Home » MASUK PTN » Jalur Mandiri » SM ITB – Jadwal, Persyaratan, Biaya dan FAQ

SM ITB – Jadwal, Persyaratan, Biaya dan FAQ

by sereliciouz

SM ITB

Hai, Quipperian!

Kamu masih memiliki kesempatan untuk merebut satu kursi program sarjana di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan cara mengikuti Seleksi Mandiri (SM), lho.

Nah, buat kamu yang memang sudah mengincar salah satu perguruan tinggi bonafit di Indonesia ini, ini adalah kesempatan baik untuk menjadi mahasiswa yang berdomisili di Bandung.

Sebagai informasi, ITB baru saja membuka pendaftaran mandiri SM ITB secara resmi pada Senin (3/5/2021) lalu. Kalau sudah begitu, wajib nih hukumnya untuk kamu mengetahui segala macam informasi yang berkaitan dengan proses pendaftaran mahasiswa baru mulai dari jadwal pendaftaran, prodi, ketentuan, syarat hingga hal-hal yang perlu kamu persiapkan menjelang ujian.

Apa Itu SM ITB?

Bagi kamu yang belum tahu, selain seleksi nasional SNMPTN dan SBMPTN, kamu masih bisa mencoba peruntungan untuk menjadi mahasiswa di ITB melalui Seleksi Mandiri Institut Teknologi Bandung atau SM ITB.

Jalur penerimaan mahasiswa melalui program ini berjalan tanpa subsidi biaya, namun mahasiswa kurang mampu yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dapat memperoleh keringanan biaya jika diimbangi dengan kemampuan akademiknya yang juga mumpuni.

Pendaftaran melalui jalur ini dilakukan secara daring melalui laman resmi pendaftaran ITB yakni https://admission.itb.ac.id/home/.

Jadwal Pendaftaran USM ITB

jadwal sm itb

Dilansir dari website resminya, jadwal pelaksanaan SM ITB 2021 bersifat tentatif. Kegiatan pendaftaran peserta SM ITB akan dibuka mulai 3 Mei – 10 Juni 2021. Setelahnya, peserta akan mengikuti tes keterampilan seni rupa secara daring pada 14 Juni 2021.

Lalu, pengumuman seleksi SM ITB akan ditampilkan pada 22 Juni 2021. Sementara itu, pendaftaran ulang mahasiswa baru akan berlangsung pada 24 hingga 29 Juni 2021.

Meski demikian, jadwal pelaksanaan ujian tersebut masih mungkin mengalami perubahan mengikuti kondisi wabah Covid-19 di Indonesia.

Kriteria Pendaftaran SM ITB

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, peserta SM ITB bisa langsung memilih program studi yang dituju dan bukan lagi memilih Fakultas atau Sekolah pada tahun ini.

Seleksi SM-ITB dilaksanakan dengan menggunakan komponen penilaian seperti:

  1. Hasil UTBK dan nilai rapor bagi pendaftar fakultas/sekolah selain Fakultas Seni Rupa dan Desain.
  2. Hasil UTBK, nilai rapor dan hasil kemampuan seni rupa bagi pendaftar Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Pilihan Program Studi ITB

Saat Seleksi Mandiri ITB dilaksanakan, kamu hanya bisa memilih paling banyak 2 program studi atau prodi yang ditawarkan ITB. Apa saja prodinya?

A. Kelompok Saintek

Bagi kamu yang berasal dari jurusan IPA, baik SMA/MA atau lulusan Paket C dan punya hasil UTBK SBMPTN 2021 Kelompok Saintek, berikut beberapa pilihan prodi yang bisa dipilih:

1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Matematika
  • Fisika
  • Astronomi
  • Kimia
  • Aktuaria

2. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains

  • Biologi
  • Mikrobiologi

3. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa

  • Rekayasa Hayati
  • Rekayasa Pertanian
  • Rekayasa Kehutanan
  • Teknologi Pasca Panen

4. Sekolah Farmasi (SF)

  • Sains dan Teknologi Farmasi
  • Farmasi Klinik dan Komunitas

5. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) – Kampus Ganesa

  • Meteorologi
  • Oseanografi
  • Teknik Geologi
  • Teknik Geodesi dan Geomatika

6. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa

  • Teknik Pertambangan
  • Teknik Perminyakan
  • Teknik Geofisika
  • Teknik Metalurgi

7. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

  • Teknik Elektro
  • Informatika
    • Informatika – Kelas Ganesa
    • Informatika – Kelas Jatinangor
  • Teknik Telekomunikasi
  • Teknik Tenaga Listrik
  • Sistem dan Teknologi Informasi
    • Sistem dan Teknologi Informasi – Kelas Ganesa
    • Sistem dan Teknologi Informasi – Kelas Jatinangor
  • Teknik Biomedis

8. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Ganesa

  • Teknik Sipil
  • Teknik Lingkungan
  • Teknik Kelautan

9. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Jatinangor

  • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan
  • Teknik Pengelolaan Sumber Daya Air

10. Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Ganesa

  • Teknik Kimia
  • Teknik Fisika
  • Teknik Industri
  • Manajemen Rekayasa Industri

11. Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor

  • Teknik Pangan
  • Teknik Bioenergi dan Kemurgi

12. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

  • Teknik Mesin
  • Teknik Dirgantara
  • Teknik Material

13. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa

  • Arsitektur
  • Perencanaan Wilayah dan Kota

B. Kelompok Saintek/Soshum

Nah, sedangkan buat kamu yang berasal dari jurusan IPA/IPS, baik lulusan SMA/MA atau Paket C dan punya hasil UTBK SBMPTN 2021 kelompok Saintek/Soshum, berikut ini pilihan prodi yang tersedia:

1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa

  • Kriya
  • Desain Interior
  • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Komunikasi Visual – Kelas Ganesa
    • Desain Komunikasi Visual – Kelas Jatinangor
  • Desain Produk

2. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

  • Manajemen
  • Kewirausahaan

Persyaratan Pendaftaran SM ITB

Quipperian, untuk mengikuti seleksi jalur ini, kamu juga harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
  2. Peserta berasal dari SMA/MA jurusan IPA atau SMA/MA jurusan IPS atau lulusan Paket C jurusan IPA/IPS dan memiliki nilai rapor lengkap semester 1 sampai dengan semester 6.
  3. Mengunggah nilai rapor dari semester 1 – 6.
  4. Mempunyai nilai UTBK SBMPTN tahun 2021
  5. Peserta tidak terpilih sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN atau SBMPTN dan seleksi program Kelas Internasional ITB tahun 2021.
  6. Peserta yang mendaftar FSRD wajib mengikuti Tes Kemampuan Seni Rupa.
  7. Peserta yang lulusan tahun 2019 dan 2020 dapat mendaftar SM-ITB asal mempunyai nilai UTBK SBMPTN 2021.
  8. Tidak buta warna termasuk buta warna total maupun buta warna parsial untuk peserta yang mendaftar pada:
    • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains
    • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
    • Sekolah Farmasi (SF)
    • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa
    • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa
    • Program Studi Kimia (FMIPA)
    • Program Studi Teknik Geologi (FITB) – Kampus Ganesa
    • Program Studi Teknik Kimia (FTI – Kampus Ganesa

Sementara itu, peserta SM-ITB juga harus melaksanakan pendaftaran daring melalui laman pendaftaran Seleksi Mandiri ITB dengan menyelesaikan tahapan sebagai berikut :

  1. Mendaftarkan diri dengan menggunakan nama lengkap dan tanggal lahir yang sesuai akta kelahiran, NISN, NPSN, serta alamat e-mail yang aktif.
    • Untuk NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK SBMPTN 2021 yang diisikan pada laman pendaftaran SM-ITB 2021 harus sesuai dengan penulisan di akun LTMPT peserta.
    • Pihak ITB kemudian akan mengirimkan nomor peserta SM-ITB 2021 dan password ke alamat e-mail calon peserta.
    • Peserta hanya diperkenankan memiliki 1 akun pendaftaran SM-ITB 2021.
  2. Mengisi data pribadi dan data asal sekolah yang sesuai dengan keadaan sebenarnya.
  3. Peserta mengisi data nilai rapor dan mengunggah hasil pindai (scan) rapor asli dari semester 1 sampai semester 6. Nilai rapor yang diisikan dan diunggah merupakan nilai kognitif pada skala 100. Hasil pindai diunggah dalam 1 file format pdf, dengan ukuran maksimum 5 Mb. Jika memiliki lebih dari 1 nilai matematika atau bahasa inggris dalam semester yang sama, gunakan nilai mata pelajaran wajib
  4. Mengisi nomor peserta UTBK SBMPTN 2021. Selanjutnya, kampus akan meminta nilai UTBK SBMPTN 2021 peserta secara langsung dari LTMPT. Peserta diharapkan untuk memastikan NISN, NPSN, dan nomor peserta UTBK SBMPTN 2021 yang diisi ke laman pendaftaran SM-ITB sesuai dengan penulisan yang terdapat di akun LTMPT
    • Mengisikan nomor UTBK SBMPTN 2021 tanpa tanda baca.
    • Mengunggah Kartu Peserta UTBK SBMPTN 2021 terbaru.
    • Peserta memilih Fakultas/Sekolah/Prodi yang dituju di ITB yang sesuai dengan jurusan asal sekolah dan kelompok UTBK SBMPTN 2021. Maksimum pilihan 2 prodi pada pelaksanaan SM-ITB 2021.
  5. Peserta SM-ITB 2021 langsung memilih program studi yang dituju.
  6. Mengunggah hasil pindai akta kelahiran asli dalam format pdf.
  7. Mengunggah pas foto berwarna terbaru dalam format jpg.
  8. Mengunggah hasil pindai bukti kelulusan SMA dengan persyaratan sebagai berikut :
    • Peserta lulusan tahun 2019 dan 2020 mengunggah hasil pindai ijazah asli dalam format pdf dengan kapasitas maksimum 1 Mb.
    • Peserta lulusan tahun 2021 mengunggah hasil pindai Surat Keterangan Lulus Sementara/Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang dilengkapi foto (memiliki cap sekolah dan/atau tanda tangan kepala sekolah pada SKL harus mengenai foto peserta SM-ITB 2021) dalam format pdf dengan maksimum kapasitas 1 Mb.
  9. Peserta mengunggah Surat Keterangan Bebas Buta Warna baik total maupun parsial dari Dokter Spesialis Mata yang sesuai dengan format yang telah ditentukan dengan mencantumkan foto peserta yang terkena cap klinik atau Rumah Sakit untuk peminat :
    • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains
    • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
    • Sekolah Farmasi (SF)
    • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa
    • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa
    • Program Studi Kimia (FMIPA)
    • Program Studi Teknik Geologi (FITB – Kampus Ganesa)
    • Program Studi Teknik Kimia (FTI – Kampus Ganesa)
  10. Melunasi biaya seleksi ke nomor rekening virtual yang terdapat pada laman pendaftaran peserta. Informasi biaya seleksi dapat diperoleh pada bagian biaya pendidikan.
  11. Mencetak Kartu Peserta SM-ITB 2021. Pendaftaran peserta SM-ITB 2021 dinyatakan selesai setelah peserta mencetak kartu tersebut. Setelah difinalisasi, peserta tidak dapat melakukan perubahan untuk alasan apapun.

Namun, perlu diperhatikan bahwa peserta yang memilih prodi FSRD-G akan mengikuti Tes Kemampuan Seni Rupa yang akan diselenggarakan secara daring oleh ITB. Jadwal dan informasi lengkap terkait tes akan disampaikan melalui akun peserta.

Nah, kalau peserta yang belum menyelesaikan semua tahapan pendaftaran dan atau belum mencetak Kartu Peserta SM-ITB 2021 hingga akhir periode pendaftaran, otomatis dinyatakan belum menyelesaikan pendaftaran serta tidak akan diikutsertakan dalam proses seleksi. Jadi telitilah dalam mengisi dan mengunggah formulir pendaftarannya, ya. 

Biaya Pendaftaran SM ITB

FYI, bagi kamu yang berminat untuk mengikuti ujian seleksi melalui jalur ini, biaya pelaksanaan SM ITB bagi peminat program studi yang tidak berada di bawah Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) adalah sebesar Rp200.000.

Sementara itu, biaya pelaksanaan seleksi bagi peminat program studi yang berada di bawah FSRD adalah sebesar Rp300.000, sudah termasuk biaya pelaksanaan Tes Keterampilan Seni Rupa. 

Bagi kamu yang merupakan penerima KIP-K atau Surat Keterangan Tidak Mampu, kamu akan dibebaskan dari biaya pelaksanaan SM ITB 2021. Dokumen ini harus diunggah saat kamu mendaftar jadi peserta SM ITB ya, Quipperian.

Kamu bisa melakukan pelunasan biaya pelaksanaan SM ITB dengan mekanisme transfer ke nomor rekening virtual (virtual account/VA) yang akan disampaikan di laman pendaftaran masing-masing calon mahasiswa.

FAQ

Pada bagian ini, kamu mungkin penasaran dengan beberapa pertanyaan seperti:

1. Kapan ITB membuka pendaftaran 2021?

  • Pendaftaran SM ITB 2021 baru akan dibuka pada 31 Mei 2021.

2. Kapan pengumuman mandiri ITB?

  • Pengumuman hasil Seleksi Mandiri adalah tanggal 27 Juli 2021.

3. Berapa biaya jalur mandiri ITB?

  • Biaya pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) sebesar Rp200.000 (Rp100.000/pelamar). Khusus untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) biayanya sebesar Rp300.000 (Rp150.000/pelamar).
  • Untuk UKT selain jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) adalah Rp25.000.000 dan iuran pengembangan minimal Rp25.000.000.
  • Untuk jurusan Sekolah Bisnis dan Manajemen UKT sebesar Rp25.000.000 dan iuran pengembangan minimal Rp40.000.000. 

4. Berapa Biaya Sekolah di ITB?

  • Rp10.000.000 kisaran per-semester.

5. Di mana saya bisa melihat pengumuman seleksi ujian?

  • Pengumuman penerimaan seleksi mandiri di ITB tersebut, imbuhnya dapat dilihat melalui http://usm1.itb.ac.id.

6. Apakah lulusan SMK bisa masuk ITB?

  • Bisa.

7. Bagaimana cara mendapatkan beasiswa di ITB?

  • Untuk bisa mendapatkan beasiswa di ITB, kamu harus mengunjungi pusat informasi mahasiswa di kampus dan pada website resmi kampus. Agar kamu bisa lolos mendapatkan beasiswa, kamu harus memenuhi persyaratan berupa standar IPK tertentu, keikutsertaan dalam berorganisasi dan prestasi sebagai mahasiswa.

8. Jurusan apa saja di ITB Bandung?

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Kampus Ganesa
Meteorologi Aktuaria Teknik Pertambangan (TA) Teknik Industri (TI)
Oseanografi Astronomi Teknik Perminyakan (TM) Teknik Kimia (TK)
Teknik Geodesi dan Geomatika Fisika Teknik Geofisika (TG) Teknik Fisika (TF)
Teknik Geologi Kimia Teknik Metalurgi (MG) Manajemen Rekayasa Industri (MRI)
Teknik Air Tanah Matematika Teknik Geothermal Teknik Bioenergi dan Kemurgi (TB)
Sains Kebumian Sains Komputasi Teknik Pangan (PG)

 

Sekolah Farmasi (SF) Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Sains dan Teknologi Farmasi (FA) Biologi (BI) Teknik Mesin (MS) Teknik Elektro (EL)
Farmasi Klinik dan Komunitas (FKK) Mikrobiologi (BM) Aeronotika dan Astronotika (AE) Informatika (IF)
Program Studi Profesi Apoteker Rekayasa Hayati (BE) Teknik Material (MT)  Teknik Tenaga Listrik (EP)
Program Pasca Sarjana Farmasi Rekayasa Pertanian (BA)  Teknik Telekomunikasi (ET)
Rekayasa Kehutanan (BW)  Sistem dan Teknologi Informasi (II)
Teknologi Pascapanen Teknik Biomedis (EB)
Biomanajemen
Bioteknologi 

 

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Teknik Sipil (SI) Arsitektur (AR) Seni Rupa (SR)  Manajemen (MB) 
Teknik Lingkungan (TL) Perencanaan Wilayah dan Kota (PL) Kriya (KR) Kewirausahaan (MK)
Teknik Kelautan (KL)  Program Magister Studi Pembangunan  Desain Komunikasi Visual (DKV)  Bisnis Internasional (IB)
Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (IL) Program Magister & Doktor Transportasi Desain Interior (DI) Program Magister Sains Manajemen
Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air (SA) Program Magister Studi Pertahanan  Desain Produk (DP) Program Magister Administrasi Bisnis
Program Magister Sistem dan Teknik Jalan Raya Program Magister Rancang Kota Program Magister Seni Rupa Program Doktor Sains Manajemen
Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Air Program Magister Perencanaan Kepariwisataan  Program Magister Desain 
Program Magister Pengelolaan Infrastruktur Air dan Sanitasi  Program Doktor Ilmu Seni Rupa dan Desain 

9. Apakah ada beasiswa di ITB?

  • Ada, beberapa daftar beasiswa yaitu ABB Jürgen Dormann Foundation, Alumni Kimia 2011, Asan Sopian, Bakti BCA, Bank BRI, Bank BCA, Beasiswa Cahaya Pintar, Beasiswa Pemimpin Bangsa (Sinergi Foundation), dsb.

10. Jalur masuk ITB apa saja?

  • SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri.

11. Apa itu Beasiswa Perintis?

  • Awalnya Beasiswa Perintis merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Masjid Salman ITB. Namun, seiring berjalannya waktu, beasiswa ini akhirnya dikelola oleh Rumah Amal Salman yang merupakan Lembaga Amil Zakat di Kota Bandung.

12. Apa itu jalur peminatan ITB?

  • Merupakan jalur khusus bagi peserta yang punya minat pada prodi tertentu. Peserta program bisa langsung memilih 2 prodi dari fakultas yang berbeda di laman SNMPTN 2021. Adapun prodi peminatan yang ditawarkan ITB, seperti:
    • Oseanografi; 
    • Teknik Fisika; 
    • Astronomi; 
    • Kimia; 
    • Manajemen Rekayasa Industri; 
    • Meteorologi; 
    • Teknik Geofisika 
    • Teknik Material; 
    • Teknik Telekomunikasi; 
    • Teknik Biomedis; 
    • Perencanaan Wilayah dan Kota; 
    • Teknologi Pasca Panen; 
    • Kewirausahaan; 

13. Apa beda kampus Ganesha dan Jatinangor ITB?

  • Luas kampus ITB Ganesha hanya sekitar 25 hektar, sementara ITB Jatinangor luasnya sekitar 47 hektar. ITB Ganesha adalah kampus induk, sementara ITB Jatinangor adalah kampus cabang.

14. Apakah sulit untuk masuk ITB?

  • ITB memiliki standarisasi sendiri seperti halnya kampus lain. Untuk bisa lolos SBMPTN, jika kamu mau masuk prodi SAINTEK skor rata-rata adalah 698,75. Sementara untuk SOSHUM adalah 662,64. 

15. FTSL ITB belajar apa?

  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan atau biasa disingkat FTSL merupakan fakultas yang fokus mempelajari tentang pembangunan dan pengembangan infrastruktur, baik dari segi konstruksi, pengelolaan air bersih, maupun lingkungan. 

16. Apakah ada fakultas kedokteran di ITB?

  • Ya, ada.

17. Apakah di ITB ada jurusan Teknik Informatika?

  • Ya, ada.

18. Lulusan STEI ITB kerja dimana?

  • Lulusan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) banyak diserap oleh pasar tenaga kerja. Prospek kerja antara lain Software Engineer, Konsultan IT, System Analyst, Database Engineer, dan masih banyak lagi.  Selain itu, kamu juga bisa menjadi seorang entrepreneur dengan keahlian dan kreativitas yang ada.

19. Apakah di ITB ada jurusan manajemen?

  • Ada yaitu Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

20. Apakah ITB menerima jurusan IPS?

  • Ya ada, yaitu Fakultas Seni Rupa dan Desain dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

 21. Bagaimana rasio keketatan diterima melalui jalur SM ITB?

  • Sebagai salah satu institusi perguruan tinggi terbaik di dalam negeri, jumlah peminat yang ingin menuntut ilmu di ITB sangat tinggi. Pada tahun 2020, peserta SM ITB mencapai 27.652, namun hanya 1.513 di antaranya yang diterima masuk sebagai calon mahasiswa. Ini artinya, hanya 5,47 persen peserta yang bisa masuk melalui jalur ini.

Apakah semua informasi yang tertera sudah cukup jelas? Oh iya, untuk mempersiapkan diri menjelang SM ITB yang tinggal menghitung hari, kamu bisa membahas soal-soal ujian dengan cara subscribe Quipper Video. Dengan begitu, persiapan kamu pun lebih maksimal untuk menyongsong impian yang sudah di depan mata. Selamat berjuang!

[spoiler title=SUMBER]

  • admission.itb.ac.id/
  • kompas.com/
  • detik.com/[/spoiler]

Lainya untuk Anda