Yuk, Belajar tentang Pertumbuhan Ekonomi Kelas 11!

pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah kondisi adanya peningkatan PDB dari suatu negara/daerah, peningkatan pendapatan per kapita, dan peningkatan penyediaan fasilitas masyarakat dan infrastruktur. Teori pertumbuhan ekonomi; aliran klasik (Adam Smith, David Ricardo), aliran neo-klasik (Robert Sollow-Trevor Swan, Harrod-Domar), historis (Friedrich List, Karl Bucher,W.W. Rostow), dan Teori Schumpeter.

Quipperian, gimana kabar kamu? Semoga sehat selalu dan lancar jaya ya PDKT sama gebetannya. Ups! Anyway, dalam artikel ini Quipper Blog bukan mau membahas cara efektif PDKT sama gebetan, nih, tapi kita mau membahas materi Ekonomi kelas 11, spesifiknya Pertumbuhan Ekonomi.

Ayo, siapa yang belum paham banget sama materi ini? Kalau kamu malas-malasan belajar Ekonomi, jangan menyesal kalau di kemudian hari kamu jadi susah sendiri, ya. Lho, kenapa? Soalnya pelajaran yang satu ini akan berguna, apapun pekerjaan kamu nanti. Ya iyalah, Ekonomi kan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Nah, untuk itu, pahami dengan baik materi pertumbuhan ekonomi di bawah ini, yuk.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu kondisi di mana adanya peningkatan PDB (Produk Domestik Bruto) dari suatu negara atau daerah, ada peningkatan pendapatan per kapita, dan ada peningkatan penyediaan fasilitas masyarakat serta infrastruktur.
Suatu daerah bisa dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi kalau persentase PDB daerah tersebut mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya. Baik besar maupun kecil, suatu daerah atau negara tetap bisa dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi bila PDB-nya meningkat.
Ada beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti kekayaan modal, ketersediaan tenaga kerja, kekayaan sumber daya alam, kemajuan teknologi, dan sikap masyarakat itu sendiri. 

Cara Menghitung LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi)

Nah, untuk mengetahui seberapa besar kenaikan pertumbuhan ekonomi dari satu periode ke periode lainnya, ada rumus yang digunakan yakni LPE atau Laju Pertumbuhan Ekonomi. Adapun rumusnya sebagai berikut.
IMAGE
Coba simak contoh di bawah ini agar kamu bisa lebih mengerti.
Jika PDB riil 2018 dari negara P sebesar Rp1.450 triliun, sedang PDB riil 2017 adalah Rp1.250 triliun, berapa besar pertumbuhan ekonomi pada 2018 atas dasar 2017?

LPE = IMAGE

LPE 2018 = IMAGE

Jadi, pertumbuhan ekonomi pada 2018 atas dasar 2017 adalah sebesar 16%.

Apa Bedanya Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi?

Quipperian, kamu juga pasti pernah dengar pembangunan ekonomi, kan? Ternyata pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi itu berbeda, lho. Apa saja perbedaannya jika dilihat dari indikasinya?

Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Ekonomi
Naiknya pendapatan per kapita Naiknya pendapatan per kapita dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Tidak disertai perubahan struktur perekonomian Disertai perubahan struktur perekonomian
Naiknya produksi barang dan jasa (PDB) secara kuantitas Naiknya produksi barang dan jasa (PDB) beserta kualitas barang dan jasanya

Teori-teori Pertumbuhan Ekonomi

Kenaikan produksi barang dan jasa dari satu periode ke periode lainnya sehingga negara mengalami kenaikan GNP, membuat beberapa teori tentang pertumbuhan ekonomi lahir. Lantas, apa saja teori-teori tentang pertumbuhan ekonomi?

1) Aliran Klasik

  • Adam Smith

Teori Adam Smith menyatakan bahwa suatu negara mengalami pertumbuhan ditandai dengan 2 faktor utama, yakni pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan output (GNP). Asumsi klasik menyatakan faktor alam (sumber daya alam, tenaga kerja, modal) bersifat konstan, hingga suatu saat nanti tingkat produksi akan mencapai kondisi optimum. 

  • David Ricardo

Teori yang dikemukakan David Ricardo mirip dengan Adam Smith, dengan asumsi faktor alam dianggap tetap, sedangkan jumlah penduduk bertambah pesat hingga suatu saat tingkat perkembangan ekonomi akan jadi rendah dan tidak berkembang.

2) Aliran Neo Klasik

  • Robert Sollow-Trevor Swan

Sollow-Swan menyimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh pertumbuhan penduduk, akumulasi modal, dan kemajuan teknologi.

  • Harrod-Domar

Tokoh ini berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tingkat investasi karena pengeluaran investasi memengaruhi permintaan dan penawaran barang dan jasa.

3) Teori Historis

  • Friedrich List

Menurut List, teori historis ada beberapa tingkatan yaitu masa berburu dan mengembara, masa beternak dan bertani, masa kerajinan dan industri, serta masa industri dan perniagaan.

  • Karl Bucher

Bucher membagi teori historis dalam 4 tingkatan, yakni rumah tangga tertutup, rumah tangga kota, rumah tangga bangsa, dan rumah tangga dunia.

  • W.W. Rostow

Rostow membagi teori historis dalam 5 tingkatan, yakni masyarakat tradisional yang masih mementingkan diri sendiri, prasyarat lepas landas, lepas landas (take off), tingkat kematangan (maturity), dan masa konsumsi tinggi (high consumption).

4) Teori Schumpeter

Kalau teori yang satu ini mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh para pengusaha atau enterpreneurship. Peranan pengusaha sangat penting karena pengusaha pasti selalu melakukan inovasi yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Quipperian, itulah tadi penjelasan mengenai pertumbuhan ekonomi, ya. Kalau kamu merasa masih belum puas dengan penjelasan Quipper Blog di atas, langsung saja deh gabung sama Quipper Video. Di sana akan ada pembahasan lengkap berbagai mata pelajaran, yang disertai video dari tutor kece dan latihan soal. Buruan daftar ya dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

 

Penulis: Serenata



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang