Home » Mapel » Ekonomi » 10 Prinsip Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-hari – IPS Kelas 7

10 Prinsip Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-hari – IPS Kelas 7

Hola, Quipperian! Semoga kamu tetap semangat untuk belajar hal baru bersama Quipper Blog, ya!

Tahukah kamu kalau ekonomi merupakan hal yang penting diketahui baik oleh individu, pemerintah, pemilik bisnis, dan rumah tangga? Hal ini dikarenakan manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas, sehingga mengetahui cara mengelola ekonomi akan memecahkan masalah perekonomian dan menjauhkan kita dari kelangkaan sumber daya.

Nah, kali ini Quipper Blog akan membahas tentang prinsip ekonomi yang merupakan panduan dalam kegiatan ekonomi dengan tujuan memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian dan pengorbanan. Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

Manfaat Prinsip Ekonomi

Dengan melakukan atau menerapkan prinsip ekonomi, maka diharapkan kita mendapat manfaatnya yaitu:

  1. Sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara optimal sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal.
  2. Memperkecil risiko kerugian atau kerusakan dengan bekerja hemat, cepat, dan tepat.
  3. Mencapai suatu tujuan dengan tingkat kemakmuran yang diinginkan dalam waktu yang sudah ditentukan.
  4. Hasil kerja dapat tercapai dengan mutu yang maksimal, sesuai dengan tingkat kepuasan pelaku ekonomi.
  5. Hidup dalam persaingan sehat dan lebih maju.

Ciri-ciri Prinsip Ekonomi

Setelah mengetahui prinsip ekonomi, maka kamu bisa mengetahui apakah seseorang atau suatu instansi tengah menerapkannya dengan melihat ciri-ciri sebagai berikut:

1. Hemat dan Membeli Sesuai Kebutuhan

Seseorang atau suatu instansi akan menghindari membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemborosan. 

2. Menyusun Skala Prioritas

Pemenuhan kebutuhan diurutkan berdasarkan tingkat kepentingan, dimulai dari yang paling mendesak sampai yang masih bisa ditunda pemenuhannya.

3. Mengandalkan akal sehat

Segala sesuatu yang dilakukan dan berhubungan dengan ekonomi akan dilakukan menggunakan akal sehat dan tidak sekedar mengandalkan emosi atau hawa nafsu.

4. Memperhitungkan untuk dan rugi

Dalam menerapkan prinsip ekonomi, keuntungan dan kerugian harus dihitung dengan baik untuk mengetahui apakah penerapan sudah berjalan dengan baik atau tidak.

10 Prinsip Ekonomi dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah mengetahui tujuan, manfaat, dan ciri-ciri dari penerapan prinsip ekonomi, Quipper Blog akan membahas mengenai 10 jenis prinsip ekonomi dan bagaimana Quipperian bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, 10 jenis prinsip ekonomi ini dibagi-bagi lagi ke dalam beberapa tipe. Simak, ya!

A. Prinsip Ekonomi Berdasarkan Pengambilan Keputusan

1. Keputusan yang diambil dengan pengorbanan (trade-off)

Prinsip yang satu ini memerlukan pengorbanan untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Karena keuntungan yang didapatkan belum bisa kita rasakan atau kita prediksi, maka perlu pemikiran matang sebelum melakukan prinsip ini. 

Contoh sederhana, ketika kita mau melanjutkan pendidikan ke universitas atau bekerja. Keduanya tentu tidak bisa dilakukan secara bersamaan, maka kita harus memilih salah satu di antaranya. 

Dalam pertimbangan ini, melanjutkan pendidikan ke universitas berarti kita akan mendapatkan ilmu yang lebih mendalam selama 4 tahun ke depan, ada biaya yang perlu dikeluarkan untuk melanjutkan pendidikan dan biaya tambahan lain tergantung pada lokasi universitas yang kamu pilih. Sedangkan, untuk bekerja langsung setelah lulus sekolah, kamu akan mendapatkan pengetahuan langsung dari praktik. 

Dalam prinsip ini, perlu dikorbankan satu diantara keduanya agar kamu bisa lebih fokus dan tidak menghabiskan waktu dengan sia-sia.

2. Keputusan yang diambil dengan membayar suatu biaya (opportunity cost)

Pada prinsip ini, kamu tidak harus memilih salah satu di antaranya. Namun ada kemungkinan kesempatan yang kamu dapatkan tidak akan datang untuk kedua kalinya.

Jika kamu memilih untuk kuliah, kamu tidak hanya membayar uang sekolah, biaya kos, atau uang untuk membeli buku, tetapi waktu juga menjadi pertimbangan biaya. Waktu yang dihabiskan untuk berangkat kuliah, belajar, dan mengerjakan tugas, sehingga menutup kesempatan untuk bekerja.

Biasanya, ini disebut sebagai biaya kesempatan, di mana kamu mengorbakan satu hal untuk mendapatkan hal yang lainnya.

3. Keputusan yang diambil berdasarkan keuntungan (marginity)

Dalam prinsip ini, keputusan seseorang didasari oleh pemikiran untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam jangka waktu panjang. 

Contoh prinsip ekonomi ini adalah ketika kamu memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi di universitas sebelum bekerja. Jika kamu memiliki suatu perusahaan impian, maka gelar sarjana kamu bisa memudahkan untuk mendapatkan posisi yang kamu inginkan di perusahaan tersebut. 

Namun, kamu juga mempertimbangan kerugian yang bisa terjadi seperti biaya kuliah, biaya hidup, bahkan waktu.

B. Prinsip Ekonomi Berdasarkan Bagaimana Kita Berinteraksi

4. Memberikan reaksi terhadap insentif

Pada prinsip ini, perilaku pelaku ekonomi ditentukan oleh keuntungan yang didapatkan.

Sebagai contoh, jika harga buah mangga mengalami penurunan saat musim mangga, maka kita akan memilih untuk membelinya. Keputusan kita membeli buah mangga atau perubahan perilaku kita didasari atas penurunan harga yang terjadi.

5. Aktivitas dagang yang menguntungkan berbagai pihak

Prinsip ekonomi ini biasanya diterapkan oleh suatu negara ke negara lainnya. Atau dikenal dengan kegiatan ekspor-impor.

Sebagai contoh, Indonesia dikenal dengan rempah-rempah atau menjadi negara yang bisa mengoptimalkan produksi beras. Maka, Indonesia akan memaksimalkan produksi sumber daya tersebut dengan biaya serendah mungkin dan kualitas sebagus mungkin. Setelahnya produk ini akan dijual ke negara lain yang membutuhkan dengan keuntungan yang maksimal.

6. Pasar sebagai tempat untuk melakukan aktivitas ekonomi

Prinsip ekonomi dari pasar adalah sebagai tempat yang membantu melancarkan proses perencanaan yang terpusat. Di mana para konsumen akan bertemu langsung dengan produsen yang juga menjadi kepanjangan tangan dari perusahaan.

Contohnya, bagaimana pemerintah atau suatu perusahaan swasta menentukan harga sewa tempat. Tinggi atau rendahnya harga sewa akan memengaruhi kegiatan tawar-menawar yang terjadi di pasar antara pembeli dan penjual.

7. Pemerintah yang bisa memperbaiki hasil mekanisme pasar

Kebijakan pemerintah bisa menentukan keefisienan pasar. Kebijakan seperti memberikan stok dagang atau menambahkan pemasukan barang, bisa membantu para pedagang di pasar mendapatkan keuntungan yang maksimal dan pembeli mendapatkan harga yang murah atau sesuai standarnya.

C. Prinsip Ekonomi Berdasarkan Bagaimana Perekonomian secara Utuh Bekerja

8. Standar hidup yang bergantung pada kapasitas suatu negara menghasilkan barang dan jasa

Suatu negara yang memiliki kapasitas untuk memproduksi barang atau jasa yang tinggi, maka standar hidup masyarakatnya akan tinggi.

9. Inflasi karena uang yang dicetak berlebih

Kenaikan harga atau yang dikenal sebagai inflasi memiliki banyak faktor yang memengaruhinya. Salah satunya adalah banyak atau tidaknya jumlah uang yang dicetak oleh pemerintah. Jika dicetak terlalu banyak, maka bisa menyebabkan uang kehilangan nilai dan menimbulkan kenaikan harga pada barang.

10. Trade off jangka pendek antara lapangan pekerjaan dan inflasi

Terjadinya inflasi memungkinkan berkurangnya lapangan pekerjaan. Namun, karena inflasi bersifat sementara maka hal yang sama berlaku pada lapangan pekerjaan.

Nah, itulah sekilas pembahasan Quipper Blog kali ini mengenai materi prinsip ekonomi buat kamu yang duduk di kelas 7. Jangan lupa subscribe Quipper Video untuk mempelajari lebih dalam tentang materi pembahasan lainnya. Sampai berjumpa lagi!

Lainya untuk Anda