Contoh Soal UAS Geografi Kelas 10 tentang Litosfer dan Pembahasannya

Contoh Soal UAS Geografi Kelas 10 tentang Litosfer dan Pembahasannya

Hai, Quipperian!

UAS tinggal sebentar lagi, nih! Sudah sejauh apa persiapan belajarmu? Hayo, kapan terakhir kali kamu membaca buku pelajaranmu selain di sekolah? Duh, kalau semangat belajarmu langsung menipis karena perasaan bosan dan ngantuk saat membaca buku, kamu bisa belajar lewat Quipper Video Blog, lho!

Dalam pembahasan soal kali ini, kita akan mengulik lagi pelajaran Geografi tentang litosfer. Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu yang berasal dari kata Yunani—lithos dan sphere. Pada bumi, litosfer meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel bumi. Secara garis besar, kamu akan mempelajari pergerakan yang terjadi pada kerak bumi dan juga gunung berapi. Kamu perlu banget menghapal nih, guys, karena banyak sekali pengelompokkan yang ada pada materi ini.

Sebelumnya, ayo kita simak contoh soal beserta pembahasannya di bawah ini!

Mau Dapat Nilai Sempurna di UN Geografi 2017? Yuk, Simak 5 Contoh Soal Bab Biosfer Ini!

Contoh 1

Letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada tahun 1883 termasuk pada tipe letusan …

A. perret

B. pelle

C. vulkano

D. merapi

E. semi vulkano

Pembahasan:

Pada saat terjadi letusan Gunung Krakatau, letusan tersebut memiliki tekanan gas sangat kuat dan lava yang cair kental. Sumber gasnya sangat dalam dan letusannya amat dahsyat. Ciri-ciri tersebut merupakan tipe letusan perret.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.

Contoh 2

Gunung Bromo di Jawa Timur dapat dikelompokkan ke dalam tipe gunung api …

A. perisai

B. strato

C. kerucut

D. merapi

E. maar

Pembahasan:

Gunung Bromo berbentuk corong dengan puncak kepundan berlubang lebar yang dikelilingi oleh dinding terjal. Hal tersebut disebabkan oleh letusan dahsyat yang menyebabkan sebagian puncak terlempar sehingga membentuk lubang besar. Ciri-ciri tersebut sesuai dengan tipe gunung api maar.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.

Contoh 3

Getaran gempa bumi terasa pertama kali pada pukul 2.28.25. Getaran selanjutnya terasa pada pukul 2.30.40. Berapakah jarak episentrum gempa?

A. 2000 km

B. 1500 km

C. 1250 km

D. 1000 km

E. 750 km

Pembahasan:

Untuk mengukur jarak episentrumnya, kita perlu menggunakan rumus episentrum Δ = [(S – P) – 1 menit] x 1000 km. S adalah waktu yang menunjukkan pukul berapa gelombang sekunder tercatat di stasiun pencatat, sementara P adalah waktu yang menunjukkan pukul berapa gelombang primer tercatat di stasiun pencatat.

Δ = [(S – P) – 1 menit] x 1000 km
= [(2. 30’ 40” – 2. 28’ 25”) – 1’] x 1000 km
= [2’ 15” – 1’] x 1000 km
= 1’ 15” x 1000 km
= (1 x 1000 km) + (15/60 x 1000 km)
= 1000 km + 250 km
= 1250 km

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

Contoh 4

Turunnya pulau-pulau di Indonesia bagian timur (Kepulauan Maluku dari pulau-pulau barat daya sampai ke Pulau Banda) mengindikasikan di daerah tersebut terjadi proses …

A. patahan

B. orogenetik positif

C. orogenetik negatif

D. epirogenetik positif

E. epirogenetik negatif

Pembahasan:

Sebelumnya, kita perlu mengetahui perbedaan orogenetik dan epirogenetik. Orogenetik adalah gerakan pengangkatan kerak bumi yang relatif cepat dan meliputi daerah yang relatif sempit. Sementara itu, epirogenetik adalah gerakan pengangkatan kerak bumi secara lambat dan meliputi daerah yang sangat luas.

Tidak ada orogenetik positif maupun negatif, sehingga pilihan B dan C salah. Sementara itu, pilihan A bukanlah sebuah proses, melainkan hasil. Epirogenetik positif ditandai dengan turunnya daratan, sementara epirogenetik negatif ditandai dengan naiknya daratan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D.

5 Contoh Soal UN SMA Geografi 2017 Bab Atmosfer yang Sering Muncul!

Contoh 5

Pada tanggal 5 Maret 2012 di daerah Maluku terjadi gempa dengan magnitude 5,4 SR dan kedalaman hiposentrum 205 km. Berdasarkan kedalaman hiposentrum, gempa ini termasuk …

A. tinggi

B. dalam

C. rendah

D. dangkal

E. menengah

Pembahasan:

Berdasarkan letak episentrumnya, gempa terbagi menjadi tiga: gempa dalam dengan kedalaman hiposentrum antara 300 – 700 km di bawah permukaan bumi, gempa menengah dengan kedalaman hiposentrum antara 100 – 300 km di bawah permukaan bumi, dan gempa dangkal dengan kedalaman hiposentrum kurang dari 100 km di bawah permukaan bumi.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E.

Contoh 6

Pulau di Indonesia yang aman dari letusan gunung berapi dan gempa bumi yaitu …

A. Papua dan Bangka

B. Kalimantan dan Bali

C. Kalimantan dan Bangka

D. Sumatera dan Kalimantan

E. Kalimantan dan Nusa Tenggara

Pembahasan:

Untuk dikatakan aman dari letusan gunung berapi dan gempa bumi, pulau ini harus memiliki paling tidak hanya sedikit gunung berapi dan/atau tidak ada pertemuan lempeng di dasarnya. Melihat itu, Pulau Sumatera, Papua, Bali dan Nusa Tenggara tidak termasuk.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

Semoga pembahasan soal ini bisa membantumu menaklukkan soal-soal Geografi tentang litosfer ya, Quipperian!

Penulis: Evita



Yuk belajar lebih banyak dengan Quipper Video Coba Gratis