Home » Quipper Campus » Campus Info » Ingin Masuk Jurusan Pendidikan Kedokteran Universitas Sam Ratulangi? Ini Dia Informasi Pentingnya!

Ingin Masuk Jurusan Pendidikan Kedokteran Universitas Sam Ratulangi? Ini Dia Informasi Pentingnya!

Ingin Masuk Jurusan Favorit di Universitas Sam Ratulangi? Simak Dulu Informasi Penting Ini!

Jika quipperian sudah mengincar beberapa jurusan yang  ada di Universitas Sam Ratulangi, maka jauh-jauh hari sebaikanya sudah menyiapkan diri untuk bisa diterima di salah satu fakultasnya. Tidak hanya itu, quipperian juga harus menyiapkan berapa biaya masuk dan yang tidak kalah penting adalah memastikan deadline untuk pendaftarannya tercatat di catatan quipperian loh.

Untuk memilih beberapa jurusan favorit di Unsrat, quipperian tentunya tidak hanya meyesuaikan dengan minat dan bakatnya, namun juga harus tahu tentang jenjang karir kedepannya setelah kalian semua lulus. Strategi pun juga harus dijalankan ketika tes dan harus jeli dalam memilih jurusan. Quipper video kali ini akan mengupas beberapa jurusan favorit berdasarkan akreditasi fakultas dan juga passing grade terakhir untuk masuk masing-masing universitas.

Menyquipperianng akreditasi B, fakultas ini menjadi nomor pertama jurusan yang paling diminati oleh sebagian pelamar. Dengan passing grade hampir 50% (sumber : https://www.masukuniversitas.com/passing-grade-snmptn-universitas-sam-ratulangi/), sudah tidak dipungkiri lagi kalau quipperian harus berjuang extra untuk bisa masuk ke dalam jurusan ini.

Sebenarnya bukan rahasia umum, fakultas kedokteran selalu menjadi jurusan yang diidamkan oleh semua universitas di negeri ini. Jika quipperian ingin meneruskan cita – cita, bukan hanya niat, namun perjuangan juga harus dimaksimalkan loh.

“Apakah masuk fakultas kedokteran itu sulit?”

Pertanyaan ini sering muncul di benak calon mahasiswa ketika ingin melanjutkan pendidikan di fakultas kedokteran. Masuk di fakultas kedokteran itu gampang – gampang susah. Wah, kenapa ada “gampang”nya? Karena ketika quipperian sudah menguasai berbagai materi eksata di SMA, peluangnya untuk masuk ke fakultas kedokteran adalah 80%. Sisanya adalah ketekunan dan doa.

Bagaimana sih caranya supaya dapat tembus di fakultas kedokteran?

Perdalam materi eksata (Fisika, Kimia, Biologi, Matematika) di SMA

Dalam metode belajar kebanyakan anak SMA, mereka yang sudah mengerti biasanya langsung lanjut ke bab selanjutnya. Sebenarnya cara ini ada benarnya dan ada salahnya. Benarnya karena quipperian bisa mendahului teman – teman quipperian, namun salahnya karena quipperian tidak melatih soal – soal yang muncul dalam ujian. Tips belajar yang sesuai adalah mengerjakan soal – soal dari tingkat mudah ke tingkat paling sulit.

Quipperian dapat mengerjakan soal – soal di buku teks, kemudian soal ujian nasional, lalu kerjakan soal SBMPTN dan tes masuk perguruan tinggi. Setelah quipperian bisa mengerjakan semua soal yang pernah muncul, lanjutkan ke soal – soal olimpiade. Cara ini memang agak menyita waktu bermain, namun hasil yang diperoleh nantinya akan lebih besar dari perjuangan quipperian. Mengapa harus banyak melatih soal? Karena soal – soal yang muncul dalam tes masuk perguruan tinggi akan menjadi penentu masa depan quipperian.

Jangan terlalu berharap pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

SNMPTN merupakan jalur bagi siswa berprestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri tanpa mengikuti serangkaian tes masuk. Quipperian boleh – boleh saja mengikuti SNMPTN, tapi ingat, jangan terlalu berharap. Anggap saja ini sebagai door prize ketika quipperian lolos SNMPTN. Dan, apabila quipperian ingin masuk ke fakultas kedokteran, cukup mendaftar fakultas kedokteran.

Jangan mendaftar fakultas lain (kecuali quipperian memang mempunyai minat di situ), karena ketika quipperian tidak lolos di fakultas kedokteran dan lolos di fakultas lain, cita – cita quipperian dari dahulu langsung buyar.

Persiapkan diri dalam SBMPTN 

Banyak keluhan siswa SMA yang mengatakan bahwa fokus untuk Ujian Nasional dulu, baru perguruan tinggi. Sebenarnya ini adalah persepsi yang salah. Ujian Nasional saat ini bukanlah penentu kelulusan, melainkan merupakan pemetaan nasional. Lebih baik quipperian langsung fokus di SBMPTN, karena ketika quipperian berhasil mengerjakan soal SBMPTN , pada materi yang sama, maka secara tidak langsung soal Ujian Nasional dapat quipperian kerjakan. (Tingkat kesulitan SBMPTN lebih tinggi dibandingkan soal Ujian Nasional).

Untuk quipperian yang masih duduk di bangku kelas X atau XI, quipperian bisa mempelajari terlebih dahulu materi yang belum diajarkan oleh guru. Quipperian yang mempelajari materi secara mandiri akan lebih memahami daripada diajarkan oleh guru quipperian, karena belum tentu guru quipperian mengajarkan keseluruhan dari materi itu. Untuk quipperian yang sudah duduk di bangku kelas XII, quipperian melatih soal – soal SBMPTN atau tes mandiri berbagai universitas, agar quipperian lebih mantap dalam menghadapi seleksi masuk.

Latih Soal TPA

Dalam tes masuk, biasanya akan diberikan soal – soal tes kemampuan akademik (TPA). TPA dapat dengan mudah dikerjakan dengan melatih. Tanpa latihan, kemampuan TPA seseorang tidak akan maksimal. TPA tidak diajarkan oleh sekolah, sehingga quipperian harus mempelajari dengan membeli buku atau melihat soal – soal di Internet (terutama soal TKPA SBMPTN). Dengan banyak berlatih, quipperian telah mendahului teman quipperian dan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke fakultas kedokteran.

Latihan Soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris memiliki peranan penting dalam penentuan lolos tidaknya seseorang di perguruan tinggi. Dalam SBMPTN, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing – masing muncul 15 soal. Tanpa berlatih soal bahasa, quipperian akan kesulitan dalam tes nanti. Banyak siswa SMA yang sepele terhadap soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris karena merasa soal yang muncul akan mirip seperti Ujian Nasional. Kenyataannya adalah Tidak. Soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam SBMPTN itu lebih tinggi tingkat kesulitan dari pada Ujian Nasional.

Bagi yang gagal dalam Tes Masuk

Ketika quipperian dinyatakan gagal menembus tes masuk perguruan tinggi, jangan menganggap bahwa masa depan quipperian berakhir. Gagal dalam tes masuk perguruan tinggi berbeda esensinya dengan tidak naik kelas. Banyak yang memilih kuliah di fakultas lain yang bukan merupakan minatnya. Hal ini sangat berbahaya bagi masa depan quipperian. Bersabarlah dan mungkin Tuhan mempunyai jalan lain. Pelajari kembali dari kesalahan yang quipperian buat dan persiapkan lagi selama satu tahun. Buktikan bahwa quipperian mampu.

Pemilihan Universitas dan Fakultas

Dalam tes SBMPTN, quipperian akan disuruh memilih 3 pilihan universitas dan fakultas. Kalau memang quipperian ingin masuk di fakultas kedokteran, pilihlah 3 universitas yang berbeda yang semuanya merupakan fakultas kedokteran.

Persiapan Sebelum Tes

Sehari sebelum tes, usahakan quipperian tidak push to the limit kemampuan kalian loh, karena quipperian akan kesulitas pada esok harinya. Quipperian usahakan push to the limit kemampuan saat tes nantinya. Persiapkan juga alat – alat ujian, seperti pensil, papan pengalas, penghapus. Persiapkan juga hal – hal kecil seperti baju, celana dan sebagainya.

Baca dahulu ketentuan tes terlebih dahulu, sehingga quipperian tidak kehabisan waktu karena hal sepele. Dan terakhir sebelum tidur, berdoalah dan minta restu kepada orang tua untuk melegakan pikiran quipperian.

Saat Hari Ujian

Ingat, saat tes, datang lebih awal dari waktu tes. Ketika quipperian mulai tes, periksalah kembali identitas quipperian yang quipperian isi di dalam lembar jawaban komputer. Faktanya, banyak siswa gagal dalam tes masuk karena hanya kesalahan dalam identitasnya. Kerjakan juga soal dari yang paling mudah hingga paling sulit (jangan terpaku pada satu soal). Setelah tes selesai, berdoalah dan ucapkan syukur atas kelancaran tesnya.

Menunggu hasil tes

Jangan galau dalam menunggu hasil tes, karena hal itu sangat tidak produktif. Quipperian bisa olahraga,bekerja,bermain, jalan – jalan sembari menunggu hasil tes. Lakukan sesuatu yang dapat membangkitkan stamina quipperian.

Kalau ada pepatah bilang, “tidak ada usaha yang mencederai hasil” itu memang benar adanya. Nah untuk memantapkan kembali, quipperian harus ingat ingat jadwal pendaftaran di UNSRAT. Bisa di taruh di notes atau kalender di rumah dan meja belajar tentang jadwal pendaftaran dan pembayarannya juga.

Selamat berjuang ya quipperian. Semoga cita-cita menjadi dokter yang selalu melayani masyarakat akan terwujud!

Penulis: Dwi Pravita

Referensi: Diambil dari berbagai sumber

Lainya untuk Anda