Home » Quipper Campus » Campus Entrance » Ini Daftar Ujian Mandiri di PTN Populer di Indonesia!

Ini Daftar Ujian Mandiri di PTN Populer di Indonesia!

Quipperian, untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ada beberapa cara. Kalau memang kamu belum lulus SBMPTN, nggak usah khawatir karena masih ada rentetan daftar ujian mandiri di PTN populer di Indonesia, nih.

Kali ini Quipper Video Blog akan membahas salah satu jalur masuk PTN, yakni Ujian Mandiri (UM). Setiap kampus punya kebijakan dan syarat masing-masing untuk masuk. Ada yang mengadakan ujian mandiri, ada pula yang tidak.

Maka, supaya kamu nggak galau dan pusing mencari kampus mana yang punya ujian mandiri, kali ini Quipper Video Blog mau memberikan kamu daftar Ujian mandiri di PTN populer di Indonesia. Kampus mana saja sih yang punya jalur UM dan seperti apa syarat-syaratnya? Yuk, langsung simak ulasan Quipper Video Blog tentang daftar ujian mandiri di PTN populer di Indonesia di bawah ini.

1. Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada – UTUL UGM

Logo Universitas Gadjah Mada (https://www.ugm.ac.id/)

Daftar ujian mandiri di PTN pertama yang akan Quipper Video Blog bahas adalah dari UGM alias Universitas Gadjah Mada. UM di Universitas Gadjah Mada (UGM) dikenal juga dengan nama Ujian Tulis UGM atau UTUL UGM. Seperti namanya, ketika mengikuti UTUL, kamu harus mengerjakan serangkaian ujian tertulis. Ada tiga jenis kelompok UTUL yang akan kamu hadapi, yakni ujian tertulis kelompok Sains dan Teknologi (Sainstek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran (Sainstek dan Soshum).

Untuk mengikutinya, tentu kamu harus sudah lulus sekolah tingkat SMA sederajat, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Lalu, kamu diharapkan memiliki kesehatan yang memadai agar dapat mengikuti rangkaian UTUL.

Kamu pun harus sudah memiliki ijazah SMA untuk lulusan 2017 dan 2016. Bagi kamu yang lulus tahun 2018, kamu harus melampirkan Surat Keterangan Lulus (SKL) Pendidikan Menengah yang sekurang-kurangnya memiliki informasi jati diri dan foto terbarumu disertai cap sekolah yang sah.

Untuk prosedurnya, kamu harus mendaftarkan diri di link ini. Lalu, kamu harus memilih tiga program studi (prodi) pada program sarjana dan/atau program diploma. Setelah itu, kamu wajib mengisi biodata dan mengunggah segala dokumen persyaratannya. Jangan lupa, kamu harus membayar biaya pendaftarannya. Setelah berhasil mendaftar dan melakukan pembayaran, kamu harus mencetak bukti pendaftaran online dan mencetak kartu peserta ujian.

2. Seleksi Masuk UI – SIMAK UI

Daftar ujian mandiri di PTN populer selanjutnya adalah UI. Bagi Quipperian yang ingin masuk Universitas Indonesia (UI) melalui jalur mandiri, kalian harus mengikuti SIMAK UI (Seleksi Masuk UI). Dengan mendaftar SIMAK UI, nantinya kamu diwajibkan mengikuti ujian masuknya.

Materi ujian masuk di SIMAK UI di antaranya Kemampuan Dasar (KD), Kemampuan IPA (KA), dan Kemampuan IPS (KS). Bagi kamu yang memilih program studi rumpun Sainstek maka kamu diwajibkan mengikuti ujian KD dan KA, sedangkan untuk program studi Soshum maka akan menghadapi KD dan KS. Dan, bagi kamu ingin mencoba mengambil program studi Sainstek dan Soshum dalam pilihanmu maka kamu bisa mengikuti pilihan ujian IPC yang soalnya mencakup KD, KA, dan KS.

Untuk mendaftarkan diri, kamu cukup mengakses laman Penerimaan UI dan membuat akun pendaftaran. Setelah itu, kamu harus mengunggah foto berwarna ukuran 4×6 dan mengisi formulir pendaftaran. Saat melakukan pendaftaran, jangan lupa untuk mengunggah berkas-berkas prasyaratnya.

Berkas-berkas itu di antaranya, salinan atau scan ijazah yang sudah dilegalisir dan transkrip nilai rapor yang sudah dilegalisir. Kemudian, kamu harus membayar biaya pendaftaran yang akan kamu ketahui pada laman pendaftaran.

Pasca melakukan itu semua, kamu tinggal mencetak kartu ujian dan mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian. Saat ujian, usahakan kartu ujianmu jangan sampai rusak.

3. Program Kemitraan dan Mandiri Institut Teknologi Sepuluh Nopember – PKM ITS

Logo Institut Teknologi Sepuluh Nopember (https://www.its.ac.id/)

Nah, daftar ujian mandiri di PTN populer yang ketiga adalah ITS atau Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Di ITS, ujian mandirinya disebut sebagai Program Kemitraan dan Mandiri (PKM). Tujuan diadakannya PKM tersebut ialah untuk menjaring calon mahasiswa berkualitas dan meningkatkan kerjasama dan pemerataan kesempatan kuliah di ITS.

PKM ITS terbagi menjadi dua jenis, yakni Program Kemitraan dan Program Mandiri. Program Kemitraan diperuntukkan untuk siswa SMA sederajat yang merupakan utusan dari instansi mitra, seperti perusahaan, pemerintah daerah, dan lain sebagainya. Sedangkan, Program Mandiri merupakan program penerimaan yang diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat dari kalangan masyarakat umum.

Mekanisme seleksi masuk jalur PKM tidak menggunakan tes. Mekanismenya didasarkan pada nilai/skor yang diperoleh dalam ujian SBMPTN Tahun 2018 Kelompok Ujian Sainstek atau Campuran, dan Soshum (khusus untuk Program Studi Manajemen Bisnis). Untuk detail informasinya, kamu bisa cek di laman resmi penerimaan ITS di sini.

Syarat utama mengikuti PKM ITS adalah sudah mengikuti SBMPTN tahun 2018, baik pada kelompok Sainstek, Soshum, ataupun Campuran. Sedangkan, untuk syarat khususnya, kamu diwajibkan memiliki standar kompetensi tertentu.

Misalnya, di Fakultas Ilmu Alam (FIA) ITS pada Program Studi Kimia, Fisika, dan Biologi diwajibkan memiliki penglihatan yang baik dan mampu membedakan warna sehingga tidak mengganggu proses belajar. Untuk detailnya, kamu harus rajin menanyakan kepada pihak ITS secara langsung.

Untuk pendaftaran, kamu bisa mendaftar di sini. Lalu, kamu diwajibkan membuat akun, Kode Akses Pendaftaran (KAP), Pin Pendaftaran, dan Kode Pembayaran. Ketiganya itu wajib kamu ingat sebab berhubungan dengan keberlanjutan pendaftaran kepada fase PKM ITS selanjutnya. Ada baiknya, sebelum mendaftar, kamu cari informasi lebih detailnya di laman resmi ITS agar tidak terjadi kesalahan saat mendaftar.

4. Ujian Mandiri Universitas Diponegoro – UM UNDIP

Logo Universitas Diponegoro (https://id.wikipedia.org/)

Kalau kamu ingin masuk Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang melalui jalur UM, maka kamu harus bersiap. Sebab, UM UNDIP akan diadakan pada 16 Mei-5 Juli 2018 mendatang. Catat baik-baik tanggal itu jangan sampai lupa ya, Quipperian.

Persyaratannya tidak jauh berbeda dengan UM dari PTN lainnya, yakni siswa lulusan SMA sederajat tahun 2016, 2017, dan 2018, atau ujian penyetaraan (Paket C). Lalu, untuk beberapa program studi, kamu diwajibkan memiliki kesehatan fisik dan tidak buta warna.

Syarat lain yang harus kamu persiapkan ialah fotokopi ijazah atau SK, kartu identitas, dan kartu ujian. Untuk mendapatkan kartu ujian, kamu perlu melakukan pendaftaran di laman resmi UM UNDIP. Lebih detail tata caranya, kamu bisa klik di sini.

Nantinya, kamu akan menghadapi dua macam kelompok soal, yakni Sainstek dan Soshum. Pilihan kelompok soal itu akan ditentukan oleh pilihan program studimu di UNDIP. Setelah memilih program studinya, kamu harus mencetak kartu ujian dan menyiapkan diri untuk menghadapi ujian tulis.

Ujian tulis tersebut akan diadakan pada tanggal 14 Juli 2018. Lokasinya, tentunya di kampus UNDIP Semarang. Selain di Kota Semarang, ada beberapa kota yang dipilih UNDIP sebagai lokasi UM-nya, yakni:

  1. Jepara
  2. Yogyakarta
  3. Jakarta
  4. Bekasi
  5. Tangerang
  6. Cibubur
  7. Bandung
  8. Surabaya
  9. Medan
  10. Pekanbaru
  11. Palembang
  12. Banjarbaru
  13. Batam
  14. Bandar Lampung
  15. Balikpapan
  16. Denpasar
  17. Makasar
  18. Padang

Biar kamu tidak salah informasi, ada baiknya sering-sering buka laman UM UNDIP. Sebab, informasinya terbaru akan selalu di-update di laman tersebut.

5. Seleksi Masuk Universitas Brawijaya – SELMA UB

Logo Universitas Brawijaya (https://ub.ac.id/)

Universitas Brawijaya (UB) juga memiliki UM yang disebut dengan Seleksi Masuk (SELMA UB). Sama halnya dengan PKM ITS, kamu tidak perlu mengikuti ujian dalam bentuk apapun. Syaratnya, kamu hanya perlu sudah pernah mengikuti SBMPTN 2018.

Sebab, seleksi SELMA UB didasarkan nilai atau skor hasil SBMPTN 2018. Nantinya, kamu langsung akan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni Kelompok Sainstek, Kelompok Soshum, dan Kelompok Campuran. Pengelompokkan itu bergantung kepada pilihan kelompok ujian saat SBMPTN 2018.

Adapun, syarat mutlak untuk mengikuti SELMA UB ialah kamu sudah lulus SMA sederajat. Bagi lulusan 2016 dan 2017, kamu harus sudah memiliki ijazah. Sedangkan, untuk lulusan 2018 dan lulusan Paket C, harus sudah memiliki SKL dengan sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru disertai cap yang sah. Lalu, kamu diwajibkan memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses SELMA UB.

Saat proses SELMA UB, kamu hanya diperbolehkan memilih dua program studi. Jadi, pilihlah dengan bijak. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa klik di sini.


Itulah daftar Ujian Mandiri di PTN populer di Indonesia. Kalau kamu ingin terus update mengenai informasi apapun terkait SBMPTN, SNMPTN, atau UM di berbagai PTN di Indonesia, kamu bisa pantengin Quipper Video Blog. Tentunya, Quipper Video Blog akan selalu berupaya memberikan informasi terbaru untuk Quipperian sekalian. So, jangan sampai kendor ya semangatnya. Yuk, semangat!

Sumber:

Penulis: Muhammad Khairil

Lainya untuk Anda