Home » MASUK PTN » SBMPTN » Informasi SBMPTN » Bingung SBMPTN? Masa Depan Cerah Menanti Lulusan Teknologi Pangan, Lho!

Bingung SBMPTN? Masa Depan Cerah Menanti Lulusan Teknologi Pangan, Lho!

Sumber gambar: Universitas Katolik Widya Mandala

Sumber gambar: Universitas Katolik Widya Mandala

Mungkin, banyak di antara para Quipperian yang ketika SMA jadi anak IPA banyak yang mengincar jurusan kedokteran atau teknik sebagai pilihan pada SBMPTN 2016. Sebenarnya kamu bisa memilih banyak pilihan jurusan kategori IPA lainnya. Salah satu yang patut kamu coba ialah jurusan teknologi pangan.

Apa Sih Teknologi Pangan?

Teknologi pangan, mungkin kamu jarang atau bahkan belum dengar. Jurusan ini berhubungan dengan ilmu pangan. Secara garis besar, ilmu teknologi pangan adalah ilmu yang mempelajari berbagai macam hal terkait dengan proses pengolahan bahan pangan pasca panen menjadi makanan yang bisa dimakan.

Bila kamu masuk ke jurusan ini, kamu akan mengerti betapa rumitnya proses pengolahan makanan yang kamu beli di supermarket atau di pasar tradisional. Fokus utama dari ilmu teknologi pangan ialah pada panganan dalam kemasan. Meski demikian, kamu juga akan mendapat pengetahuan soal proses panganan lainnya.

Pelajarannya Apa Saja?

Ketika kamu diterima di jurusan teknologi pangan maka kamu akan mendapatkan pelajaran dasar dari ilmu fisika, biologi, kimia, dan teknik. Keempat ilmu itu penting agar kamu dapat memahami apa saja ruang lingkup ilmu teknologi pangan. Berjalannya waktu, setidaknya kamu akan terus bertemu dengan berbagai macam pelajaran turunan dari biologi dan kimia.

Salah satu ilmu yang akan kamu pelajari di jurusan ini ialah ilmu bioteknologi. Ilmu tersebut merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan organisme, sistem atau proses biologi untuk menghasilkan produk berupa barang atau jasa yang berguna untuk manusia. Dalam jurusan ini, kamu akan lebih mempelajari bioteknologi pangan.

Selain mendapatkan ilmu yang berhubungan dengan IPA, di jurusan teknologi pangan Quipperian akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen industri. Pengetahuan itu penting karena ilmu teknologi pangan akan berhubungan dengan industri makanan. Kamu akan belajar mekanisme sebuah industri makanan dari pembuatan produk, pengemasan, hingga distribusinya. Menarik bukan?

Masih banyak pelajaran lain yang pastinya bikin kamu betah selama kuliah di jurusan teknologi pangan. Tidak ada salahnya Quipperian mencoba memilih jurusan ini saat SBMPTN 2016.

 

Sumber gambar: Universitas Katolik Widya Mandala

Sumber gambar: Universitas Katolik Widya Mandala

Di PTN Mana Saja yang Ada Jurusan Ini?

Ilmu teknologi pangan sebenarnya masuk ke dalam rumpun keilmuan pertanian. Oleh karena itu, kamu bisa menemukan jurusan ini di PTN yang memiliki fakultas pertanian ataupun PTN khusus rumpun ilmu pertanian. Berikut PTN yang memiliki jurusan teknologi pangan.

Daftar Passing Grade untuk Pilih Jurusan di SBMPTN 2016

  • Institut Pertanian Bogor

PTN pertama yang memiliki jurusan teknologi pangan ialah Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor, Jawa Barat. Jurusan Teknologi Pangan IPB merupakan salah satu jurusan favorit di IPB. Pada SBMPTN 2016, daya tampung untuk jurusan ini ialah 38 kursi. Jumlah tersebut bertambah dari SBMPTN 2015 yang berjumlah 36 kursi. Passing grade jurusan ini di IPB ialah 52,8%.

Dengan passing grade yang tinggi itu, kalau kamu ingin masuk ke Jurusan Teknologi Pangan IPB, maka kamu harus benar-benar mempersiapkan diri untuk SBMPTN. Sebagai salah satu jurusan favorit di IPB, maka pastinya jurusan ini banyak peminatnya. Jadi, bersiaplah untuk bersaing dengan sangat ketat untuk dapat kuliah di sini.

  • Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta juga memiliki jurusan teknologi pangan. Di UGM, jurusan ini bernama Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian. Untuk SBMPTN tahun ini, UGM membuka daya tampung sebanyak 30 kursi sama seperti tahun lalu. Sama halnya dengan IPB, passing grade jurusan tersebut di UGM lumayan tinggi yakni mencapai 47,66%.

Quipperian harus mempersiapkan diri dengan matang bila ingin berkuliah di Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM. Persaingannya sangat ketat untuk dapat berkuliah di jurusan tersebut.

  • Universitas Padjadjaran

PTN selanjutnya ialah Universitas Padjadjaran (UNPAD) di Bandung, Jawa Barat. Daya tampung Jurusan Teknologi Pangan UNPAD di SBMPTN 2016 ialah 63 kursi. Jumlah ini menurun dari tahun lalu, yakni 66 kursi. Untuk passing  grade di UNPAD, Jurusan Teknologi Pangan memiliki persentase sebesar 31,8%.

Dengan persentase tersebut, kiranya Quipperian memiliki harapan cukup besar untuk dapat diterima menjadi mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan di UNPAD. Apalagi, jumlah kursi yang tersedia di SBMPTN 2016 cukup besar. Meski demikian, kamu tetap harus mengatur strategi agar dapat di terima di sini.

  • Universitas Jendral Soedirman

Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) bisa jadi pilihan Quipperian bila ingin menjadi mahasiswa jurusan teknologi pangan. Di UNSOED, jurusan ini bernama Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan. Pada SBMPTN 2016, UNSOED membuka daya tampung untuk jurusan tersebut sebesar 32 kursi. Jumlah ini meningkat cukup banyak dari tahun kemarin, yakni 24 kursi.

Passing grade Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNSOED sebesar 31,2%. Persentase ini sedikit lebih kecil dari UNPAD. Dengan persentase tersebut dan jumlah kursi yang tersedia, kamu masih memiliki kemungkinan besar dapat diterima di jurusan ini. Kemungkinan persaingannya tidak terlalu ketat.

  • Universitas Sebelas Maret

Pilihan lain untuk dapat berkuliah di jurusan teknologi pangan ialah Universitas Sebelas Maret (UNS). PTN asal Surakarta, Jawa Tengah ini membuka daya tampung untuk Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan sebesar 40 kursi pada SBMPTN kali ini. Jumlah itu bertambah lima kursi dari tahun lalu. Soal passing grade, Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNS memiliki persentase sebesar 36,43%.

Besaran persentase ini lebih besar dari UNSOED dan UNPAD, tapi lebih kecil dari IPB dan UGM. Jadi, harapan kamu masih cukup terbuka untuk dapat diterima di sini. Quipperian dapat menjadikan UNS sebagai pilihan bila ingin mempelajari seluk beluk teknologi pangan.

  • Universitas Brawijaya

Pilihan selanjutnya untuk jurusan teknologi pangan ialah Universitas Brawijaya (UB) di Malang, Jawa Timur. Pada SBMPTN 2016, UB membuka daya tampung 52 kursi untuk Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan. Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun lalu, yakni 41 kursi.

Untuk passing grade, persentase Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UB memiliki besaran 35,10%. Persentase itu sedikit di bawah UNS dan di atas UNSOED dan UNPAD. Dengan nilai itu, kamu bisa menjadikan UB alternatif bila ingin mendalami ilmu teknologi pangan.

  • Universitas Sumatera Utara

Quipperian juga bisa memilih Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan di Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai alternatif lain. Di PTN yang terletak di Medan, Sumatera Utara daya tampung penerimaan dari jalur SBMPTN tahun ini berjumlah 24 kursi. jumlah itu sedikit menurun dari tahun lalu, yakni 27.

Kemungkinan kamu bisa masuk di sini cukup terbuka. Karena, passing grade Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan di USU memiliki persentase sebesar 31%. Dengan begitu, USU dapat menjadi pilihan bila kamu benar-benar ingin mendalami ilmu teknologi pangan.

shutterstock_5902477_800x492Prospek Karir

Lulusan teknologi pangan akan memiliki gelar sarjana S. TP., dan akan memiliki potensi karir yang sama cerahnya dengan berbagai jurusan favorit bidang IPA. Lulusan ilmu teknologi pangan sudah barang tentu akan dapat bekerja di bidang industri pangan. Di bidang ini, sarjana teknologi pangan dapat memegang peranan penting dalam struktur kegiatan produksi. Salah satu contohnya ialah menjadi quality control atau pengawas mutu produk panganan yang diproduksi. Pekerjaan tersebut merupakan salah satu pekerjaan terpenting di industri pangan.

Ketika mutu produk yang dikeluarkan tidak baik maka itu akan berdampak pada banyak hal, terutama soal kemanan dan keselamatan pelanggan. Bila ada produk panganan yang cacat dan dikonsumsi konsumen maka dapat menyebabkan kematian. Hal itu dapat terhindari dengan kehadiran pengawas mutu panganan pada proses pembuatan produk panganan.

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Kuliah di ITB

Kamu juga bisa bekerja di bagian pengembangan produk panganan di dunia industri pangan. Segala jenis panganan terbaru dan terinovatif bisa kamu buat untuk memajukan perusahaan industri kreatif tempat kamu bekerja. Lalu, sarjana teknologi pangan juga dapat menjadi dapat menjadi peneliti yang dapat mengembangkan metode baru untuk proses produksi panganan. Dengan demikian, sarjana teknologi pangan akan mampu mencari cara baru untuk proses produksi bahan pangan ke masyarakat. Belum lagi, dengan berhasil menciptakan metode baru maka kamu bisa terkenal di kalangan akademisi, baik dalam ataupun luar negeri.

Kalau kamu mau berwirausaha di bidang pangan, maka ilmu ini akan sangan membantu. Dengan segala teori dan praktek yang telah kamu lakukan selama kuliah maka kamu dapat membuat berbagai produk panganan yang sudah pasti aman dikonsumsi dan inovatif. Karena, segala metode proses pembuatan hingga pengemasannya sudah kamu pelajari. Jadi, kamu bisa jadi jutawan baru di bidang industri pangan.

Apa yang telah ditulis tersebut hanya sebagian contoh karir yang bisa kamu pilih ketika lulus dari jurusan teknologi pangan. Masih banyak pilihan karirnya yang pastinya tidak kalah menarik. Setidaknya, dengan kamu mempelajari teknologi pangan maka kamu dapat memilih produk yang aman untuk dikonsumsi, baik sendiri maupun untuk orang lain. Jurusan teknologi pangan patut kamu coba bila kamu ingin berbeda dengan teman-teman kamu.

Penulis: Muhammad Khairil

Lainya untuk Anda