Masuk UIN Ar-Raniry merupakan pilihan utama bagi banyak orang, tidak terkecuali kamu, kan? Kampus dengan julukan ‘jantung hati’ rakyat Aceh ini dari masa ke masa menunjukkan perkembangan yang makin baik. Tidak hanya dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam melahirkan alumni yang berkualitas, baik dari sisi intelektual maupun spiritual. Kondisi ini yang menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu kampus favorit di Aceh.
Sekarang, mau masuk UIN Ar-Raniry itu semakin sulit, loh. Selain daya saing yang semakin tinggi, minat pelamar untuk melanjutkan pendidikan di kampus itu pun semakin meningkat. Salah satu jenis seleksi masuk UIN Ar-Raniry dikenal dengan nama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). Seleksi ini mirip dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang terdapat di Perguruan Tinggi Umum lainnya.
Nah, kali ini Quipper Video Blog akan mengulas langkah apa saja yang harus diperhatikan untuk mengikuti seleksi masuk UIN Ar-Raniry lewat jalur UM-PTKIN. Patut diketahui bahwa seleksi ini dilaksanakan secara nasional, yakni serentak oleh semua universitas di bawah naungan Kementerian Agama seperti UIN, IAIN, dan STAIN. Layaknya SBMPTN, ujian ini juga diadakan secara tertulis. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa hal penting tentang seleksi UM-PTKIN.
Pendaftaran Seleksi
Jadwal pelaksanaan UM-PTKIN selalu berubah tiap tahunnya. Tahun lalu, jadwal pendaftaran ujian dibuka sejak bulan Mei hingga Juni. Kemungkinan besar untuk tahun mendatang jadwal seleksinya tidak akan bergeser jauh dari jadwal seleksi yang digelar tahun lalu. Ujiannya dilaksanakan selama dua hari berturut-turut pada pertengahan Juni dan pengumumannya keluar pada pertengahan Juli.
Langkah mengikuti seleksi UM-PTKIN dimulai dengan melakukan pembayaran pada bank yang telah ditunjuk oleh penyelenggara ujian. Saat melakukan pembayaran, Quipperian wajib menunjukkan nomor NISN/KTP/SIM/KK/HP atau nomor identitas lainnya. Setelah melakukan pembayaran, Quipperian akan mendapat nomor User ID yang akan digunakan untuk melakukan registrasi secara online pada laman resmi UM-PTKIN di www.um-ptkin.ac.id.
Jika sudah masuk laman UM-PTKIN, Quipperian wajib mengisi data secara lengkap dan benar. Setelah finalisasi data, jangan lupa untuk mencetak kartu peserta.
Tahapan selanjutnya yang harus Quipperian perhatikan adalah memastikan kapan ujian UM-PTKIN akan dilaksanakan. Waktu dan tempat ujian dapat Quipperian lihat dan tertera pada masing-masing kartu ujian. Adapun jadwal pengumuman kelulusan dapat dilihat pada laman resmi UM-PTKIN sekitar satu bulan pasca ujian berlangsung.
Memilih Program Studi
Langkah yang tak kalah penting dalam melakukan registrasi UM-PTKIN adalah memilih program studi. Dalam seleksi UM-PTKIN, Quipperian diperkenankan untuk memilih tiga PTKIN berbeda dengan tiga program studi yang berbeda pula. Ingat, masing-masing urutan tersebut menentukan prioritas. Pastikan bahwa UIN Ar-Raniry merupakan prioritas pertama Quipperian.
Tahapan ini pada dasarnya memiliki ketentuan tersendiri. Jika Quipperian tidak jeli dalam memilih program studi akan berakibat pada hasil ujian Quipperian dalam seleksi ini. Banyak orang yang gagal masuk universitas karena terlalu percaya diri. Hal ini tidak hanya menimpa mereka yang masuk UIN Ar-Raniry, tetapi hampir di seluruh universitas lainnya. Untuk mengantisipasinya, Quipperian harus mampu menilai kemampuan diri dan menyesuaikannya dengan jurusan yang dipilih.
Misalnya, dengan nilai sekolah yang Quipperian miliki, kira-kira akan lebih diterima di jurusan apa? Quipperian harus pandai menilai diri sendiri, ya. Jangan terlalu memaksakan kehendak.
Ukur terlebih dahulu kemampuan yang Quipperian miliki. Hal ini untuk menghindari supaya kamu tidak masuk ke dalam golongan orang-orang “salah jurusan.”
Cara Mengurutkan Pilihan Jurusan
Hal yang perlu Quipperian lakukan adalah mengurutkan pilihan jurusan sesuai prioritas keinginan Quipperian. Kebanyakan orang yang melakukan langkah ini mengaku berhasil. So, Quipperian tentukan dulu jurusan prioritas yang dinginkan, selanjutnya urutkanlah secara berhati-hati.
Di urutan pertama, beberapa orang biasanya memilih jurusan favorit yang peminatnya paling tinggi di universitas yang hendak dimasuki dan diikuti dengan jurusan-jurusan lain setelahnya.
Quipperian nggak harus mencontoh pola ini karena sebagian orang punya pilihan jurusan tersendiri meskipun bukan jurusan favorit kampus tersebut.
Materi Ujian
Seleksi UM-PTKIN adalah ujian tertulis dan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Adapun materi ujian tertulis pada hari pertama meliputi Tes Potensi dan Academic Attitude, Tes Kebahasaan, dan Tes Keislaman.
Sementara pada hari kedua terdiri dari Tes Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Tes Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan ketentuan bagi Quipperian yang memilih kelompok ujian IPA hanya mengikuti Tes IPA, kelompok ujian IPS hanya mengikuti ujian IPS, dan kelompok ujian IPC mengikuti semua tes IPA dan IPS.
Sebelum mengikuti ujian, pastikan Quipperian sudah mempelajari jenis-jenis soal yang akan diujikan nantinya. Soal-soal tersebut dapat Quipperian peroleh di berbagai buku yang membahas dan mengulas secara lengkap soal-soal UM-PTKIN. Meskipun tidak sama persis, setidaknya Quipperian sudah memiliki gambaran bagaimana jenis soal yang hendak diujikan dalam UM-PTKIN. Selain lewat buku, Quipperian dapat memperoleh materi soal-soal itu di berbagai situs internet.
Hal yang tidak kalah pentingnya dilakukan adalah mencari motivasi dari orang-orang terdekat. Jangan pernah ragu untuk berbagi pengalaman dengan keluarga dan senior, ya. Tahap ini adalah masa-masa sulit bagi Quipperian dan sangat rentan kalau yang dicita-citakan tidak berjalan sesuai kenyataan. Maka, motivasi dari orang-orang terdekat pasti sangat dibutuhkan.
Apabila semua tahapan tersebut sudah ditempuh, langkah selanjutnya adalah dengan berdoa. Langkah ini tak jarang paling sering luput dilakukan. Padahal, berdoa adalah salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Keep fighting!
Penulis: Khairil Akbar
Sumber: