Tips agar Lulus SBMPTN di Universitas Riau

Tips agar Lulus SBMPTN di Universitas Riau
Sumber: http://cahayahatidanpikiran.blogspot.co.id

Hai, Quipperian! Gimana nih kabar persiapan SBMPTN-nya? Sudah tahu medan untuk SBMPTN nanti? Persaingan SBMPTN tiap tahun itu emang sengit, hanya mereka yang terseleksi secara ketat yang akhirnya bisa masuk universitas impian.

Ujian tertulis dilaksanakan dalam 2 sistem, yaitu CBT (computer based test) dan PBT (paper based test). SBMPTN CBT dilaksanakan bersamaan dengan SBMPTN PBT, jadi kamu bisa salah satunya.

Hanya angkatan 2015-2017 yang bisa mengikuti SBMPTN asalkan sudah memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah.

Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id

Untuk materi yang akan diujikan diantaranya:

  • Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA).
  • Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  • Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
  • Ujian Keterampilan

Diperuntukkan bagi peminat program studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.

Bicara tentang kelompok ujiannya, terdiri dari:

  • TKPA dan TKD Saintek.
  • TKPA dan TKD Soshum.
  • Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Kamu bisa mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.

Nah, khusus untuk peserta CBT hanya boleh mengikuti kelompok ujian Saintek saja atau kelompok ujian Soshum saja.

Tentang jenis SBMPTN yang bisa kamu ikuti, terdiri dari:

  • SBMPTN reguler non bidikmisi.
  • SBMPTN bidikmisi bayar.
  • SBMPTN bidikmisi Gratis.

Berikut tanggal penting SBMPTN

JADWAL SBMPTN 2017
No. Kegiatan Waktu
1. Pendaftaran CBT dan PBT 11 April-05 Mei 2017
2. Ujian Tulis CBT dan PBT 21 Februari-06 Maret 2017
3. Ujian Keterampilan 17 dan/atau 18 Mei 2017
4. Pengumuman Kelulusan 13 Juni 2017

Untuk passing grade Universitas Riau:

Kategori IPA:

  • Fisika  (24.5%)
  • Kimia (25.5%)
  • Matematika (26.4%)
  • Biologi (28.6%)
  • Manajemen Sumberdaya Perairan (22.2%)
  • Budidaya Perairan (22.1%)
  • Ilmu Kelautan (25.1%)
  • Teknologi Hasil Perikanan (23.4%)
  • Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (24.1%)
  • Sosial Ekonomi Perikanan (22.4%)
  • Agroteknologi (24.5%)
  • Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) (26.4%)
  • Teknologi Hasil Pertanian (26.1%)
  • Kehutanan (23.4%)
  • Teknik Sipil (30.4%)
  • Teknik Kimia (33.4%)
  • Teknik Mesin (36.1%)
  • Teknik Elektro (34.1%)
  • Pend. Dokter (49.9%)
  • Ilmu Keperawatan (36.4%)
  • Pend. Matematika (32.1%)
  • Pend. Biologi (29.7%)
  • Pend. Fisika (24.7%)
  • Pend. Kimia (28.7%)
  • Teknik Lingkungan (32.4%)
  • Teknik Arsitek (33.1%)

Kategori IPS:

  • Hubungan Internasional (36.2%)
  • Ilmu Pemerintahan (34.4%)
  • Ilmu Administrasi Negara (32.1%)
  • Ilmu Administrasi Niaga (28.1%)
  • Sosiologi (24.5%)
  • Ilmu Komunikasi (36.3%)
  • Pariwisata (25.1%)
  • Ekonomi Pembangunan (23.4%)
  • Manajemen (33.1%)
  • Akuntansi (36.4%)
  • Ilmu Hukum (32.7%)
  • Pend. Ekonomi (27.4%)
  • Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKn) (23.1%)
  • Pend. Sejarah (22.1%)
  • Pend. Bahasa, Sastra Indoneia & Daerah (29.7%)
  • Pend. Bhs. Inggris (31.4%)
  • Pend. Bahasa Jepang (24.5%)
  • Pend. Luar Sekolah (22.0%)
  • Bimbingan Konseling (26.1%)
  • Pend Jasmani Kesehatan & Rekreasi (22.1%)
  • Pend Kepelatihan Olahraga (22.8%)
  • PGSD (31.9%)
  • PAUD (29.4%)

Namun, jangan pernah jadikan passing grade ini sebagai patokan utamamu. Jadikan ini sebagai suatu hal yang kamu perlu tahu saja sudah cukup dan untuk membuat dirimu semakin bersemangat.

Untuk info lebih lanjut mengenai SBMPTN kamu bisa mengunjungi situs resminya di http://www.sbmptn.ac.id

Nah, tentu kamu mau tahu dong bagaimana mengatur strategi agar lolos SBMPTN? Yuk, simak dulu.

Setia pada mimpi kamu, fokus!

Kamu perlu tahu, mana yang saat ini perlu kamu utamakan: organisasi, lomba, bisnis, atau belajar untuk bisa masuk universitas? Jawabannya hanya kamu yang tahu, namun yang perlu kamu coba renungkan kembali ialah mana yang betul-betul penting untuk jangka panjang.

Gak perlu belajar UN, langsung sikat aja SBMPTN

Lah, terus UN-nya gimana? Kalau kamu udah benar-benar mempersiapkan diri dengan matang mulai dari awal buat latihan soal ujian, percaya deh kamu pasti sudah jauh lebih siap buat ngerjain soal UN, sekalipun SBMPTN memang masih 6 bulan lagi.

Yang paling penting lagi, fokuskan dahulu di satu mata pelajaran ketika memulai belajar SBMPTN.

Gak menghafal tipe soal atau rumus, tapi belajar konsepnya

Masih banyak siswa yang mengandalkan kemampuan menghafal dan sistem kebut semalam. Coba saja buktikan, setelah ujian pasti hilang semua hafalannya, karena esensi ilmunya juga gak dapet. Masih banyak loh anak yang pintar di sekolahnya, tapi sebenarnya dia gak begitu ngerti apa-apa.

Tidak cepat puas dengan Nilai TO

PTN tidak pernah secara resmi mengumumkan passing grade yang digunakan untuk menyeleksi para peserta SBMPTN. Pihak SBMPTN selalu menyaring siswa dengan nilai teratas. Kalau misalnya, batas minimal pada tahun lalu passing grade-nya 47 di Jurusan X, tahun ini siapa yang tahu? Bisa saja peminat di jurusan X tahun ini lebih banyak.

Memanfaatkan waktu sebaik mungkin

Jangan biarkan waktu luangmu digunakan untuk bermain gadget atau melakukan hal yang sama sekali tidak bermanfaat, dan hindari persiapan mepet belajar SBMPTN. Jangan mengawali belajarmu dengan mengerjakan soal campuran agar kamu bisa konsentrasi pada satu bidang soal dahulu. Buat jadwal belajar yang sesuai dengan tipe-mu, agar dapat nyaman saat mengerjakan latihan soal.

Jangan terlalu berharap sama jalur SNMPTN

Kualitas belajarmu untuk SBMPTN bisa turun lantaran kamu terlalu mengharapkan kelulusan SNMPTN. Berdoa untuk lulus SNMPTN itu harus, namun anggap kamu yakin dan pasti akan mengikuti SBMPTN sehingga belajarmu akan terfokus dengan sendirinya untuk SBMPTN.

Jangan remehkan TKPA

Banyak peserta SBMPTN yang ngeremehin materi TKPA dengan artian belajarnya hanya setengah-setengah, bahkan ada juga yang gak belajar sama sekali lalu akhirnya menyesal karena skor mereka justru hancur berantakan di materi yang harusnya bisa jadi lumbung nilai.

Hindari memilih jurusan karena gengsi semata

Kalau ini tentu sudah jelas ya, karena pada akhirnya akan menyesal dan ogah-ogahan kuliahnya. Untuk memperbesar peluang, sangat perlu melihat daya tampung dan peminat tahun lalu. Dari situ kamu bisa mengukur perkiraan tingkat keketatan suatu jurusan, membandingkan jumlah peminat tahun lalu dengan jumlah kuota kursi yang di buka.

Pertimbangkan ketersediaan jalur mandiri

Ini penting untuk memilih universitas dan jurusan mana yang bisa kamu prioritaskan dahulu di SBMPTN. Biasanya, setiap universitas membuka tes jalur mandiri dalam penerimaan mahasiswa baru.

Tibalah saatnya kamu berperang. Pastikan kamu mengetahui tempat tes 1 hari sebelumnya agar kamu tidak buru-buru dan grogi saat mengerjakannya nanti.

Penulis: Putri Hana Syafitri

Referensi:

https://sbmptn.ac.id

https://www.masukuniversitas.com



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang