Photo credit: http://www.uinsgd.ac.id
Hai, Quipperian! Setiap usaha yang kamu lakukan pasti akan memberikan hasil. Namun, jika usaha yang kamu lakukan belum sesuai dengan hasil yang kamu inginkan. Kamu perlu koreksi diri. Jangan putus asa, kamu hanya perlu untuk usaha lebih keras lagi, siapkan strategi baru dan tetap semangat untuk menggapai mimpi kamu.
Untuk kamu yang belum berhasil lolos ke PTN lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN jangan terlalu galau. Dunia belum berakhir, Quipperian. Masih ada jalur Ujian Mandiri (UM) yang memberi kamu kesempatan untuk masuk PTN yang kamu tuju. Salah satu universitas negeri yang menyelenggarakan Ujian Mandiri (UM) ialah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD).
Quipper Video Blog akan memberikan kamu tips supaya kamu lolos Ujian Mandiri (UM) di UIN SGD. Pastikan kamu menyimak dengan baik, jangan lupa juga untuk mencatat informasi-informasi pentingnya, Quipperian!
Sekilas tentang Ujian Mandiri UIN SGD Tahun 2016
Ujian Mandiri atau yang biasa disingkat dengan UM merupakan jalur seleksi mandiri yang diselenggarakan oleh pihak universitas. Di UIN SGD sendiri, jalur ujian mandiri dibuka untuk seluruh jurusan atau program studi Sarjana dan Diploma III. Proses seleksi yang dilakukan secara serentak pada hari dan jam yang sama. Bentuk tes ujian masih menggunakan pola yang sama, yaitu tes tertulis.
Berikut ini informasi penting yang harus kamu ketahui tentang persyaratan dan tanggal penting Ujian Mandiri di UIN SGD.
Persyaratan:
- Berijazah SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah.
- Mengisi dan menyerahkan formulir yang dilampiri (masing-masing rangkap dua).
- Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh yang berwenang dan menunjukan aslinya.
- Pas foto ukuran 3×4 hitam putih sebanyak 2 lembar.
- Khusus bagi calon peserta lulusan Paket C, harus menyerahkan fotokopi rapot tiga tahun terakhir
- Lulusan tahun 2017 sekurang-kurangnya telah memiliki surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah/Madrasah yang dilengkapi pas foto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap Sekolah/Madrasah.
- Membayar uang pendaftaran Rp.250.000.
- Seluruh persyaratan termasuk biaya pendaftaran tidak dapat ditarik kembali.
- Bagi calon mahasiswa yang telah hafal Alquran minimal 5 juz, ujian tetap mengikuti penerimaan mahasiswa baru (PMB) Jalur Mandiri UIN SGD Bandung dengan tambahan tes Tahfidz yang dilakukan tersendiri.
Guys, di bawah ini adalah jadwal Ujian Mandiri (UM) UIN SGD tahun 2016 yang lalu, untuk jadwal tahun 2017 belum dibuka secara resmi. Semoga bisa menjadi referensi buat kamu!
- Pendaftaran tanggal 01 – 24 Juni 2016.
- Pelaksanaan ujian tulis tanggal 13 Juli 2016.
- Pengumuman kelulusan tanggal 27 Juli 2016.
- Pengambilan surat keterangan lulus dan biodata tanggal 27 – 28 Juli 2016.
- Registrasi/daftar ulang dan pembayaran uang kuliah tanggal 1 – 5 Agustus 2016.
- Pengumuman kelulusan dapat diakses melalui situs resmi UIN SGD Bandung www.uinsgd.ac.id.
Untuk passing grade beberapa jurusan favorit di UIN SGD tahun 2016, Quipperian dapat melihat rinciannya sebagai berikut:
- Pendidikan Matematika – 29.6%
- Teknik Informatika – 34.5%
- Teknik Elektro – 29.6%
- Pendidikan Bahasa Inggris – 31.6%
- Ilmu Hukum – 29.5%
- Manajemen – 31.7%
Man Jadda wa Jadda
Segala sesuatu harus diraih dengan penuh keyakinan dan pantang menyerah, hal tersebut adalah makna yang tersirat dari petikan kalimat Man Jadda wa Jadda, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Inilah kesempatan yang harus kamu perjuangkan untuk bisa terpilih di jalur Ujian Mandiri ini, Quipperian.
Dengan persiapan yang mantap, kamu akan melewati Ujian Mandiri dengan sangat baik. Selalu terus belajar, belajar, dan belajar. Jangan cepat berpuas diri ya, Quipperian!
Tetapkan Tujuan dalam Merealisasikannya
Supaya tujuan bisa dicapai, menurut Indrawan Nugroho, dkk dalam bukunya Corporate Heroes, maka tujuan itu haruslah SMART, yang merupakan akronim dari S adalah spesifik (specific), M adalah terukur (measurable), A adalah dapat dicapai (achievable), R adalah relevan (relevant), dan T adalah jangka waktu (timely).
- Spesifik
Supaya tujuan kamu tercapai, langkah yang harus kamu upayakan harus dibuat lebih spesifik sehingga fokus dan jelas dalam melaksanakannya. Salah satunya kamu bisa membuat timeline atau jadwal secara terstruktur setiap pekannya. Sebagai contoh, kamu ingin fokus belajar menyelesaikan soal mata pelajaran Matematika secara mandiri dengan target 90% harus tepat. Begitu juga dengan jadwal selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan belajar kamu.
- Terukur
Setiap target yang akan dicapai harus terukur untuk membuktikan proses perjuangan kamu selama ini membuahkan hasil. Contoh, berlatih menyelesaikan soal Bahasa Inggris secara mandiri dengan durasi 2 jam dalam 3x seminggu.
- Dapat Dicapai
Pertimbangkanlah dengan baik terutama dalam memilih jurusan/program studi di UIN SGD, Quipperian. Misalnya, jika jurusan Administrasi Negara adalah jurusan yang kamu minati, selain giat belajar dengan maksimal, tentu tidak ada salahnya jika menambah les privat sesuai kebutuhan kamu. Pastikan pilihan tersebut disesuaikan dengan potensi dan skill kamu dan lakukanlah yang terbaik ya, Quipperian.
- Relevan
Hal ini berkaitan dengan fokus pilihan studi kamu nanti, Quipperian. Artinya, bagi kamu yang berasal dari SMA jurusan IPS, kamu bisa memilih jurusan, seperti Fakultas Keguruan dan Tarbiyah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Adab dan Humaniora, dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
- Jangka Waktu
Hal ini penting dikarenakan setiap tujuan harus memiliki batas waktu, tanggal dicapainya tujuan tersebut. Tanpa batas waktu, kamu kurang greget untuk mengeksekusinya. Jadi, lakukanlah yang terbaik sesuai jadwal yang ditargetkan.
Terus Berikhtiar dan Berdoa
Selain terus memaksimalkan usaha kalian juga harus memperbanyak doa, Quipperian. Awali dan akhiri segala usahamu dengan berdoa. Mohon petunjuk dari-Nya agar segala niat baikmu terlaksana. Tetap semangat, Quipperian.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu ya. Ingatlah tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Do the best, Quipperian!
Penulis : Muhamad Handar
Referensi:
Nugroho, Indrawan, dkk. 2010. Corporate Heroes. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama