tumbuhan yang bisa hidup di bioma tundra, antara lain lumut, lumut kerak, rumput. Hewan yang bisa ditemukan di daerah ini adalah beruang kutub (kutub utara), penguin (kutub selatan), singa laut, walrus, rusa kutub, anjing kutub, bison berbulu tebal, dan beberapa jenis burung.

8. Bioma hutan bakau/mangrove

Bioma hutan bakau bisa kamu jumpai di sepanjang pantai di daerah tropis dan subtropis. Salah satu fungsi kehadiran hutan bakau ini adalah meminimalisir dampak yang diakibatkan oleh abrasi air laut. Di Indonesia, hutan bakau terletak di sepanjang pantai timur Sumatera, pantai barat dan selatan Kalimantan, daerah Segara Anakan, dan Wonorejo Surabaya. 

Adapun ciri-ciri hutan bakau adalah sebagai berikut.

  1. Air dan tanahnya berkadar garam tinggi.
  2. Kadar oksigen di dalam air dan tanahnya rendah.
  3. Jenis tanahnya merupakan tanah lumpur.

Tumbuhan yang hidup di hutan bakau adalah pohon bakau, pohon kayu api, dan pohon bogem. Sementara itu, untuk hewannya adalah ikan, buaya, biawak, dan beberapa jenis burung.

Bagaimana Quipperian, ternyata mempelajari bioma itu sangat seru ya? Dari 8 jenis bioma yang telah dijelaskan di atas, mana nih yang ingin kamu kunjungi? Keberadaan bioma menunjukkan bahwa keseimbangan alam bisa membawa berjuta manfaat bagi kehidupan makhluk di Bumi. 

Tumbuhan dan hewan akan tumbuh dan berkembang di habitatnya masing-masing tanpa harus mengganggu kehidupan manusia. Jika Quipperian ingin melihat pembahasan tentang bioma dan latihan soalnya, silakan gabung bersama Quipper Video. Dengan hadirnya Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Salam Quipper!

Penulis: Eka Viandari