[Siaran Pers] Penggunaan Quipper School Dalam Ujian Akhir Sekolah Diminati Guru dan Siswa

Jakarta, 18 Desember 2018. Sebagai salah satu bagian penting dari program Sustainable Development Goal atau SDGs, pendidikan menjadi aspek penting dalam keberlanjutan sebuah negara. Semakin baik sistem pendidikan maka semakin berkualitas juga generasi yang akan dilahirkan. Terlebih saat ini teknologi dianggap sebagai alat yang dapat membantu dan memaksimalkan proses belajar mengajar.

 

Apa itu Learning Management System (LMS)

Biasa juga dikenal dengan LMS, yang berarti sebuah sistem yang berfungsi untuk mempermudah manajemen pembelajaran. Dalam LMS, guru dapat mengelola materi pelajaran yang mereka ajarkan dalam kelas online. Mereka dapat memberikan materi atau tugas yang dapat diakses siswa secara online. Guru juga dimudahkan karena proses penilaian dapat dilakukan secara otomatis tanpa perlu mengecek jawaban siswa satu persatu. Automasi proses statistika dapat memberikan efisiensi waktu yang dapat dimanfaatkan oleh guru atau tenaga pendidik untuk fokus terhadap hal lain, pembangunan karakter misalnya.

 

Penggunaan LMS di Sekolah

SMA Ignatius Slamet Riyadi merupakan salah satu dari sekian banyak sekolah yang memanfaatkan penggunaan LMS dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Ini merupakan tahun kedua sekolah tersebut menerapkan UAS atau Ujian Akhir Sekolah secara online. Perbedaan mendasar dari tahun sebelumnya adalah kali ini seluruh guru diwajibkan untuk memberikan UAS untuk siswa kelas 10 hingga kelas 12 melalui LMS. Dulu hanya mata pelajaran tertentu saja yang UAS-nya secara online, kali ini seluruh mata pelajaran termasuk Agama, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan pun wajib melakukannya. Dalam implementasinya sekolah tersebut menggunakan Quipper School untuk membantu proses UAS secara online.

Menurut Kepala Sekolah SMA Ignatius Dra,MB, Nina Dwi Esti Prabandari, menjadi seorang manusia itu harus berani dan jangan sampai ketinggalan. Beliau juga mengatakan, “masa sebagai pengajar kita kalah dengan anak didik soal teknologi. Ujian Nasional saja sudah berbasis komputer, masa kita masih meminta siswa untuk ‘uret-uret’ lembar jawaban? Jadi kita harus beradaptasi, dan Quipper School sangat membantu kami untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar.”

 

Manfaat LMS bagi guru, siswa dan sekolah

Sejatinya penggunaan teknologi dalam pendidikan bertujuan untuk memudahkan dan mengoptimalkan kegiatan belajar. Begitu pula dengan platform Quipper School yang telah digunakan oleh SMA Ignatius sejak tahun 2017. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum St. Waluyo Budi Utomo, MP,d “tantangan bagi kami para guru adalah agak sulit untuk beradaptasi dan butuh waktu untuk mempelajari cara kerja Quipper School. Itu awalnya, kalau sekarang sih sudah enjoy karena sudah terbiasa dan sangat memudahkan. Siswa juga senang dan menjadi ketagihan karena mau ngerjain PR tinggal buka gadget seperti main sosial media.”

Stefanie Denisa Sonya Mayangsukma, Kelas 12 IPS 2, salah satu siswa yang mengikuti proses Ujian Akhir Sekolah melalui Quipper School di SMA Ignatius Slamet Riyadi juga mengaku bahwa Ujian dirasakan jadi lebih menyenangkan dan terkesan tidak terlalu kaku seperti dulu yang harus berhadapan dengan kertas.

 

Titik Terang Dunia Pendidikan di Indonesia

Tidak hanya penggunaan LMS, namun pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan di Indonesia saat ini tercatat menduduki peringkat teratas. Dilansir dari bbc.com, pelajar Indonesia merupakan yang paling aktif dalam penggunaan teknologi untuk media sosial dan juga pendidikan. Hal ini mengindikasi bahwa ternyata selain aktif di sosial media, pelajar Indonesia juga masih peduli dengan pendidikannya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh organisasi pendidikan terkemuka Cambridge International, 40% pelajar Indonesia menggunakan teknologi di ruang kelas lebih dari banyak negara lain. Sedangkan Indonesia menempati posisi kedua dalam penggunaan komputer desktop (54%), setelah Amerika Serikat. Kemudian, sebanyak lebih dari dua pertiga siswa Indonesia (67%) menggunakan ponsel pintar di kelas

Akankah hal tersebut menjadi pertanda bahwa titik terang dunia pendidikan di Indonesia kini semakin terlihat nyata?

Tri Nuraini selaku Head of PR and Marketing Quipper Indonesia mengatakan, “sebagai perusahaan edukasi teknologi, kami berkomitmen untuk memajukan pendidikan Indonesia lewat ragam layanan Quipper baik melalui LMS, video learning, hingga konsultasi online. Saya percaya semakin banyak perusahaan edtech hadir, maka semakin besar pula peluang bagi pendidikan Indonesia untuk maju.”

Peningkatan tren penggunaan teknologi untuk pendidikan di kalangan pelajar, guru dan sekolah diharapkan dapat menjadi sebuah langkah baru untuk menyongsong pendidikan yang lebih baik bagi Indonesia.

 

Tentang Quipper

Quipper adalah perusahaan teknologi pendidikan yang memiliki misi untuk membawa pendidikan terbaik ke seluruh pelosok dunia dan berkomitmen untuk menjadi bagian ekosistem pendidikan di Indonesia. Quipper bertujuan untuk menyediakan, memperbaiki, dan mendistribusikan pendidikan berkualitas melalui teknologi untuk menciptakan dunia dimana setiap anak diberi kesempatan yang sama untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan. Layanan Quipper, termasuk Quipper School, Quipper Video dan Quipper Campus, membantu siswa mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa batasan dan memberdayakan pendidik untuk menyebarkan pengetahuan. Saat ini layanan Quipper telah digunakan oleh lebih dari 5 juta siswa dan 350.000 guru di seluruh Indonesia. Info lebih lanjut mengenai Quipper Indonesia dapat dilihat melalui laman www.quipper.com.

 

Media Kontak

Quipper Indonesia

Ike Yuningsih – Public Relations Lead

ike.yuningsih@quipper.com

+62 295 33314



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang