Home » Quipper Campus » Campus Entrance » Biaya Kuliah Kedokteran Mahal? Cek Rincian dari 10 Universitas Berikut Ini!

Biaya Kuliah Kedokteran Mahal? Cek Rincian dari 10 Universitas Berikut Ini!

biaya kuliah kedokteran

Butuh banyak perjuangan untuk menjadi seorang dokter. Mengingat besarnya peran dan tanggung jawab yang akan diemban, sejak kuliah mahasiswa Jurusan Kedokteran akan berhadapan dengan jadwal yang padat dan waktu studi yang panjang. Meskipun begitu, prospek kerjanya tentu sangat menjanjikan. Itulah mengapa profesi dokter tetap menjadi salah satu profesi yang diimpikan banyak orang.

Yang perlu diperhatikan adalah perjuangan yang perlu dipersiapkan tidak hanya sebatas pada hal yang berhubungan dengan kegiatan perkuliahan, melainkan ada pula besaran uang yang tidak sedikit yang perlu dikeluarkan. Sudah menjadi rahasia umum kalau biaya kuliah kedokteran dikenal mahal. Apakah benar?

Agar kamu tidak salah informasi dan bisa melakukan persiapan yang matang, berikut adalah daftar biaya kuliah kedokteran terlengkap dan terbaru dari beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama di Indonesia.

Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran di PTN

Universitas Indonesia (UI)

Jurusan Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia memiliki akreditasi A dari BAN-PT. Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020, jumlah pendaftar di jurusan ini mencapai 1.253 orang, sementara daya tampungnya sebanyak 36 kursi saja.

Biaya kuliah untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur SBMPTN atau SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), merujuk pada besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester. UKT tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yakni Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) dan Biaya Operasional Pendidikan Pilihan (BOP-P).

BOP-B adalah penerapan UKT, yang memungkinkan mahasiswa membayar biaya pendidikan sesuai dengan kemampuan ekonomi orang tua atau wali. Sementara BOP-P adalah biaya pendidikan yang ditentukan sendiri oleh calon mahasiswa dengan besaran yang lebih besar dari BOP-B.

Berikut besaran BOP-B untuk Jurusan Kedokteran (Rumpun Saintek):

Kelas 1: 0 s.d Rp500.000
Kelas 2: Rp500.000-Rp1.000.000
Kelas 3: Rp1.000.000-Rp2.000.000
Kelas 4: Rp2.000.000-Rp4.000.000
Kelas 5: Rp4.000.000-Rp6.000.000
Kelas 6: Rp6.000.000-Rp7.500.000

Besaran BOP-P untuk Jurusan Kedokteran (Rumpun Saintek):

Kelas 1: Rp10.000.000
Kelas 2: Rp12.500.000
Kelas 3: Rp15.000.000
Kelas 4. Rp17.500.000
Kelas 5: Rp20.000.000

Di samping itu, kamu juga berkesempatan untuk kuliah Jurusan Kedokteran di UI melalui jalur Kelas Internasional. Adapun besaran biayanya mencakup BOP sebesar Rp51.700.000 per semester dan Uang Pangkal (UP) sebesar Rp111.100.000.

Jika kamu ingin melanjutkan pendidikan profesi, besaran BOP yang perlu dibayarkan adalah sebesar Rp11.000.000. Sementara untuk mengambil spesialisasi kedokteran, biaya yang diberlakukan mencakup BOP sebesar Rp16.500.000 dan UP terendah sebesar Rp24.200.000. Nominal BOP dan UP untuk masing-masing jurusan spesialisasi berbeda.

Seluruh informasi ini tertuang dalam Keputusan Rektor UI No 513/SK/R/UI/2020 tentang Tarif Uang Kuliah Tunggal Bagi Mahasiswa Program Sarjana (S1) Kelas Reguler Angkatan TA 2020/2021.

Universitas Airlangga (Unair)

Jumlah pendaftar SBMPTN 2020 di Jurusan Kedokteran Universitas Airlangga mencapai 1.291 orang, dengan jumlah daya tampung sebanyak 51 kursi. Adapun akreditasi dari BAN-PT untuk program studi di kampus ini adalah A.

Ada tiga kelompok biaya kuliah yang perlu dipersiapkan sesuai dengan jalur masuknya. Terdapat 4 kelompok UKT yang diterapkan jika mahasiswa diterima melalui jalur SNMPTN atau SBMPTN.

UKT 1: 0-Rp2.400.000
UKT 2: Rp10.000.000
UKT 3: Rp15.000.000
UKT 4: Rp25.000.000

Lalu, jika mahasiswa diterima melalui seleksi mandiri, besaran biaya kuliah yang wajib dipenuhi meliputi Uang Kuliah Semester (UKS) dengan nominal Rp15.000.000, dan Uang Kuliah Awal (UKA) Minimal sebesar Rp99.000.000. Kelompok ketiga adalah Jalur Mandiri Kemitraan, dengan besaran UKS sebesar Rp15.000.000 dengan UKA mencapai Rp300.000.000.

Universitas Diponegoro (Undip)

Sama seperti kampus sebelumnya, Jurusan Kedokteran Universitas Diponegoro juga telah terakreditasi A dari BAN-PT. Jumlah pendaftar pada SBMPTN 2020 di jurusan ini mencapai 1.676 orang, sementara kampus hanya menyediakan kuota sebanyak 25 kursi.

Terdapat dua sistem biaya kuliah yang diterapkan di Undip. Pertama adalah untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan SBUB atau Seleksi Bibit Unggul Berprestasi. Dan kedua adalah biaya yang diterapkan untuk mahasiswa yang diterima melalui seleksi mandiri.

Biaya kuliah per semester di Jurusan Kedokteran Undip jalur SNMPTN/SBMPTN/SBUB:

UKT Golongan 1: Rp500.000
UKT Golongan 2: Rp1.000.000
UKT Golongan 3: Rp5.000.000
UKT Golongan 4: Rp10.000.000
UKT Golongan 5: Rp14.000.000
UKT Golongan 6: Rp18.000.000
UKT Golongan 7: Rp20.000.000
UKT Golongan 8: Rp22.000.000

Sementara untuk jalur seleksi mandiri, mahasiswa juga diwajibkan untuk membayar Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), dengan ketentuan SPI Golongan 1 sebesar Rp200.000.000 dan SPI Golongan 2 sebesar Rp250.000.000. Seluruh ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Rektor Undip No 210/UN7.P/HK/2021 tentang Penetapan Besaran UKT dan SPI Program Sarjana/Diploma Undip Tahun 2021.

Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jurusan Kedokteran di UGM telah terakreditasi A dari BAN-PT. Adapun jumlah pendaftar SBMPTN 2020 di jurusan ini mencapai 1.585 siswa, dengan jumlah daya tampung yang disediakan sebanyak 44 kursi.

Seluruh mahasiswa yang masuk ke UGM akan dikenakan kewajiban pembayaran UKT yang dibagi dalam 8 kelompok, yang disesuaikan dengan kriteria penghasilan orang tua atau wali. Berikut adalah perincian biaya UKT di Jurusan Kedokteran:

UKT 1: Rp500.000
UKT 2: Rp1.000.000
UKT 3: Rp7.250.000
UKT 4: Rp10.875.000
UKT 5: Rp14.500.000
UKT 6: Rp18.125.000
UKT 7: Rp22.500.000
UKT 8: Rp26.000.000

Universitas Padjadjaran (Unpad)

Jurusan Pendidikan Dokter Unpad telah terakreditasi A dari BAN-PT. Pada SBMPTN 2020, jumlah mahasiswa yang mendaftar di jurusan ini mencapai 1.591 orang, dengan jumlah kuota yang dibuka sebanyak 63 orang.

Untuk bisa melanjutkan pendidikan di kampus ini, terdapat beberapa seleksi masuk yang bisa kamu lalui. Masing-masing seleksi akan mempengaruhi besaran biaya kuliah yang akan dikeluarkan.

Biaya kuliah untuk SNMPTN dan SBMPTN:

UKT Kelompok 1: Rp500.000
UKT Kelompok 2: Rp1.000.000
UKT Kelompok 3: Rp3.000.000
UKT Kelompok 4: Rp5.500.000
UKT Kelompok 5: Rp8.000.000
UKT Kelompok 6: Rp10.500.000

Bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri, akan dikenakan UKT sebesar Rp15.000.000 per semesternya, dan Dana Pengembangan yang dibayarkan di awal perkuliahan sebesar Rp250.000.000.

Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran di PTS

Jika Quipperian memiliki latar belakang finansial yang memadai, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan kedokteran di PTS. Selain karena sudah mengantongi akreditasi, kampus swasta seringkali bisa menyediakan berbagai fasilitas keren untuk menunjang proses pembelajaran. Berikut adalah rincian biaya kuliah kedokteran di beberapa PTS di Indonesia.

Universitas Kristen Maranatha

Universitas Kristen Maranatha yang berlokasi di Bandung memiliki Jurusan Kedokteran yang terakreditasi A. Untuk melanjutkan pendidikan di jurusan ini, terdapat biaya masuk yang harus dipersiapkan sebesar Rp255.000.000 untuk Biaya Pembangunan.

Sementara biaya semester 1 termasuk biaya praktikum, biaya pelayanan kesehatan mahasiswa (Rp360.000), dan biaya pengenalan kampus dan jaket almamater (Rp2.100.000), totalnya mencapai Rp48.460.000. Jika mengacu pada nominal di semester 1, kisaran biaya kuliah per semesternya adalah Rp46.000.000 (termasuk biaya praktikum).

Untuk meringankan beban mahasiswa, kampus memberikan beasiswa berupa potongan Biaya Pembangunan mulai dari 20% hingga 35%.

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)

Apabila ingin melanjutkan pendidikan kedokteran di UKWMS, mahasiswa harus menyiapkan uang sebesar Rp350.000.000 untuk Uang Sumbangan Pendidikan yang dibayarkan di awal perkuliahan.

Sementara biaya per semesternya adalah Rp27.500.000. Mahasiswa mendapatkan keringanan dengan proses pembayaran yang bisa dicicil hingga 4 kali. Sementara bagi yang bisa membayar secara lunas akan mendapat potongan 5%. Sebagai informasi, jurusan ini telah terakreditasi B dari BAN-PT.

Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Jurusan Kedokteran di Unika Atma Jaya sudah mendapatkan akreditasi A dari BAN-PT. Untuk bisa melanjutkan pendidikan di sini, mahasiswa perlu mempersiapkan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok A sebesar Rp330.000.000, Kelompok B sebesar Rp380.000.000, dan Kelompok C sebesar 457.000.000.

Sementara untuk biaya per semesternya, mahasiswa dikenakan Biaya Kuliah Pokok (BKP) ditambah SKS. Di Jurusan Kedokteran sendiri memiliki BKP sebesar Rp11.775.000, dan biaya per semester sebesar Rp30.000.000. Selain itu, ada biaya pembayaran awal yang harus dikeluarkan sebesar Rp50.000.000.

Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida)

PTS selanjutnya yang menyediakan Jurusan Pendidikan Dokter adalah Ukrida. Jurusan ini telah mengantongi akreditasi B dari BAN-PT. Jika kamu tertarik melanjutkan pendidikan di kampus yang terletak di kawasan Jakarta Barat ini, kamu perlu mempersiapkan uang Rp350.000.000 untuk SPP, dengan biaya per semesternya sebesar Rp40.000.000.

Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka)

Terdapat beberapa komponen pembiayaan yang harus kamu persiapkan jika ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Uhamka. Adapun besaran biaya kuliah Jurusan Kedokteran yang harus dipersiapkan meliputi Biaya Pengembangan Pendidikan (BPP) yang dibayarkan sebanyak 3 kali, dengan besaran Rp110.000.000 (semester 1), Rp110.000.000 (semester 2), dan Rp60.000.000 (semester 3). Selain itu, per semesternya mahasiswa akan dikenakan BOP sebesar Rp40.000.000.

Secara umum, uang yang harus dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Kedokteran baik di PTN atau PTS mencapai nominal ratusan juta rupiah. Bukan angka yang kecil ya Quipperian!

Meskipun begitu, kamu tetap memiliki peluang untuk menghemat biaya pendidikanmu apabila lolos SNMPTN atau SBMPTN. Selain tidak ada uang pangkal yang harus dibayarkan, besaran biaya per semesternya pun tergolong jauh lebih rendah dibandingkan jalur masuk lainnya. Selain itu, kamu juga tetap bisa mencari beasiswa untuk meringankan biaya perkuliahanmu.

Jika kamu ingin mengetahui besaran biaya kuliah pada jurusan lainnya, kamu dapat langsung mengeceknya di halaman profil masing-masing kampus di website Quipper Campus.

Penulis: Fatia Qanitat
Editor: Tisyrin Naufalty T

Lainya untuk Anda