Bank Sentral – Ekonomi Kelas 10 – Pengertian, Fungsi, dan Tugasnya

Bank Sentral - Ekonomi Kelas 10

Bank sentral adalah organisasi yang ada di antara pemerintah dan perbankan. Bank sentral adalah alat dari kebijakan publik dan bukan dari kepentingan individu. Fungsi bank sentral sebagai alat penerbit uang, perumus kebijakan moneter, penyedia jasa perbankan, dan lain-lain. Peran bank sentral di Indonesia dijalankan oleh Bank Indonesia.

Hai, Quipperian!

Mendengar kata ‘sentral’, apakah yang terlintas di benakmu? Menurut KBBI, sentral berarti di tengah-tengah sekali; dianggap sebagai pusat; sentra. Lalu, bagaimana dengan istilah ‘bank sentral’? Pernahkah kamu mendengarnya? Apakah berarti bank yang berada di tengah? Di tengah apa, ya?

Jika kamu belum mengetahuinya, kali ini Quipper Blog akan mengulas bank sentral lengkap dengan perannya di negara kita tercinta.

Apa Itu Bank Sentral?

Dilihat dari sisi kelembagaannya, Hawke (1973) menuturkan bahwa bank sentral merupakan sebuah organisasi yang terdapat di antara pemerintah dan perbankan. Kemudian, Kisch dan Elkin (1932) menjelaskan bahwa bank sentral merupakan suatu alat dari kebijakan publik dan bukan dari kepentingan individu.

Dengan demikian, bank sentral bukanlah seperti bank yang terdapat di tengah-tengah masyarakat pada umumnya yang melayani simpanan dan pinjaman. Bank sentral ialah suatu lembaga yang melaksanakan kebijakan publik lewat sektor perbankan untuk memberikan pengaruh terhadap variabel ekonomi.

Dalam hal apa lagikah bank sentral berbeda dengan bank umum ataupun lembaga keuangan lainnya? Mungkin kamu sudah mengetahui bahwa bank umum dan lembaga keuangan pada umumnya memiliki prinsip untuk memaksimalkan laba. Namun, bank sentral tidak mengutamakan prinsip tersebut, melainkan menekankan efisiensi demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Apa Fungsi Bank Sentral?

Singleton et al (2006) mengemukakan pendapatnya bahwa berdasarkan aktivitasnya, bank sentral memiliki sepuluh fungsi, yaitu sebagai:

  1. Penerbit uang atau alat pembayaran yang sah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
  2. Pelaksana dan perumus kebijakan moneter.
  3. Penyedia jasa perbankan dan agen kepada pemerintah dan sering sebagai pengelola pinjaman pemerintah.
  4. Custodian dari cadangan bank umum dan pembantu penyelesaian akhir transaksi kliring antarbank.
  5. Penjaga keutuhan sistem keuangan dan pada beberapa situasi/keadaan bertindak sebagai an emergency lender of last resort dan pengawas kehati-hatian perbankan.
  6. Pelaksana dari kebijakan pemerintah di bidang nilai tukar dan sebagai custodian dari cadangan devisa negara dan membantu negara dalam mengelola cadangan devisa.
  7. Pembuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di negara berkembang, bank sentral sering diberi mandat lebih luas untuk memperkuat pembangunan ekonomi.
  8. Penasehat pemerintah terkait dengan kebijakan ekonomi karena dipandang memiliki keahlian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan keuangan.
  9. Lembaga yang berpartisipasi dalam kerjasama pengaturan moneter internasional.
  10. Lembaga yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah sehingga memungkinkan untuk mendapat tugas lain, misalnya memberi layanan perbankan kepada publik dan memberikan perlindungan nasabah.

Selain fungsi-fungsi tersebut, pada beberapa negara, bank sentral juga memiliki peran dalam tugas lain, misalnya melayani jasa perbankan dan manajemen aset serta utang kepada pemerintah. Bahkan, bank sentral juga sering ditugaskan untuk melakukan analisis dan saran terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pembangunan pada negara-negara tertentu.

Bagaimana Peran Bank Sentral di Indonesia?

Apakah kamu tahu siapa yang berperan sebagai bank sentral di Indonesia? Jika kamu menjawab Bank Indonesia (BI), kamu benar sekali! BI-lah yang memegang peranan sebagai bank sentral di negara kita. Sudahkah kamu mengetahui BI? Jika belum, ayo sebelumnya kita membahas dulu sejarah singkatnya.

Pada tanggal 24 Januari 1828, pemerintah Hindia Belanda mendirikan De Javasche Bank sebagai bank sirkulasi di Hindia Belanda dengan tugas menerbitkan uang kertas, memberikan kredit bagi perusahaan-perusahaan, memperdagangkan logam mulia, dan bertindak sebagai kasir pemerintah. Setelah kemerdekaan, De Javasche Bank dinasionalisasi menjadi BI di bawah pemerintah sesuai dengan UU No.11 tahun 1953.

Apa Fungsi, Tugas, dan Wewenang BI sebagai Bank Sentral?

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, BI memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang terdiri atas dua aspek, yakni kestabilan terhadap barang dan jasa dan kestabilan terhadap mata uang negara lain.

BI juga memiliki tiga tugas penting beserta dengan wewenangnya bagi setiap tugas tersebut, yaitu:

  1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, dengan wewenang untuk:
    • Menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi;
    • Melakukan pengendalian moneter dengan tidak terbatas pada operasi pasar terbuka di pasar uang, baik Rupiah maupun valuta asing; dan
    • Menetapkan tingkat diskonto dan cadangan minimum serta mengatur kredit atau pembiayaan.
  2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, dengan wewenang untuk:
    • Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran;
    • Mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya; dan
    • Menetapkan penggunaan alat/instrumen pembayaran.
  3. Mengatur dan mengawasi bank, dengan wewenang untuk:
    • Menetapkan peraturan;
    • Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank;
    • Mengawasi bank, baik secara individual ataupun sebagai sistem perbankan; dan
    • Mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Nah, sekarang tentu saja kamu sudah lebih memahami makna bank sentral, bukan? Bahkan, kamu juga telah mengetahui bagaimana pelaksanaannya sendiri di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat bagimu, Quipperian! Apabila kamu masih mau belajar materi ini atau materi lain lebih lanjut, langsung saja yuk gabung bersama Quipper Video. Di sana kamu akan belajar bareng tutor kece lewat video, latihan soal, dan rangkuman. Buruan subscribe!

Penulis: Evita



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang