Quipperian, hal pertama yang harus kalian lakukan ketika diterima di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) adalah bersyukur. Akhirnya segala usaha yang kamu lakukan berbuah manis, kamu juga patut berbangga dan berterima kasih kepada orang-orang yang sudah memberi support sampai kamu berhasil. Selanjutnya, hal penting yang harus kamu pikirkan adalah pemilihan tempat indekos atau kontrakan di sekitar lingkungan kampus UIN SGD. Hal ini harus menjadi prioritas utama buat kamu yang bertempat tinggal jauh dari kampus atau calon mahasiswa yang berasal dari luar daerah.
Nah, kali ini Quipper Video Blog akan memberikan kamu informasi seputar akomodasi di UIN SGD. Ini dia ulasannya, yuk disimak!
Sekilas tentang Asrama Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD
Ma’had Al-Jami’ah merupakan pesantren kampus yang ditujukan kepada calon mahasiswa baru, khususnya santri perempuan untuk mendapatkan pembinaan dalam pengembangan ilmu keagamaan dan kebahasaan, serta penanaman dan pelestarian tradisi spiritualitas keagamaan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan visi UIN SGD, yaitu mencetak generasi penerus yang unggul dan kompetitif di bingkai dengan akhlak karimah.
Setiap tahunnya, Ma’had Al-Jami’ah membuka kesempatan pendaftaran kepada calon mahasiswi baru untuk menempati asrama ini selama satu tahun. Adapun jumlah santri yang diterima di asrama ini sekitar 120 orang, tergantung pada kebijakan Ma’had Al-Jami’ah. Pada tahun 2016 kemarin, santri yang diterima berjumlah 144 orang dari 260 pendaftar.
Bagi kamu yang berminat tinggal di asrama ini, pastikan kamu siap segala hal terutama mental kamu, Quipperian. Di asrama ini akan digunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai komunikasi utama sehari-hari. Selain mengikuti proses seleksi, kemampuan kamu dalam ilmu agama Islam dan bahasa yang menjadi prioritas utama untuk bisa diterima sebagai santri di Ma’had Al-Jami’ah.
Persyaratan administratif sebagai santri putri di Ma’had Al-Jami’ah yaitu:
- Mengisi formulir dan melampirkan surat pernyataan kesanggupan.
- Menyerahkan foto berwarna 2×3 dan 3×4 masing-masing 3 buah.
- Membayar biaya administrasi sebesar Rp2.800.000 per tahun.
- Satu buah materai 6.000.
- Menyerahkan copy resi pembayaran.
Mengenai fasilitas yang disediakan oleh pihak Ma’had Al-Jamiah, di antaranya tempat tidur, meja dan kursi belajar, lemari pakaian, kasur, bantal, sprei, selimut, buku mata kuliah dan buku santri, dispenser, serta mesin cuci.
Sebagai santri Ma’had Al-Jami’ah kamu akan mendapatkan ilmu dan pembinaan dengan sangat baik guna menunjang pengetahuan dan soft skill kamu, Quipperian. Sudah banyak santri berprestasi yang terlahir dari asrama ini. Kokom dan Tsani misalnya, Kokom Komariah sebagai Harapan 2 MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat dan Tsani Liziah sebagai Finalis Da’i Muda pilihan ANTV 2012.
Untuk bisa bergabung di Ma’had Al-Jami’ah, informasi pendaftaran dan sebagainya kamu bisa berkunjung ke sekretariat Ma’had Al-Jami’ah di UIN SGD atau bisa follow akun IG di @mahadaljamiah.
Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid
Pondok Ar-Raaid merupakan tempat kosan bertingkat yang didesain dengan model pesantren dan mengadaptasi sistem asrama yang terdapat di kampus UIN SGD. Pondok Ar-Raaid didirikan oleh Ustadzah Euis Susilawati pada tahun 2012. Lokasi pondok ini tidak jauh dari UIN SGD. Tujuan pendirian pondok ini ialah untuk memudahkan para mahasiswa dalam mengikuti sistem pembelajaran di kampus. Jumlah santri yang tergabung saat ini berjumlah 120 orang.
Di sini kamu akan mendapatkan pembekalan materi yang berguna dalam menambah ilmu pengetahuan agama Islam seperti belajar kitab kuning, bahasa Arab, bahasa Inggris, Tahfidz, Muhadoroh, dan keterampilan lainnya. Materi tersebut akan dibawakan oleh para dosen yang berkompeten di bidangnya. Jadwal belajar selama di pondok ini berlangsung dari ba’da Maghrib sampai pukul 21.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada ba’da Subuh dengan materi tahfidz.
Fasilitas yang tersedia di sini cukup memadai, selain itu keamanan dan disiplin terhadap waktu sangat terjaga. Batas toleransi waktu pulang adalah sampai pukul 22.00 WIB. Tentunya kamu harus melapor dan mendapatkan izin lebih dahulu dari pihak pondok jika ada sesuatu, semisal berupa jam tambahan di luar aktivitas kampus.
Bagi kamu yang berminat bisa langsung berkunjung ke Pondok Ar-Raaid di Jalan A.H. Nasution Kp. Cisalatri RT.05/RW.05, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
Info Kos di Sekitar UIN SGD
Selain pondok pesantren, di lingkungan kampus UIN SGD juga terdapat banyak rumah kos yang disewakan. Kamu berasal dari luar kota? Jangan khawatir tersesat, simak saja informasi di bawah ini ya.
- Lokasi rumah kos yang pertama terletak di Jalan Panyawungan RT.005/RW.02, Kampung Kara Bojong Melati, Cileunyi Wetan, Cileunyi, Bandung. Harga sewa kos yang ditawarkan berkisar Rp450.000 per bulan. Ukuran tempat kos sekitar 3m x5m. Lokasi sangat strategis karena berdekatan dengan Polsek Cileunyi, minimarket, pintu tol Cileunyi, Rumah Sakit AMC Cileunyi, dan pasar sehat Cileunyi. Fasilitas yang ditawarkan di tempat kos ini di antaranya kamar mandi pribadi, gratis listrik dan air, tersedia parkir mobil dan motor, tempat mencuci dan menjemur. Info selengkapnya kamu bisa menghubungi Pak Ihsan (08156148165) atau Ibu Ayu (0817223029).
- Lokasi rumah kos berikutnya terletak di Jalan Perum Cibiru Asri Blok C 20, Cibiru Wetan, Cileunyi, Bandung. Harga sewa kos berkisar Rp400.000 per bulan atau 4.500.000 per tahun. Kos ini terdiri dari dua hunian, yaitu kos khusus putra dan kos khusus putri. Setiap kos maksimal terdiri 6 orang. Adapun fasilitas yang tersedia yaitu kasur, lemari, dapur, kamar mandi di dalam, ruang tamu dan TV. Info selengkapnya kamu bisa menghubungi ke nomor berikut ini 082117330200 / 089696297515.
Quipperian, itulah beberapa informasi akomodasi yang bisa kamu pilih dan kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Sudah tidak khawatir lagi kan tentang tempat tinggal? Keep reading Quipper Video Blog for other information, Quipperian!
Penulis : Muhamad Handar