Sistem Perekonomian Indonesia – Ekonomi Kelas 10

Foto: freepik.com

Hai, Quipperian!

Pernahkah kamu mendengar tentang sistem ekonomi?

Sistem ekonomi pada dasarnya merupakan suatu cara yang diambil dalam rangka mengatur sekaligus mengorganisir seluruh kegiatan ekonomi dalam anggota masyarakat berdasarkan prinsip tertentu dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan.

Sistem ekonomi punya berbagai fungsi, mulai dari sebagai penyedia dorongan untuk berlangsungnya kegiatan produksi hingga untuk mengatur pembagian hasil produksi tersebut di anggota masyarakat.

Ada berbagai jenis sistem ekonomi di dunia. Mulai dari sistem ekonomi komando dengan kekuasaan dominan dalam mengatur kegiatan ekonomi pada pemerintah, hingga sistem ekonomi liberal (kapitalis) yang berdasarkan pada kebebasan seluas-luasnya bagi masyarakat dalam kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah.

Lalu, bagaimana dengan sistem perekonomian Indonesia?

Apa Sistem Perekonomian Indonesia?

Foto: freepik.com

Di Indonesia, sistem ekonomi yang diterapkan adalah sistem ekonomi Pancasila. Landasaan idiil dari sistem ekonomi Pancasila tentu saja adalah Pancasila. Tidak hanya itu, sistem ekonomi Pancasila juga disebutkan dalam UUD 1945 dalam Pasal 33 ayat 1-4.

Sistem ekonomi Pancasila merupakan sebuah sistem ekonomi yang dijalankan dengan nilai dan moral yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasarnya. Sistem ekonomi ini dipilih karena mengandung makna demokrasi ekonomi. Karena itu, sistem ekonomi Pancasila juga sering disebut sebagai sistem ekonomi demokrasi.

Sistem ekonomi Pancasila adalah identitas ekonomi Indonesia.

Seperti Apa Peran Pancasila dalam Sistem Ekonomi Ini?

Foto: stockvault.net

Karena menjadikan Pancasila sebagai dasarnya, maka kelima sila tersebut punya peran besar dalam sistem ekonomi ini.

1. Sila Pertama: Nilai Ketuhanan

Dalam menjalankan sistem perekonomian Indonesia, nilai dan etika agama berperan penting. Nilai ini mampu menghindari adanya kemungkinan kerugian maupun penyalahgunaan keuangan perusahaan yang bertentangan dengan nilai agama.

2. Sila Kedua: Nilai Kemanusiaan

Sistem perekonomian Indonesia mengutamakan prinsip humanis dan menolak eksploitasi. Dalam kegiatan ekonomi, pekerja berhak mendapatkan gaji dan fasilitas sesuai dengan tingkat kerja, tanggung jawab, dan risiko yang diberikan pada perusahaan.

3. Sila Ketiga: Nilai Kesatuan

Seluruh kegiatan ekonomi bermula dari keinginan keluarga untuk menjaga persatuan. Pelaku ekonomi berupaya untuk menghasilkan produk yang tidak bertentangan dengan nilai maupun norma yang berlaku sekaligus bermanfaat bagi banyak rakyat Indonesia.

4. Sila Keempat: Nilai Musyawarah/Demokrasi

Sistem ekonomi Indonesia dijalankan bersama dengan nilai-nilai demokrasi. Dengan nilai ini, segala masalah dapat diselesaikan dan diputuskan dengan lebih bijaksana.

5. Sila Kelima: Nilai Keadilan

Semua sumber daya ekonomi yang ada dikelola dan digunakan demi kesejahteraan seluruh warga negara. Pelaku ekonomi memastikan adanya proses distribusi yang baik. Produk yang dihasilkan pun harus bisa dimanfaatkan banyak orang.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pancasila

Foto: stockvault.net

Setiap sistem ekonomi punya ciri-ciri yang berbeda satu sama lain. Sistem ekonomi Pancasila mempunyai ciri-ciri yang tertuang dalam UUD 1945 pasal 33, yang berbunyi:

  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
  4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
  5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.

Selain dari itu, ada ciri-ciri penting lainnya juga, yaitu:

  • Negara tetap mengakui hak milik perorangan yang tidak bertentangan dengan kepentingan publik.
  • Masyarakat adalah bagian yang penting dalam sistem ekonomi dengan kegiatan produksi yang dilakukan, dipimpin, dan diawasi oleh masyarakat.

Penerapan Sistem Ekonomi Pancasila di Indonesia

Foto: pixabay.com

Untuk mengetahui penerapan sistem ekonomi Pancasila, mungkin kamu harus mengetahui keadaan nyatanya sebagai acuan. Ini dia beberapa contoh penerapan sistem ekonomi Pancasila:

1. Adanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cabang yang dianggap penting dan berhubungan dengan hajat hidup orang banyak diatur oleh negara. Maka dari itu, negara berperan dengan menciptakan BUMN.

2. Adanya Koperasi

Kehadiran koperasi adalah bentuk implementasi dari ekonomi Pancasila karena kegiatan koperasi merupakan usaha kolektif yang berdasarkan asas kekeluargaan.

3. Adanya Serikat Pekerja

Serikat pekerja hadir untuk mengantisipasi dan meminimalisir kemungkinan eksploitasi sumber daya manusia.

Bagaimana, Quipperian? Canggih banget ya, Pancasila itu! Dasar negara kita yang satu ini bisa hadir di setiap lapisan hidup, enggak terkecuali dalam bidang ekonomi. Semoga pembahasan tentang sistem perekonomian Indonesia di atas bermanfaat untukmu, ya. Jangan lupa gabung bersama Quipper Video kalau kamu mau belajar bareng para pengajar andal dan keren melalui video, rangkuman, dan latihan soal. See ya!

Penulis: Evita