Info Penting tentang Ujian Mandiri ITB 2020

Info Penting tentang Ujian Mandiri ITB 2020
Foto: freepik.com

Menjadi salah seorang mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) mungkin merupakan impian kamu Quipperian. Apalagi, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut termasuk salah satu kampus beken dan berprestasi di Indonesia.

Berkaitan dengan itu, pada artikel kali ini akan membahas Seleksi Mandiri (SM) ITB 2020. Melalui informasi dalam artikel ini, harapannya kamu bisa lebih mempersiapkan diri. Langsung saja, yuk, baca pembahasannya!

Apa Itu Ujian Mandiri ITB?

Foto: unsplash.com

Ujian Mandiri ITB atau dikenal dengan SM ITB merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru ITB selain Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). 

Melalui jalur SM tersebut, ITB membuka peluang bagi calon mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia untuk menjadi mahasiswa di kampus yang berlokasi di Kota Bandung tersebut.

Pelaksanaan SM ITB memiliki prinsip pelaksanaannya, yakni diprioritaskan bagi calon mahasiswa yang belum diterima melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, atau seleksi Kelas Internasional ITB tahun 2020. 

SM ITB 2020 dilakukan untuk penerimaan mahasiswa pada semua Fakultas atau Sekolah di ITB. Penyelenggaraan SM-ITB didasarkan nantinya akan melalui proses evaluasi yang terkait dengan:

    1. Bagi pendaftar ke Fakultas/Sekolah selain FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain), dibutuhkan hasil UTBK, nilai rapor, dan kriteria lain.
    2. Bagi pendaftar ke RFSD, dibutuhkan hasil UTBK, nilai rapor, dan kriteria lain.

Persyaratan

Foto: unsplash.com

Supaya bisa mengikuti Ujian Mandiri ITB, ada beberapa persyaratan yang harus kamu ketahui. Kamu harus lulusan SMA/K sederajat yang memiliki nilai rapor lengkap semester 1 sampai dengan semester 6 dan sekolah memiliki track record di SBMPTN. 

Nilai rapor itu nantinya akan diminta untuk diunggah saat mendaftar. Untuk lulusan tahun 2018 dan 2019 dapat mendaftar SM-ITB asalkan memiliki nilai UTBK SBMPTN 2020.

Kamu memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan sudah memiliki nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN 2020. 

Untuk dapat mengikuti SM ITB, pastinya kamu tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Kelas Internasional ITB tahun 2020. Khusus untuk pendaftar ke FSRD, mengikuti Tes Keterampilan.

Lalu, tidak buta warna, baik buta warna total maupun parsial untuk peminat di:

  1. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
  2. Sekolah Farmasi (SF)
  3. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa dan Kampus Cirebon
  4. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa dan Kampus Cirebon
  5. Program Studi Kimia (FMIPA)
  6. Program Studi Teknologi Pasca Panen (SITH) – Program Rekayasa
  7. Program Studi Teknik Geologi (FITB) – Kampus Ganesa
  8. Program Studi Teknik Kimia (FTI) – Kampus Ganesa

Alur Pendaftaran Ujian Mandiri ITB

Foto: unsplash.com

Hal pertama yang harus kamu lakukan bila ingin melakukan pendaftaran ialah masuk ke laman USM ITB. Lalu, kamu harus mendaftarkan diri dengan sesuai dengan data diri asli. Mulai dari nama lengkap sesuai akta kelahiran, tempat tanggal lahir, NISN, NPSN, serta alamat surel atau email aktif.

Setelah itu, ITB akan menyampaikan nomor peserta SM ITB 2019 dan password ke alamat email masing-masing calon peserta. Kamu hanya diperkenankan memiliki satu akun pendaftaran SM ITB 2020.

Setelah memiliki akun, kamu harus mengisi data diri dan data asal sekolah dengan sebenar-benarnya. Lalu, kamu harus mengisi nilai rapor dan mengunggah hasil scan rapor semester 1 sampai dengan semester 6. Nilai rapor yang diisikan dan diunggah adalah nilai pengetahuan/kognitif, pada skala 100. 

Hasil scan rapor semester 1 sampai dengan semester 6 diunggah dalam 1 file format pdf, dengan ukuran maksimum 5 Mb. Bila terdapat lebih dari 1 nilai Matematika atau lebih dari 1 nilai Bahasa Inggris dalam semester yang sama, silakan gunakan nilai mata pelajaran wajib.

Kamu juga harus mengisi nomor peserta dan nilai UTBK SBMPTN 2020 serta mengunggah sertifikat UTBK SBMPTN 2020. Kelompok uji dan sertifikat UTBK yang diunggah harus sesuai dengan ketentuan mengenai Fakultas/Sekolah/Program Studi yang akan dipilih calon peserta. 

Bila calon peserta memiliki lebih dari 1 sertifikat UTBK, silakan dipilih sendiri sertifikat UTBK yang akan diunggah dan diisikan nilainya. Kamu cuma boleh upload 1 sertifikat UTBK saja dalam format pdf. Bila calon mahasiswa mendaftarkan diri sebagai peserta SBMPTN 2020, dapat mengisikan nomor peserta SBMPTN (opsional).

Setelah mengisi itu, kamu harus memilih Fakultas/Sekolah/Program Studi yang dituju di ITB, sesuai dengan jurusan asal sekolah dan kelompok UTBK SBMPTN 2020. Kamu bisa memilih maksimum 2 pilihan Fakultas/Sekolah/Program Studi pada pelaksanaan SM ITB 2020.

Kamu pun wajib mengunggah akta kelahiran asli dalam format pdf, mengunggah pas foto terbaru dengan latar merah atau biru dengan format jpg, dan bukti kelulusan. Adapun, bukti kelulusan bagi lulusan tahun 2018 dan 2019, mengunggah hasil scan Ijazah asli, dalam format pdf, maksimum 1 Mb. 

Sedangkan, bagi lulusan tahun 2020, mengunggah hasil scan Surat Keterangan Lulus Sementara/Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang dilengkapi foto calon peserta (cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah harus mengenai foto calon peserta SM ITB 2020) dalam format pdf, maksimum 1 Mb.

Untuk kamu yang berminat masuk di sepuluh fakultas atau sekolah ITB yang mewajibkan tidak boleh buta warna, maka kamu harus menyertai  Surat Keterangan Bebas Buta Warna (total dan parsial) dari Dokter Spesialis Mata (Surat Keterangan Bebas Buta Warna dari Dokter Umum/Non Spesialis Mata tidak dapat digunakan).

Kemudian, kamu diwajibkan membayar biaya seleksi ke nomor rekening virtual yang tercantum di laman pendaftaran masing-masing calon peserta. Adapun, ketentuan mengenai biaya seleksi yang harus dilunasi adalah sebagai berikut:

  1. Harga pendaftar ke Fakultas atau Sekolah selain FSRD sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah). 
  2. Harga pendaftar ke FSRD sebesar Rp150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah). Biaya ini termasuk untuk Tes Keterampilan. 
  3. Bagi calon peserta yang merupakan pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, harus mengunggah hasil scan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah (mencantumkan Nomor Peserta KIP) yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial RI. Setelah mengunggah file hasil scan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, mohon menunggu sekitar 2 hari sebelum kembali login untuk melanjutkan proses pendaftaran Peserta SM ITB 2020.

Setelah melakukan pembayaran, kamu harus melakukan finalisasi pendaftaran, yakni mengisi data ekonomi, dan pencetakan Kartu Peserta SM ITB 2020. Setelah finalisasi dilakukan, peserta tidak dapat melakukan perubahan/perbaikan data untuk alasan apa pun. Untuk detail perihal alur pendaftarannya, kamu bisa cek di laman resmi pendaftaran SM ITB 2020.

Jadwal Pendaftaran

Foto: unsplash.com

Untuk jadwal pendaftaran SM ITB 2020, sementara ini masih tercatat masa pendaftaran peserta SM ITB 2020, yakni 1-30 Juli 2020. Untuk jadwal lainnya, pihak ITB belum memberikan pengumumannya. Hal itu dipengaruhi kondisi wabah COVID-19.

Biaya Pendidikan

Foto: unsplash.com

Untuk biaya pendidikan, tiap program studi pastinya memiliki jangkauan biaya pendidikan berbeda-beda. Akan tetapi, menurut hasil penelusuran Quipper Campus, biaya kuliah di ITB kisaran Rp10 juta per semesternya. Selain itu, dengan diberlakukannya sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) di ITB, maka semenjak tahun 2013 sudah tidak ada biaya uang pangkal.

Fakultas dan Sekolah di ITB

Foto: unsplash.com

Berbeda dengan PTN lainnya, ITB memiliki sejumlah fakultas dan sekolah tinggi di dalamnya. Berikut daftar fakultas dan sekolah tinggi yang bisa kamu pilih nantinya:

  1. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
  2. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  3. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
  4. Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  5. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
  6. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
  7. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
  8. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
  9. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)  
  10. Sekolah Farmasi (SF)  
  11. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
  12. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Bila kamu ingin mengetahui detail informasi program studi yang ada di fakultas dan sekolah tinggi itu, kamu bisa kunjungi link ini.

Demikianlah informasi penting mengenai Ujian Mandiri ITB 2020 yang harus kamu ketahui. Bila kamu memang ini kuliah di ITB, jangan pernah patah semangat untuk belajar. Yakin saja, usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Penulis: Muhammad Khairil



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang