Home » Mapel » Ekonomi » Mengenal Apa itu Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa, Apa Saja Jenis dan Fungsinya?

Mengenal Apa itu Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa, Apa Saja Jenis dan Fungsinya?

Jurnal penyesuaian perusahaan jasa merupakan salah satu dari dua jenis jurnal penyesuaian, Quipperian. Sebetulnya nggak hanya untuk perusahaan jasa, tapi ada pula jurnal penyesuaian perusahaan dagang. Nah, jurnal penyesuaian sendiri merupakan jurnal yang dibuat saat terdapat perubahan saldo pada suatu akun, lalu wajib disesuaikan pada buku besar perusahaan. 

Nah, biasanya, penyesuaian ini dilakukan pada akhir siklus akuntansi. Tujuannya adalah melakukan pencatatan terhadap pendapatan atau beban yang nggak diakui untuk periode tersebut. Pembuatan jurnal penyesuaian dilakukan dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam akun. Dengan begitu, saldo bakal mencerminkan jumlah yang sebenarnya, Quipperian. Untuk mengenal apa itu jurnal penyesuaian perusahaan jasa dengan lebih lengkap, yuk, simak informasi pelajaran jurnal penyesuaian kelas 12 berikut!

Pengertian Jurnal Penyesuaian

Menurut Amin Wijaya Tunggal

 “Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat berbagai kejadian yang tidak memiliki dokumen khusus seperti tanda terima, bukti pengeluaran kas atau faktur penjualan. Dicatat pada akhir periode akuntansi dengan maksud untuk mengubah sisa perkiraan hingga menggambarkan secara wajar situasi pada akhir periode”

Menurut Soemarso

“Jurnal penyesuaian adalah ayat jurnal yang biasanya dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mengoreksi akun – akun tertentu sehingga dapat mencerminkan keadaan aktiva, kewajiban, pendapatan, beban, dan modal yang sesungguhnya.”

Singkatnya, jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dipakai untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu. Dari proses pencatatan ini, jumlah saldo pada akun yang sebenarnya bisa diketahui sebelum lanjut ke proses penyusunan laporan keuangan. 

Jurnal penyesuaian bermanfaat untuk menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode, sekaligus menghitung pendapatan dan beban selama periode tertentu. Laporan penyesuaian diperlukan untuk mencatat transaksi yang dimulai dalam satu periode akuntansi dan diakhiri pada periode selanjutnya dengan benar.

Mengenal Jenis-Jenis Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Jurnal penyesuaian perusahaan jasa terdiri dari beberapa jenis, Quipperian. Berikut penjelasan masing-masingnya:

1. Prepaid expenses (jurnal penyesuaian beban dibayar dimuka)

Pada jurnal ini, yang dimaksud dengan beban dibayar di muka adalah beban yang seharusnya dibayar setiap bulan, tapi wajib dibayar sekaligus dalam setahun atau beberapa tahun.

Contoh : anda sudah membayar sewa gedung selama 1 tahun sebesar Rp. 12 juta tetapi anda belum memakai sama sekali, sehingga Quipperian perlu membayarnya sebagai biaya prabayar dengan cara mendebit akun prepaid expense juga kreditkan akun kas untuk menunjukan nilai kas Quipperian.

2. Depreciation (jurnal penyesuaian penyusutan)

Pada jurnal ini, kamu perlu mencatat penyusutan peralatan sebagai pengakuan beban depresiasi. Beberapa contoh beban penyusutan di perusahaan adalah kendaraan, bangunan, dan benda fisik lainnya.

Contoh : Quipperian coba kita ambil contoh penyusutan peralatan sebesar Rp. 10 Juta, akun yang digunakan beban penyusutan peralatan di bagian debit dan di sisi kredit menggunakan akumulasi penyusutan peralatan. Terciptalah tabel seperti ini Quipperian

TanggalKeteranganDebetKredit
September 9Beban Penyusutan PeralatanRp 10.000.000
Akumulasi Penyusutan PeralatanRp 10.000.000

3. Accrued revenue (jurnal penyesuaian pendapatan belum diterima)

Untuk jurnal ini, perusahaan mencatat piutang pendapatan. Piutang pendapatan adalah jenis pendapatan yang sudah didapatkan, namun masih belum diterima oleh perusahaan dan belum dicatat dalam rekening perusahaan. 

Contoh : Quipperian kali ini kita ambil contoh pendapatan perusahaan yang belum diterima, perusahaan telah mengerjakan pekerjaan jasa konsultan akuntansi sebesar Rp. 3 Juta, jumlah ini belum termasuk didalam neraca saldo sebesar Rp. 5 Juta (piutang pendapatan perusahaan), sehingga tercatat sebagai menambah piutang pendapatan dan piutang jasa sebesar Rp. 8 Juta. Alhasil akan seperti tabel berikut :

TanggalKeteranganDebetKredit
September 9Piutang PendapatanRp 3.000.000
Pendapatan jasaRp 3.000.000

4. Accrued expense (jurnal penyesuaian beban terutang)

Pada jurnal ini, perusahaan perlu mencatat suatu kewajiban dari beban yang telah diakui atau telah terjadi, namun belum dibayarkan. Contoh dari beban terutang adalah gaji karyawan.

5. Unearned revenue (jurnal penyesuaian pendapatan diterima di muka)

Untuk jurnal jenis ini, perusahaan memperoleh pendapatan di muka, sedangkan produk yang dijual belum diterima pelanggan. Nah, pendapatan yang diterima di muka tersebut wajib dicatat pada jurnal unearned revenue ini. Contoh pendapatan diterima di muka adalah pemesanan tiket pesawat secara online.

Fungsi dari Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Dalam praktiknya, jurnal penyesuaian memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan jasa, yaitu:

  • Menentukan akun nominal atau akun pendapatan dan bebannya selama suatu periode, serta mengetahui kondisi akun tersebut.
  • Memperkirakan nominal atau pendapatan dan beban yang sebenarnya pada satu periode.
  • Menentukan saldo catatan yang akan di-input dalam akun buku besar pada akhir periode. Nantinya, estimasi saldo kewajiban dan harta pun dapat memperlihatkan jumlah yang sebenarnya.
  • Mengetahui situasi akun riil yang sebenarnya. Contoh akun riil adalah harta, kewajiban, dan modal pada penghujung periode yang dimaksud.

5 Akun yang Perlu Menggunakan Jurnal Penyesuaian

Ada beberapa akun yang umumnya perlu dibuatkan penyesuaian pada akhir suatu periode pembukuan perusahaan. Berikut lima di antaranya:

  1. Persediaan barang dan jasa – Jurnal penyesuaian menghilangkan persediaan barang (awal) di neraca saldo dan mencatat persediaan barang (akhir) berdasarkan stock opname
  2. Penyusutan aset tetap – Mencatat aset tetap dalam satu periode.
  3. Persediaan perlengkapan – Pada akun ini, jurnal penyesuaian mencatat sejumlah perlengkapan yang sudah terpakai selama periode dalam kegiatan perusahaan.
  4. Biaya yang menjadi hak (YMH) – Jurnal penyesuaian di akhir periode juga diperlukan untuk biaya YMH yang masih belum dibayarkan tunainya.
  5. Biaya dibayar di muka – Biaya yang telah dipakai dapat dibuatkan jurnal penyesuaian saat melakukan pembayaran, lalu dicatatkan sebagai biaya dibayar di muka pada akhir periode. 

Tips Cepat Memahami Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Untuk dapat memahami jurnal penyesuaian perusahaan jasa dan bagaimana cara membuatnya, ikuti beberapa tips berikut:

  1. Pertama-tama, buat dulu neraca saldo yang belum disesuaikan.
  2. Kemudian, analisis setiap akun yang ada dalam suatu usaha.
  3. Cari seluruh data transaksi yang sebelumnya sudah tercatat, tapi belum sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
  4. Cari juga data transaksi yang sudah hilang atau belum tercatat, tapi sudah terjadi.
  5. Jika semua data sudah terkumpul, baru kamu bisa mulai melakukan pencatatan jurnal penyesuaian.

Penutup

Nah, itulah informasi mengenai apa itu jurnal penyesuaian perusahaan jasa, Quipperian. Jurnal penyesuaian pada dasarnya disusun demi mengetahui jumlah saldo yang sebenarnya, sehingga pembuatannya dibutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. Gimana, nih, apakah Quipperian tertarik belajar ilmu ekonomi? Kamu bisa cek materi lain soal ilmu ekonomi di blog Quipper, ya!

Lainya untuk Anda