Tips Masuk Universitas Tanjungpura Melalui Jalur SNMPTN

Tips Masuk Universitas Tanjungpura Melalui Jalur SNMPTN
Sumber: http://ericopieter.blogspot.co.id

Tugu Bambu yang terletak di depan Taman Digulis merupakan penanda lokasi Universitas Tanjungpura (UNTAN). Tugu ini juga dikenal dengan sebutan Bundaran UNTAN. Jika Quipperian menemukan tugu ini, maka kalian bisa masuk ke kampus UNTAN dengan leluasa dan dapat berkeliling di seputaran bundaran tersebut. Jika kamu ingin menjadi mahasiswa UNTAN, maka ada alternatif jalur masuk yang bisa ditempuh yaitu Jalur Masuk SNMPTN UNTAN 2017-2018.

Tentang SNMPTN

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan seleksi masuk yang diprioritaskan untuk mahasiswa baru lewat jalur undangan. Mereka yang dapat mengikuti seleksi ini, harus mendapatkan undangan resmi terlebih dahulu setelah itu baru kemudian bisa memilih kampus UNTAN sebagai pilihan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri. Lalu bagaimana caranya? Agar bisa melakukan pendaftaran secara online syarat pertama adalah mendapatkan rekomendasi dari sekolah.

Sekolah akan merekomendasikan siswa yang berprestasi dan memiliki nilai rapor yang bagus. Perlu ketekunan untuk mendapatkan nilai bagus di sekolah, hal ini bisa jadi sangat berguna untuk membantumu lolos seleski SNMPTN lho karena penilaian SNMPTN menggunakan nilai sekolah yang diperoleh selama kamu studi di bangku SMA/SMK/MA atau sederajat.

Hanya siswa dengan nilai akademik tinggi yang dianggap memenuhi persyaratan lolos seleksi SNMPTN. Siswa tersebut harus selalu memiliki nilai rapor yang baik dari kelas X semester satu hingga kelas XII semester satu dengan nilai rata-rata sebesar 7,5 dan selalu berada pada peringkat atas di sekolahnya. Jika kamu punya keterampilan atau keahlian khusus dan pernah memenangi ajang kejuaraan tertentu maka prestasi ini dapat dijadikan nilai tambah.

Peserta SNMPTN

Sekolah mana saja yang bisa mengajukan hal ini? Semua sekolah baik SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Indonesia, termasuk sekolah di luar negeri yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) berhak merekomendasikan siswanya yang berprestasi untuk mengikuti seleksi ini.

Keuntungan Mengikuti SNMPTN

Apa sih enaknya mengikuti SNMPTN? Perlu diketahui bahwa biaya pendaftaran SNMPTN telah ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta SNMPTN tidak perlu lagi membayar biaya pendaftaran alias gratis! Hal ini memberikan keringanan kepada siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengikuti seleksi jalur SNMPTN.

Selain akan mendapatkan keringanan biaya kuliah, siswa SNMPTN yang akan diseleksi di UNTAN juga dapat mengusulkan beasiswa DIKTI melalui Bidikmisi bagi yang berprestasi ataupun untuk peserta yang kurang mampu. Tentu orangtua akan senang sekali mendengar hal ini ya, soalnya biaya kuliah menjadi lebih ringan. Untuk bisa mendaftar mengikuti jalur Bidikmisi maka, Quipperian terlebih dahulu harus mendapatkan rekomendasi dari kepala sekolah kalian.

Selanjutnya, kepala sekolah melakukan pengisian data sekolah dan data siswa pada alamat Bidikmisi dengan memilih login sekolah (pihak sekolah pasti sudah paham cara pengisiannya karena setiap tahun ada). Setelah kamu mendapatkan rekomendasi sekolah, selanjutnya peserta bisa melakukan pendaftaran Bidikmisi. Tata cara pendaftaran Bidikmisi jalur SNMPTN ada di website resmi dengan laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Selanjutnya tinggal klik menu login siswa (yang bertanda panah di atas) untuk masuk dengan menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses yang telah didapatkan dari sekolah. Selanjutnya isi biodata diri dengan lengkap dan benar sampai dengan mencetak kartu tanda peserta Bidikmisi, jika telah selesai kamu tinggal melakukan pendaftaran SNMPTN.

Tata Cara Pendaftaran SNMPTN

Pendaftar harus dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai peserta seleksi nasional seperti mendapatkan rekomendasi sekolah asal, kemudian pihak sekolah mendaftarkan nama-nama siswa dan mengisi data siswa yang akan ikut seleksi jalur SNMPTN pada alamat situs tersebut. Nantinya kepala sekolah akan mendapatkan Nomor Induk Siswa Naasional (NISN) dan password.  Siswa melakukan verifikasi secara online di https://pdss.snmptn.ac.id/ terhadap data yang diisikan oleh kepala sekolah pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dan jika siswa tidak melakukan verifikasi maka data tersebut telah dianggap benar.

Data yang diisikan harus benar-benar jujur dan sesuai jangan sampai salah. Setelah data benar-benar sama, silakan klik tombol verifikasi maka data tersebut akan terunggah dan final. Penting diketahui bagi yang tidak mengisi data di sini maka tidak akan berhak ikut SNMPTN lho. Selanjutnya siswa peserta SNMPTN akan melakukan pendaftaran SNMPTN sendiri.

Tata cara pendaftaran peserta SNMPTN siswa membuka situs resmi pendaftaran SNMPTN, yaitu https://web.snmptn.ac.id/siswa/login login menggunakan NISN dan password yang telah diberikan oleh kepala sekolah untuk mengisi biodata, pilihan Universitas Tanjungpura sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihanmu, dan pilihan program studi yang didambakan, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada).

Khusus siswa yang mendaftar pada program studi keolahragaan dan seni diwajibkan mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh kepala sekolah. Pada tahapan seleksi SNMPTN siswa pendaftar melakukan seleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi dan apabila siswa memilih dua PTN dan dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua.

Jadwal SNMPTN 2017

Berikut adalah jadwal SNMPTN tahun 2017, catat baik-baik ya, Quipperian.

Pengisian PDSS 14 Januari – 10 Februari 2017
Verifikasi PDSS 15 Januari – 12 Februari 2017
Pendaftaran SNMPTN 21 Februari – 6 Maret 2017
Pencetakan Kartu Tanda Peserta SNMPTN 14 Maret – 14 April 2017
Proses Seleksi 15 Maret – 15 April 2017
Pengumuman Hasil Seleksi 26 April 2017

Passing Grade 5 Jurusan Favorit di Universitas Tanjungpura

  • Kategori IPA / SAINTEK
  1. Teknik Informatika – 34.41%
  2. Teknik Industri – 30.22%
  3. Pendidikan Dokter – 42.94%
  4. Farmasi – 38.41%
  5. Sistem Komputer – 33.34%
  • Kategori IPS / SOSHUM
  1. Ilmu Hukum – 30.84%
  2. Ekonomi Pembangunan –  29.43%
  3. Manajemen – 29.84%
  4. Akuntansi – 33.94%
  5. Ilmu Administrasi Negara – 28.72%

Semangat ya, Quipperian!

Penulis: Antonius Setyawan

Referensi:

https://snmptn.ac.id

https://pdss.snmptn.ac.id

http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id

https://web.snmptn.ac.id

http://www.snmptn.ac.id

Referensi Gambar:

http://ericopieter.blogspot.co.id