Ingin Lanjut Kuliah di Sekolah Kedinasan? Perhatikan 5 Fakta Ini!

Ingin Lanjut Kuliah di Sekolah Kedinasan? Perhatikan 5 Fakta Ini!

Siapa, sih, yang tidak mau kuliah dengan biaya sangat ringan atau bahkan gratis dengan fasilitas mumpuni, dan ketika lulus langsung dapet kerja tanpa basa-basi. Gajinya besar pula.

Itulah keuntungan yang akan didapat kalau kamu masuk ke sekolah kedinasan yang ada di bawah kementerian, BUMN, atau lembaga pemerintah lainnya.  

Namun, untuk bisa diterima tentu tidak akan mudah. Butuh persiapan matang. Soalnya, yang ingin merasakan keuntungan itu bukan hanya kamu, Quipperian, melainkan ratusan ribu orang lainnya.

Karena itu, mulai dari sekarang kamu perlu mempersiapkan diri dan mempelajari seluk-beluknya. Berikut ini 5 fakta terpenting yang perlu kamu ketahui tentang sekolah kedinasan.

5 Fakta Sekolah Kedinasan yang Wajib Diketahui

1. Ketahui jumlah pendaftar dan yang diterima

Teman-teman seperjuanganmu yang ingin bisa mengecap pendidikan kedinasan itu sudah pasti banyak sekali, lho. Kamu perlu mengetahui jumlah pastinya, ada berapa mahasiswa pendaftar di tahun lalu, dan berapa pula kursi yang disediakan. Dengan begitu, kamu bisa menghitung peluangmu untuk bisa lolos ke kampus pilihan.

Mengutip informasi dari Pikiran Rakyat, dua sekolah kedinasan tidak membuka pendaftaran pada 2020 dikarenakan pandemi Covid-19, yakni Politeknik Keuangan Negara STAN dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG). 

Adapun sekolah kedinasan yang membuka penerimaan mahasiswa baru pada 2021 adalah sebagai berikut: 

  • Kementerian Keuangan: PKN STAN 
  • Kementerian Dalam Negeri: Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 
  • Kementerian Hukum dan HAM: Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) 
  • Kementerian Perhubungan: PTDI-STTD Depok, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, dan Politeknik Penerbangan Jayapura 
  • Badan Pusat Statistik/BPS: Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS) 
  • Badan Siber dan Sandi Negara/BSSN: Politeknik Siber dan Sandi Negara
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika/BMKG: Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
  • Kapolri: Akademi Kepolisian (Akpol)
  • TNI: Akademi Militer (Akmil)

Kalau kamu berminat untuk melanjutkan pendidikan di sana, pastikan untuk mencari informasi mengenai tingkat persaingan yang ada terlebih dulu ya.

2. Cari tahu jadwal tes dari sumber tepercaya

Setiap sekolah kedinasan memiliki syarat dan tes yang berbeda-beda, Quipperian. Tidak seperti jalur masuk PTN yang umumnya bisa ditempuh lewat jalur SBMPTN atau SNMPTN. Untuk masuk Poltek Siber dan Sandi Negara, misalnya, kamu mesti melewati seleksi yang panjang mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar, dan seleksi lanjutan yang terdiri dari, seleksi akademik, seleksi kesehatan dan kesamaptaan, seleksi psikologi dan wawancara clearance test dan mental ideologi (CT/MI), dan pemantauan akhir.

Sementara di IPDN, untuk bisa jadi praja, kamu mesti lolos tes kompetensi dasar, tes kesehatan tahap I, tes psikologi integritas dan kejujuran, serta pemantauan akhir (pantukhir). Pada bagian akhir ini, akan dilakukan verifikasi data, tes kesehatan tahap II, dan tes kesamaptaan dan pemeriksaan penampilan.

Tentu, semua tes tidak pada jadwal yang sama. Nah, yang perlu kamu ingat baik-baik adalah, kamu mesti mengetahui persis jadwal tersebut dari kampusnya langsung atau sumber yang tepercaya lainnya. Jangan sampai kamu gagal tes hanya karena salah jadwal, yah.

3. Ada tes kesehatan dan fisik

Di sejumlah sekolah kedinasan, tes fisik menjadi syarat yang wajib. Mereka ingin bisa mendapatkan mahasiswa yang tak hanya berkompeten di kepintarannya saja, tetapi juga kuat jasmaninya. Maklum, menjalani masa dinas itu butuh daya tahan yang kuat.

Beberapa sekolah kedinasan yang ada tes fisiknya antara lain: STAN, IPDN, STSN, Akademi Kepolisian (Akpol), dan Akademi Militer (Akmil). Nah, jika kamu ingin masuk Akpol atau Akmil, latihan fisikmu mesti ekstra, tuh. Bahkan, ada lho tempat latihan khusus untuk mereka yang mau tes fisik di sekolah kedinasan. Oh ya, mereka yang sejak SMA memang suka olahraga, bakal jadi saingan kuatmu, tuh.

Sebagai contoh, tes fisik yang dilakukan di Akpol meliputi lari keliling lapangan selama 12 menit, push up, pull up, dan sit up dalam 1 menit. Kamu harus bisa melakukan sebanyak-banyaknya.

4. Ada beberapa ketentuan khusus

Baca seluruh syarat dan ketentuan yang diberlakukan secara seksama ya, karena terdapat beberapa ketentuan khusus yang ditetapkan di masing-masing sekolah kedinasan, seperti syarat tinggi badan minimal yang harus dipenuhi. Di Akmill misalnya, tinggi badan minimal untuk pria dan wanita adalah 163 cm, di STMKG untuk pria 160 cm dan wanita 155 cm dengan berat badan seimbang.

Ada juga syarat membuat Surat Pernyataan 6 Poin untuk calon taruna di Sekolah Kedinasan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Poin tersebut meliputi kesediaan untuk menjalani masa dinas, tidak mengundurkan diri selama masa pendidikan, bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia, tidak menikah selama pendidikan, tidak terikat dengan instansi lainnya, dan tidak mengonsumsi narkoba.

Lalu, di Poltek SSN, calon pendaftar diminta membuat surat lamaran bermaterai, dan syarat foto diri dengan ketentuan yang sangat spesifik (menggunakan pakaian tertentu). Kemudian, PKN STAN juga menyertakan syarat yang berbeda dengan saringan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2021, calon mahasiswa akan disaring terlebih dulu dengan menggunakan score yang diperoleh dalam Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

5. Langsung kerja setelah lulus, berpeluang kuliah gratis

Sekolah kedinasan itu dibuat oleh kementerian atau BUMN agar mereka selalu punya tenaga ahli untuk mengisi pos-pos pekerjaan. Agar kualitas ahlinya bisa sesuai harapan, sekolah kedinasan pun dibuat. Setidaknya, ada 8 kementerian/lembaga yang memiliki sekolah kedinasan khusus.

Karena itulah, kuliah di sekolah kedinasan biasanya gratis, meski ada pula yang mematok biaya. Bahkan, sejak awal masuk kuliah, kamu sudah dijamin pasti langsung kerja selulusnya nanti.

Sebagaimana namanya, saat sudah bekerja, kamu terikat dinas selama beberapa tahun. Ijazahmu akan ditahan dan jika kamu cabut atau keluar dari ikatan kedinasan, kamu bakal dikenakan denda.

Quipper Campus punya info komplet tentang sekolah kedinasan

Yang paling penting dari mempersiapkan diri masuk ke sekolah kedinasan adalah informasi tentang seluk-beluk kampus tersebut. Quipper tahu banget kebutuhanmu itu. Di Quipper Campus, kamu bisa menemukan informasi paket komplet tentang banyak sekolah kedinasan.

Kamu bisa mengetahui jurusan yang tersedia, biaya kuliah, proses seleksi masuk, hingga situasi kampusnya.

Informasi tentang pendaftaran dan seluk-beluk kampus itu bakal kamu perlukan dan diperoleh dengan mudah. Jangan sampai kamu mendapatkannya dari sumber yang tidak kredibel dan tidak update, Quipperian.

Ketika kamu sudah memantapkan diri untuk masuk ke sekolah kedinasan, kamu mesti mempersiapkan dari awal tahun ajaran baru ini. Apalagi kalau kamu memilih sekolah kedinasan yang ada tes fisiknya.

Manapun sekolah kedinasan yang kamu pilih, Quipper pasti mendukungmu. Semangat, guys!

Cek website Quipper Campus di sini!

Sumber referensi:



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang