Universitas Negeri Medan (Unimed) adalah salah satu universitas yang menawarkan pendidikan terbaik bagi para calon guru di Indonesia. Tak heran jika universitas yang dulunya bernama IKIP Medan ini menjadi salah satu universitas favorit di Sumatera. Tidak hanya di jurusan kependidikan, jurusan non-kependidikan di Unimed juga diminati calon mahasiswa baru lho! Sebagian besar program studi non-kependidikan di Unimed mendapat akreditasi B, sementara hampir seluruh program kependidikan memperoleh akreditasi A.
Unimed membuka jalur masuk melalui SNMPTN (kuota sebesar 40%), SBMPTN (kuota sebesar 30%), dan jalur mandiri (kuota sebesar 30 %). Setiap tahunnya, pendaftar di Unimed melalui ketiga jalur tersebut mencapai 30 ribuan orang. Mereka semua bersaing untuk mendapatkan kursi di 41 jurusan yang ada di Unimed.
Nah, dari 41 jurusan tersebut, ada empat jurusan favorit yang diminati calon mahasiswa baru di Unimed. Jurusan apa sajakah itu? Dalam artikel ini, Quipperian Video Blog akan mengupas lebih dalam mengenai jurusan favorit tersebut.
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
Setiap tahunnya, PGSD menjadi jurusan terfavorit di Unimed. Jurusan yang mendapat akreditasi B ini menjadi pilihan utama calon mahasiswa baru yang ingin berkarier di dunia pendidikan. Selain itu, jurusan PGSD juga memiliki peluang kerja yang menjanjikan. Hampir seluruh sekolah dasar di Sumatera Utara mencari calon guru dari lulusan PGSD Unimed.
Pada tahun 2016, tercatat peminat PGSD Unimed jalur SNMPTN sebanyak 4.167 dan jalur SBMPTN sebanyak 3.969 orang. Sementara, jumlah kursi yang tersedia hanya 290 kursi untuk semua jalur masuk Unimed, termasuk melalui jalur mandiri. Pada tahun 2014, PGSD Unimed berada di urutan kedua sebagai jurusan paling banyak diminati di Indonesia. Hal ini membuat persaingan calon mahasiswa baru semakin ketat untuk memperebutkan satu kursi di jurusan PGSD.
Biaya kuliah di jurusan PGSD hampir sama dengan jurusan lainnya di Unimed. Unimed menerapkan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal), dimana setiap mahasiswa membayar biaya kuliah sesuai dengan pendapatan orang tua. Namun, jika lewat jalur mandiri, besar biaya kuliahnya mencapai Rp5 juta per semester.
Seperti yang kita tahu, prospek kerja PGSD tidak perlu diragukan lagi. Karier paling menjanjikan di jurusan ini adalah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama menjadi guru SD negeri di Indonesia. Selain itu, kesejahteraan dan tunjangan guru menjadi prioritas besar bagi pemerintah Indonesia. Kamu juga bisa mengabdi dengan mengajar calon-calon penerus bangsa di masa depan. Seperti orang-orang bilang, guru merupakan salah satu pahlawan tanpa tanda jasa. Apakah Quipperian ingin menjadi salah satu dari mereka?
Manajemen
Jurusan Manajemen menjadi jurusan kedua paling diminati di Unimed. Tercatat sebanyak 2.464 calon mahasiswa yang mendaftar ke jurusan Manajemen lewat jalur SNMPTN. Sementara itu, pendaftar lewat jalur SBMPTN mencapai 2.192 orang. Sedangkan kuota untuk jurusan ini hanya terbuka untuk 120 kursi dari seluruh jalur masuk yang tersedia.
Alumni mahasiswa jurusan Manajemen sudah banyak yang sukses berkarier di bidangnya. Jika tidak bekerja di perusahaan, kamu juga bisa membuka lapangan kerja sendiri dengan memulai bisnis berbekal ilmu Manajemen yang sudah didapat. Banyak juga lho mahasiswa Manajemen FEB yang sudah mulai berbisnis sejak di bangku kuliah. Bahkan, ada yang bisa membiayai kuliah mereka sendiri dari hasil bisnis tersebut. Dengan semua peluang tersebut, apakah Quipperian ingin menjadi salah satu mahasiswa Manajemen Unimed?
Pendidikan Biologi
Jurusan ketiga yang menjadi favorit calon mahasiswa baru ialah Pendidikan Biologi Unimed. Sebanyak 2.204 orang mendaftar lewat jalur SNMPTN dan 2.412 orang mendaftar lewat jalur SBMPTN. Jumlah ini terbilang besar mengingat Unimed hanya menyediakan 180 kursi untuk calon mahasiswa baru di tahun 2016.
Karier lulusan pendidikan biologi sangat luas. Sarjana Pendidikan Biologi dapat bekerja di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (SD, PTN/PTS), instansi pemerintah maupun swasta, peneliti pendidikan biologi, manajer pendidikan biologi, hingga menjadi konsultan pendidikan biologi.
Alumni dari jurusan ini juga bisa menjadi wirausahawan dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan biologi, seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, dan PT), bimbingan belajar, biro les privat, atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Biologi. Semasa menjadi mahasiswa, Quipperian juga bisa kerja sambilan dengan mengajar di tempat les privat atau swasta untuk menambah pemasukan. Bagaimana Quipperian, apakah kamu berminat masuk jurusan ini?
Pendidikan Bahasa Indonesia
Peminat jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Unimed tahun 2016 untuk SNMPTN mencapai 2.041 orang dan jalur SBMPTN sebanyak 1.896 orang. Sementara, kuota yang disediakan hanya sebanyak 150 kursi. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia juga mendapatkan akreditasi A. Hal ini makin menambah minat calon mahasiswa baru yang ingin masuk ke jurusan tersebut.
Jika kita melihat realitas saat ini, banyak rakyat Indonesia yang belum menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Para penuturnya masih dihinggapi sikap rendah diri sehingga lebih memilih menyelipkan istilah-istilah asing dalam pembicaraan sehari-hari. Hal inilah yang menjadi tantangan besar untuk mahasiswa dan lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia.
Meskipun demikian, jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia juga memiliki prospek kerja yang luas. Selain menjadi guru atau pegawai negeri sipil, kamu juga bisa berkarier sebagai jurnalis, penerjemah, ahli bahasa, hingga bekerja di lembaga pariwisata, lembaga asing, dan wirausaha. Selain itu, Quipperian juga bisa menjadi sastrawan. Ada teman-teman yang bercita-cita ingin menjadi seperti Chairil Anwar? Jika ya, tak ada salahnya mencoba masuk jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia.
Penulis: Tantry Ika Adriati