Ingin Jadi Mahasiswa Kece UIN Syarif Hidayatullah Jakarta? UKM Berikut Ini Bisa Mewujudkannya!

InginJadi Mahasiswa Kece UIN Syarif Hidayatullah Jakarta? UKM Berikut Ini Bisa Mewujudkannya!

Unit Kegiatan Mahasiswa seakan menjadi rumah kedua bagi mahasiswa yang memiliki kesamaan hobi, sehingga terbentuk keluarga baru yang mengusung visi misi yang sama pula. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki banyak UKM yang seringkali menorehkan prestasi. Namun ada satu UKM yang mengusung erat jalinan kekeluargaan antar anggota dan pastinya, prestasinya pun sudah go international loh. UKM tersebut adalah PSM. Eits, ini bukan klub sepakbola PSM Makassar ya, tapi Paduan Suara Mahasiswa UIN Jakarta.

Quipperian yang memiliki talenta di dunia tarik suara atau masih pemula, asalkan bisa membaca not, maka sudah memiliki syarat untuk menjadi keluarga besar PSM UIN Jakarta.

Namun, sebelum diterima jadi anggota PSM UIN, Quipperian akan diseleksi terlebih dahulu dan harus bersaing dengan puluhan hingga ratusan peserta lain. Akan ada banyak sekali hal-hal positif yang Quipperian dapatkan jika bergabung di UKM Paduan Suara Mahasiswa ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Menyanyi Meredakan Stress

Quipperian yang hobi mendendangkan lirik lagu favoritnya pasti setuju bahwa hal tersebut akan melegakan pikiran. Meski yang dinyanyikan adalah lagu galau sekalipun, setidaknya pikiran kita akan teralihkan dari mood jelek yang sedang mendera kita. Setuju kan?

Jangankan ikut bernyanyi, dengan hanya mendengarkan anggota PSM sedang latihan saja rasanya sudah adem banget, terasa seperti menikmati orkestra level internasional secara live dan gratis, hehe. Jika hanya dengan begitu saja kita sudah merasa puas, bagaimana rasanya kalau kita juga menjadi bagian dari mereka?

InginJadi Mahasiswa Kece UIN Syarif Hidayatullah Jakarta? UKM Berikut Ini Bisa Mewujudkannya!

Memupuk Rasa Kekeluargaan Antar-Anggota

Nama di KTP sih Syifa, tapi kalau di PSM kenapa dia dipanggil Nana, ya? Nah, di situlah letak kekeluargaan antar anggota PSM. Masing-masing anggota memiliki nama baru dan memiliki keluarga baru juga. Ada yang berperan sebagai kakak, adik, hingga orang tua. Tiap keluarga harus bertanggung jawab akan kehadiran anggota keluarganya, jangan sampai izin namun ada satu pihak keluarga yang tak mengetahui. Waduh, bisa berabe kalau ketahuan keluarga lain, apalagi senior-senior.

Selain memiliki rasa keluargaan yang tinggi, kita juga dituntut untuk selalu kompak karena sebagai paduan suara, jika ada satu suara yang kurang maka akan berbeda hasilnya saat bernyanyi. Maka dari itu masing-masing anggota akan selalu menjaga teman-temannya agar tetap bertahan di keluarga besar PSM. Lagipula mengikuti seleksi PSM itu tak mudah loh, banyak perjuangan dan pengorbanan untuk dapat mengikuti perjalanan hingga ke tahap pelantikan.

Tahap pertama, Quipperian harus mengikuti Trapara alias Training Paduan Suara setelah melakukan pendaftaran, selanjutnya akan ada pendidikan dan tes pementasan untuk menyeleksi. Jika sudah berhasil lulus seleksi maka Quipperian baru bisa melanjutkan ke tahap Trapara on The Road dan seterusnya hingga pelantikan anggota baru dilaksanakan.

Banyak Penampilan Bergengsi dan Berprestasi

Nilai positif dengan menjadi anggota PSM adalah kita semakin percaya diri untuk tampil di depan umum. Jam terbang kita juga semakin bertambah sehingga akan menjadi perhitungan tersendiri untuk kita bisa berkarir di bidang paduan suara. Memangnya anak padus bisa berkarir di mana? Minimal sih bisa menjadi pelatih tim padus, dan untuk level yang lebih tinggi bisa saja dikontrak oleh manajemen televisi untuk menjadi vokal dan musik pengiring dalam suatu program acara.

Bagi Quipperian yang belum puas, kini paduan suara atau dalam bahasa globalnya disebut choir sudah menjadi kebutuhan tersendiri di acara-acara berlevel nasional dan internasional. Bergabunglah dalam satu kelompok padus yang seringkali diundang untuk tampil di event-event ya.

Biasanya PSM UIN Jakarta sendiri seringkali mengadakan pementasan dan konser baik itu di kampus UIN Jakarta, di gedung-gedung kesenian Jakarta, hingga roadshow di berbagai daerah di Indonesia. Kalau membicarakan prestasi tentu PSM UIN Jakarta sudah tak perlu diragukan lagi.

Untuk tingkat nasional misalnya sebagai peraih Harapan II Lomba Paduan Suara Nasional FEUI 2008, Silver Medal Festival Paduan Suara ITB XXIII 2012 Tingkat Nasional Kategori Lagu Rakyat, dan Gold Medal Festival paduan Suara Tingkat Nasional 2013 SMAK Penabur Kategori Lagu Rakyat, dan masih banyak lagi.

Penasaran sama prestasi tingkat internasionalnya kan? PSM UIN Jakarta mendapat Silver Medal 5th Grand Prix Pattaya Thailand 2012 Kategori Folklore, Gold Diploma Level 3 dan Special Prize for Outstanding Performance 3rd Vietnam International Choir Competition 2013, Gold Medal Kategori Folklore dan Female Choir, serta Penghargaan Outstanding Repertoire di Bali International Choir Festival 2014, dan yang baru-baru ini adalah sebagai peraih Bronze Prize 12th Busan Choral Festival and Competition 2016 di Korea Selatan. Keren!

Dengan mengikuti PSM UIN Jakarta, maka peluang Quipperian untuk menambah prestasi sangat terbuka lebar, khususnya di ranah internasional. Tak hanya prestasi individu, namun prestasi tersebut juga atas nama keluarga yakni PSM UIN Jakarta. Satu kunci yang harus kita pegang untuk bisa menjadi keluarga besar PSM UIN Jakarta adalah “jagalah kekompakan.” Semangat dan semoga sukses meniti karir sebagai pegiat seni suara ya.

Info lebih lanjut tentang PSM UIN Jakarta, silakan kunjungi websitenya di www.psm.uinjkt.ac.id/. Selain itu Quipperian juga bisa lebih dulu mengakrabkan diri dengan anggota PSM UIN Jakarta di kontak Whatsapp 0812-1234-0182 dan telepon 0811-1167-552. Silakan kirim pertanyaan seputar PSM UIN Jakarta via email psm@uinjkt.ac.id dan pantau juga media sosial mereka di Twitter dan Instagram @psmuinjkt yuk.

Penulis: Igman Yuda Pratama

Referensi:

http://psm.uinjkt.ac.id/

http://kemahasiswaan.uinjkt.ac.id/

http://gokampus.net