Info Penting Seputar Ujian Mandiri Unsoed 2020

Info Penting Seputar Ujian Mandiri Unsoed 2020
Foto: freepik.com

Quipperian, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang membuka jalur masuk mandiri. Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi mahasiswa di kampus tersebut kiranya wajib membaca artikel ini. 

Sebab, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai ujian mandiri Unsoed yang disebut sebagai Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri. Yuk, langsung aja disimak artikelnya biar kamu well informed mengenai jalur SPMB Mandiri Unsoed!

Apa Itu Ujian Mandiri Unsoed?

Foto: unsplash.com

Hal pertama yang harus kamu ketahui perihal SPMB Mandiri Unsoed ialah jalur tersebut merupakan salah satu sarana yang diberikan oleh Unsoed untuk calon mahasiswa berkuliah di PTN tersebut. Jalur mandiri ini sudah dilaksanakan sejak 2019.

Ada dua jenis jalur SPMB Mandiri Unsoed yang bisa kamu ikuti. Kedua jalur tersebut ialah SPMB Mandiri UTBK dan SPMB Mandiri Non UTBK. 

  • SPMB Mandiri UTBK: seleksi penerimaan mahasiswa dengan menggunakan nilai UTBK dan Tes Tertulis Wawasan Kebangsaan (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945, dan Bahasa Indonesia). Jalur ini diberikan bagi pendaftar Program Sarjana (Kelas Reguler dan Kelas Internasional) dan Program Diploma.
  • SPMB Mandiri Non UTBK: seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat Tes Tertulis yang terdiri dari Tes Kompetensi Akademik (TKA Saintek:  Matematika saintek, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi atau TKA Soshum (Matematika soshum, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sejarah, Geografi) serta Tes Wawasan Kebangsaan (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 dan Bahasa Indonesia). Jalur ini diberikan bagi pendaftar Program Sarjana (Kelas Internasional) dan Program Diploma.

Hal yang perlu kamu ketahui ialah kamu boleh mendaftar di dua jalur tersebut dengan melakukan pendaftaran pada masing-masing jalur dengan ketentuan yang berlaku. 

Selain itu, Unsoed juga mempertimbangkan prestasi akademik dan non-akademik (olahraga, seni, hingga keagamaan) sebagai bagian dari proses penerimaanmu melalui jalur mandiri itu.

Adapun, prestasi yang diperhitungkan adalah prestasi dari kegiatan perlombaan pada tingkat Kabupaten, Regional, Nasional dan Internasional. So, buat kamu yang berprestasi maka kamu berkesempatan besar dipertimbangkan masuk Unsoed.

Persyaratan dan Jatah Pemilihan Program Studi

Foto: unsplash.com

Untuk persyaratannya, secara umum tidak jauh berbeda dengan penerimaan jalur mandiri PTN-PTN lainnya. Pastinya, kamu harus lulusan SMA/K tahun 2018, 2019, dan 2020. Sedangkan persyaratan lanjutannya, tiap jalur SPMB Mandiri Unsoed berbeda. 

Untuk jalur SPMB Mandiri UTBK, kamu diwajibkan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Lalu, kamu harus belum diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Lalu, kamu wajib mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945 dan Bahasa Indonesia).

Bila kamu memilih jalur SPMB Mandiri UTBK, maka kamu dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 4 program studi, yakni 2 program studi sarjana (kelas reguler dan/atau kelas internasional) dan 2 program studi diploma. 

Bagi kamu yang memiliki nilai UTBK Saintek maka kamu dapat memilih program studi kelompok Sanitek. Lalu, bagi kamu dengan nilai UTBK Soshum maka kamu dapat memilih program studi kelompok Soshum. 

Dan, bagi kamu yang saat UTBK memilih kelompok campuran, maka kamu bisa memilih program studi dari Saintek dan Soshum. Perlu diingat ya Quipperian, urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan program studimu.

Lalu, untuk jalur SPMB Mandiri Non UTBK, hal paling utama harus lulus SMA/K sederajat. Nantinya, kamu wajib mengikuti Tes Potensi Akademik (TKA Saintek:  Matematika saintek, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi atau TKA Soshum (Matematika soshum, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sejarah, Geografi) dan Test Wawasan Kebangsaan (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945, dan Bahasa Indonesia).

Pada pelaksanaan tes jalur SPMB Mandiri Non UTBK, kamu dapat memilih tiga pilihan tes yakni Saintek, Soshum, dan Campuran. Kamu dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 4 program studi, yakni 2 program studi S1 (termasuk kelas internasional) dan 2 program studi diploma. 

Sama halnya dengan jalur SPMB Mandiri UTBK, urutan pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan program studimu.

Untuk pilihan program studi kedua jalur tersebut, terdapat 24 program studi yang bisa dipilih bila mengambil Kelompok Saintek dan ada 15 program studi yang bisa dipilih bila mengambil Kelompok Soshum. Berikut daftarnya:

Prodi Kelompok Saintek:

  1. Agroteknologi (Akreditasi A)
  2. Agribisnis (Akreditasi A)
  3. Teknik Pertanian (Akreditasi A)
  4. Ilmu & Teknologi Pangan (Akreditasi B)
  5. Biologi (Akreditasi A) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  6. Peternakan (Akreditasi A)
  7. Pendidikan Dokter (Akreditasi A)
  8. Pendidikan Dokter Gigi (Akreditasi B)
  9. Teknik Elektro (Akreditasi B)
  10. Teknik Sipil (Akreditasi B)
  11. Teknik Informatika (Akreditasi B)
  12. Teknik Geologi (Akreditasi B)
  13. Teknik Industri ( Akreditasi C)
  14. Ilmu Keperawatan (Akreditasi B) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  15. Kesehatan Masyarakat (Akreditasi B)
  16. Farmasi (Akreditasi B)
  17. Ilmu Gizi (Akreditasi A)
  18. Pendidikan Jasmani, Kesehatan & Rekreasi (Akreditasi C)
  19. Kimia (Akreditasi B)
  20. Matematika (Akreditasi B)
  21. Fisika (Akreditasi B)
  22. Manajemen Sumberdaya Perairan (Akreditasi A)
  23. Budidaya Perairan (Akreditasi A)
  24. Ilmu Kelautan (Akreditasi A)

Program Studi Kelompok Soshum:

  1. Ekonomi Pembangunan (Akreditasi A) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  2. Manajemen (Akreditasi A) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  3. Akuntansi (Akreditasi A) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  4. Pendidikan Ekonomi (Akreditasi B)
  5. Ilmu Hukum (Akreditasi A) Kelas Reguler dan Kelas Internasional
  6. Sosiologi (Akreditasi A)
  7. Ilmu Administrasi Negara (Akreditasi A)
  8. Ilmu Komunikasi (Akreditasi A)
  9. Ilmu Politik (Akreditasi A)
  10. Hubungan Internasional (Akreditasi A)
  11. Sastra Indonesia (Akreditasi A)
  12. Sastra Inggris (Akreditasi A)
  13. Sastra Jepang (Akreditasi B)
  14. Pendidikan Bahasa Indonesia (Akreditasi B)
  15. Pendidikan Bahasa Inggris (Akreditasi B)

Adapun, mengacu kepada pelaksanaan tahun 2019, untuk mengikuti SPMB Mandiri tersebut dikenakan biaya sebesar Rp225 ribu untuk kelompok Saintek atau Soshum. Kalau kamu kelompok Campuran, maka dikenakan biaya sebesar Rp250 ribu.

Alur Pendaftaran Ujian Mandiri Unsoed

Foto: unsplash.com

Untuk alur pendaftarannya, kamu harus mengikutinya dengan tata alurnya ya Quipperian. Adapun, berikut infografik urutan pendaftaran berasal dari laman resmi Unsoed:

Biaya Kuliah di Unsoed

Foto: pixabay.com

Biaya kuliah tiap program studi bervariatif di Unsoed. Hal yang perlu ialah Unsoed mengadopsi sistem Uang Kuliah Tunggal atau UKT. Besarannya terbagi menjadi tujuh kelompok metode pembayarannya. 

Kisaran biaya kuliah di Unsoed berbeda-beda tiap program studinya. Namun, lumrahnya di kisaran Rp6 jutaan hingga Rp9 jutaan, bergantung program studinya. Untuk beberapa program studi ada yang lebih dari itu. 

Demikian pembahasan mengenai Ujian Mandiri Unsoed atau SPMB Mandiri Unsoed. Semoga dengan informasi ini kamu bisa lebih terinformasikan mengenai jalur masuk mandiri di Unsoed. 

Hingga tulisan ini diterbitkan, belum ada informasi terbaru perihal SPMB Mandiri Unsoed. Makanya, kamu harus selalu ikuti perkembangan informasinya di situs web terkait, ya!

Penulis: Muhammad Khairil



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang