Mau Tahu Fasilitas Terfavorit di Universitas Singaperbangsa Karawang? Ini Daftarnya!

Image 10 (1)

Quipperian mungkin pernah dengar kalau setiap universitas memiliki lokasi-lokasi terfavorit yang menjadi ajang kumpul-kumpul atau menggelar kegiatan mahasiswa juga hajat universitas. Ya, sama saja dengan sekolah kamu. Pasti dong ada tempat-tempat kegemaran para siswa.

Kalau di kampus, tempat-tempat itu bisa digunakan untuk apa saja, ya? Bisa buat seminar nasional, pegelaran seni dan budaya, atau penyelenggaraan wisuda. Biasanya, sebuah fasilitas atau lokasi menjadi favorit karena punya alasan tertentu, misalnya memiliki nilai sejarah perjalanan kampus atau lantaran lokasinya strategis dan punya kapasitas besar sehingga bisa menampung banyak orang.

Nah, di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) ada juga loh lokasi tervaforit yang dimaksud. Quipperian mau tau informasinya? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Auditorium Unsika

Namanya juga auditorium, pasti sudah terbayangkan dong ini tempat buat apa? Ya, apalagi kalau bukan buat acara-acara besar kampus. Kamu mesti tahu kalau auditorium ini memiliki sejarah penting dalam perjalanan Unsika. Pada masa-masa awal kampus berdiri, gedung inilah yang menjadi ruang kuliah pertama di tengah keterbatasannya kala itu. Dari sanalah tekad dan perjuangan sivitas akademika menyatu dan pelan-pelan merangkak hingga menjadi kampus besar seperti saat ini.

Fasilitas ini mampu menampung sekitar 500-an orang setiap kali acara digelar. Lantaran berkapasitas lumayan besar, sivitas akademika universitas menjadikan auditorium ini sebagai lokasi utama penyelenggaraan wisuda.

Bukan cuma itu saja, seminar nasional yang melibatkan banyak kalangan sering digelar di tempat ini juga. Termasuk juga diskusi hasil riset dan bedah buku yang menarik minat mahasiswa. Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Unsika yang menggelar hajat regenerasi kepemimpinan juga melaksanakan seluruh prosesinya di lokasi ini.

Biasanya, seminar nasional yang dikolaborasikan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang digelar di auditorium ini. Pelatihan kewirausahaan yang mendorong mahasiswa menjadi pelopor wirausaha kerja sama dengan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) juga diselenggarakan di gedung ini.

Selain tempatnya yang lumayan luas, gedung ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti seperangkat sound system lengkap dengan pengatur suara (mixer), pendingin ruangan, proyektor dan lampu tembak yang menambah terang seisi ruangan.

Kantin Unsika

Sama halnya di universitas-universitas lain, kantin selalu menjadi lokasi paling favorit buat kongkow-kongkow mahasiswa. Kalau kamu penat dengan aktivitas seharian untuk urusan kampus, kantin bisa menjadi penawarnya.

Di sisi banyak yang sekadar duduk-duduk santai sambil menyeruput minuman favorit atau mengunyah penganan kegemaran. Ada juga yang membahas kegiatan kampus sampai ngobrol hal-hal tak menentu yang tidak jelas ujung pangkalnya. Tapi, ada juga loh yang serius ngomongin tugas kuliah sambil membagi tugas presentasi. Jadi, nggak semuanya santai kan, ada juga yang serius. Singkatnya, ini lokasi multifungsi.

Enaknya lagi, semua kalangan mulai dari mahasiswa, karyawan, hingga dosen biasa mencari makanan di tempat ini. Nah, kalau kamu punya urusan dengan dosen pengampu mata kuliah, kamu bisa juga janjian di sini. Tapi tergantung persetujuan dengan sang dosen. Soalnya ada juga dosen yang ingin bertemu dalam suasana formal.

Kantin ini lumayan luas untuk sekadar ngobrol-ngobrol. Ada sekitar 10 kios yang menjajakan aneka makanan berat, kudapan dan minuman penyegar dahaga. Nah, dari semua makanan yang dijual, ada soto tangkar dan bakmi goreng yang menjadi ciri khas di kantin ini. Kalau suatu saat mencobanya, dijamin bakal ketagihan loh Quipperian. Kalau minuman, biasanya kopi hitam yang paling banyak dipesan.

Bukan cuma jadi tempat kongko-kongko saja, kantin Unsika juga sering menjadi lokasi diskusi isu-isu aktual tentang kenegaraan dan kedaerahan serta isu-isu utama mengenai Universitas. Dari penelusuran Quipper Video Blog di lapangan, kantin ini merupakan lokasi bersejarah dan menjadi saksi bisu perubahan Unsika. Di tempat inilah, segenap mahasiswa berkumpul dan membahas rencana perubahan status Universitas dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri seraya mendesak pihak yayasan agar mewujudkan tuntutan mahasiswa tersebut.

Ruang Terbuka Hijau

Image 10 

Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi lokasi terfavorit ketiga di Universitas ini. Keberadaan ruang terbuka hijau tidak terlepas dari kampanye besar-besaran yang mengusung konsep pendidikan Go Green Campus. Soalnya karena banyaknya ruang terbuka hijau diyakini mampu merangsang perkembangan psikologis mahasiswa untuk merasa nyaman ketika memasuki area kampus.

Misalnya, melihat pohon-pohon berderet rapi, rumput-rumput terawat dan tertata baik akan berdampak pada kesejukan hati dan pikiran yang fresh sehingga siap untuk menerima ilmu baru ketika berada di dalam kelas. Kalau sudah begitu, prestasi tinggi bakal gampang diraih kan.

Nah, kalau kamu berkunjung ke kampus Unsika, kamu bakal disuguhi area terbuka hijau dan merasakan suasana Go Green Campus yang sangat kental di sini. Sepertinya pihak Universitas memaksudkan area terbuka hijau ini guna menciptakan lingkungan yang ramah sekaligus memanjakan mata para mahasiswanya. Apalagi kalau bukan untuk membangkitkan semangat mahasiswa untuk berprestasi. Dari sini, diharapkan lahir karya-karya ilmiah terbaik yang bermanfaat bagi perkembangan dunia pendidikan dan lingkungan sosial. Konsep yang luar biasa bukan?

Luas RTH Unsika ini berkisar setengah luas lapangan sepak bola. Beberapa perayaan penting seperti Dies Natalis (ulang tahun kampus) kerap digelar di lapangan ini. Sederet rangkaian pentas seni-budaya dan dialog terbuka untuk kemajuan universitas juga diselenggarakan di sini.



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang