Yuk, Belajar Ekonomi Materi Inflasi Kelas 11!

Inflasi ekononmi

Inflasi adalah kondisi ketika harga barang dan jasa terus naik dan cenderung dalam waktu lama. Kenaikan harga barang/jasa terjadi pada semua sektor, bukan hanya pada 1-2 barang saja. Kategori terjadinya inflasi; adanya kenaikan harga, kenaikan harga mencakup semua barang/jasa, berlangsung lama. Dampak inflasi; pertumbuhan ekonomi terhambat, harga naik sehingga masyarakat berpenghasilan rendah tidak bisa menjangkau barang, nilai mata uang turun, kesejahteraan rakyat turun, nilai riil tabungan dan pinjaman turun.

Halo, Quipperian! Bertemu lagi nih dengan Quipper Blog. Kali ini Quipper Blog mau membahas mata pelajaran Ekonomi kelas 11, khususnya materi inflasi. Ayo, siapa yang belum tahu dengan istilah yang satu ini? Langsung saja yuk, kita simak pembahasan lengkap mengenai inflasi dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat di bawah ini!

Apa Itu Inflasi?

Inflasi merupakan sebuah kondisi di mana harga barang dan jasa cenderung terus menerus naik. Sebenarnya kenaikan harga barang/jasa bersifat sementara, tetapi jika kenaikan itu berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu yang lama, maka kejadian tersebut bisa dikatakan sebagai gejala inflasi.

Kenaikan harga barang/jasa ini pun terjadi pada semua sektor karena saling berkaitan, bukan hanya pada 1-2 jenis barang saja. Jika kenaikan harga barang hanya terjadi pada 1-2 jenis barang saja (misalnya hanya harga cabai yang melonjak naik, sedangkan harga lainnya tidak), hal itu tidak bisa dikatakan sebagai inflasi.

Nah, kalau kebalikan dari inflasi adalah deflasi, yakni suatu kondisi di mana harga barang dan jasa cenderung terus menerus turun.

Kategori Terjadinya Gejala Inflasi

Nah, kalau kamu mau tahu kita sedang mengalami inflasi atau tidak, coba cek penjelasan di bawah ini deh mengenai beberapa kategori bagaimana suatu keadaan bisa disebut sebagai inflasi:

  1. Adanya kenaikan harga.
  2. Kenaikan harga bersifat umum yang mencakup semua kelompok barang dan jasa.
  3. Berlangsung terus menerus.

Jenis-jenis Inflasi

Quipperian, jenis-jenis inflasi bisa dibedakan dalam beberapa dasar, nih. Misalnya saja berdasarkan tingkat keparahan, sumber penyebab, dan sumbernya. Yuk, kita simak saja pembahasan lengkapnya di bawah ini.

1) Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Inflasi ini diukur dengan menggunakan penghitungan indeks harga atau IHK (Indeks Harga Konsumen). IHK merupakan ukuran statistik yang bisa memperlihatkan perubahan-perubahan pada harga komoditas dan jumlah barang yang dibeli konsumen dari waktu ke waktu. Berikut rumus menghitung laju inflasi:

Penghitungan IHK akan menghasilkan persentase angka dengan indikator di bawah ini.

  1. Inflasi rendah -> di bawah 10% (I < 10%).
  2. Inflasi sedang -> antara 10% – 30% (10% < I < 30%).
  3. Inflasi tinggi -> antara 30% – 100% (30% < I < 100%).
  4. Hiperinflasi -> lebih dari 100% (I > 100%).

2) Berdasarkan Penyebabnya

  1. Demand pull inflation, yakni kondisi di mana tingginya permintaan masyarakat terhadap barang sehingga terjadi inflasi. Berikut kurvanya.
  2. Cost push inflation, yakni kondisi di mana kenaikan biaya produksi berimbas pada naiknya harga barang sehingga terjadi inflasi. Berikut kurvanya.
  3. Mixed inflation, yakni kondisi inflasi yang disebabkan oleh tekanan permintaan (demand pull inflation) dan inflasi dorongan biaya (cost push inflation). 

3) Berdasarkan Sumbernya

  1. Inflasi yang disebabkan defisit APBN apabila pertumbuhan uang lebih tinggi dibanding pertumbuhan jumlah barang.
  2. Imported inflation yang disebabkan karena suatu negara mengimpor barang dari negara yang tengah mengalami inflasi.

Teori-teori Inflasi

Ada beberapa teori mengenai inflasi yang dikemukakan para pakar bidang ekonomi. Untuk mengetahui teori mana yang cocok bagi suatu negara, harus ditentukan beberapa aspek penting dalam proses inflasi di negara tersebut. Kita simak saja yuk beberapa teori inflasi di bawah ini.

1) Teori Kuantitas

Dipelopori oleh Irving Fisher, yang menekankan bahwa inflasi dipengaruhi oleh pertambahan jumlah uang yang beredar dan anggapan masyarakat terhadap kenaikan harga (faktor psikologis). Yuk, cek rumusnya di bawah ini.

Menurut teori ini, jika jumlah uang beredar (M) bertambah, maka tingkat harga umum (P) juga akan naik. Hal ini terjadi karena anggapan bahwa V dan T bergerak stabil.

2) Teori Keynes

Teori ini dikemukakan oleh John Maynard Keynes, di mana inflasi terjadi karena ada sebagian masyarakat yang menginginkan kehidupan di luar batas kemampuan ekonominya. Dalam teori ini, inflasi dianggap sebagai sebuah proses perebutan bagian rezeki antara kelompok-kelompok sosial (para pelaku ekonomi) yang mau bagian lebih besar dari yang bisa disediakan masyarakat itu sendiri.

Proses perebutan ini bisa terlihat dari keadaan di mana perminataan terhadap barang-barang selalu melebihi jumlah barang yang tersedia, sehingga menimbulkan apa yang disebut sebagai celah inflasi atau inflationary gap.

3) Teori Strukturalis

Teori ini disusun berdasarkan pola pengalaman pada negara-negara Amerika Latin, khususnya struktur perekonomian di negara berkembang. Teori ini beranggapan bahwa kondisi struktur ekonomi negara berkembang yang bisa menyebabkan inflasi adalah ketidakelastisan penerimaan ekspor dan ketidakelastisan produksi makanan di dalam negeri.

Dampak Inflasi

Ada beberapa dampak inflasi terhadap perekonomian dan masyarakat, yakni:

  • Pertumbuhan ekonomi negara jadi terhambat.
  • Harga mengalami kenaikan sehingga masyarakat berpenghasilan rendah tidak bisa menjangkau barang.
  • Nilai mata uang turun karena barang mengalami kenaikan harga.
  • Menurunkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
  • Turunnya nilai riil tabungan dan pinjaman.

Quipperian, itulah sekilas mengenai materi ekonomi inflasi untuk kamu yang duduk di kelas 11. Jangan lupa kalau mau belajar lebih lanjut tentang materi ini, silakan gabung dengan Quipper Video, ya. Di sana kamu akan belajar bareng tutor kece lewat video, rangkuman, dan latihan soal. Sampai jumpa di artikel lainnya, ya!

Penulis: Serenata



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang