5 Hal yang Bikin Alumni IPMI Sukses di Dunia Kerja dan Wirausaha

sukses di dunia kerja

Quipperian tau nggak sih kalau sebenarnya ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi seseorang untuk sukses di dunia kerja? Selain kemampuan diri, salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar adalah latar belakang pendidikan. Kok bisa?

Dengan dibekali oleh materi keilmuan dan soft skills yang mumpuni dari kampus, tentu kamu akan bisa bersaing di dunia profesional dan bukan nggak mungkin meraih sukses di dunia kerja. Nah, salah satu kampus yang dikenal memiliki banyak alumni yang sukses di dunia kerja adalah IPMI International Business School. Nggak sedikit alumni IPMI yang memegang peranan penting di perusahaannya maupun menjadi entrepreneur andal.

Ingin sukses seperti mereka? Yuk simak gimana perkuliahan Kampus IPMI bisa mengantarkan mereka ke posisi yang sekarang.

Berikut 5 poin yang bisa bikin alumni IPMI mampu bersaing dan sukses di dunia kerja juga menjadi wirausaha: 

5 poin yang bisa bikin alumni IPMI mampu bersaing dan sukses di dunia kerja juga menjadi wirausaha

1. Mata kuliah yang seru dan aplikatif di dunia kerja

Hampir semua materi perkuliahan yang ada di IPMI ternyata bisa langsung diaplikasikan ke dunia kerja lho! Uniknya, materi kuliah di IPMI nggak hanya selalu berkaitan dengan keilmuan jurusan aja tetapi banyak juga yang bisa mengarah pada pengembangan diri kamu.

Seperti yang diungkapkan oleh Fadillah Indra Budi, alumni IPMI angkatan 2005 yang saat ini bekerja sebagai Sales Marketing Manager untuk Pirelli Indonesia. Baginya, saat terjun ke dunia bisnis profesional ada banyak materi kuliah yang bisa ia gunakan saat bekerja seperti Business Decision Modelling, Business Strategic dan banyak mata kuliah lain terkait marketing yang menunjang kariernya.

Untuk pengembangan diri mahasiswanya, IPMI juga membekali mahasiswanya soft skill yang sudah terbukti berguna di dunia kerja. Menurut alumni lainnya, Immanuel Akbar, ada beberapa materi dan konsep saat kuliah yang selalu ia terapkan di dunia profesional, diantaranya adalah Business Communication dan Leadership.

“Untuk menyampaikan ide atau konsep kita kan perlu komunikasi yang clear, dan saya merasa nggak ada kesulitan dengan itu. Terdengar sederhana tapi sebenarnya membangun komunikasi yang baik itu nggak gampang. Sedangkan untuk leadership memang perlu waktu untuk menguasainya tapi saya dikenalkan konsep leadership secara utuh saat di kampus,” jelas alumni angkatan 2004 yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Bank Bintara (BPR Bintara Pratama Sejahtera).

Hal yang sama juga dirasakan oleh Stephanie Tanya, alumni yang berkarier sebagai Merchandising Supervisor di PT Panen Lestari Indonesia yang menangani banyak department store terkemuka. Meski saat ini pekerjaan yang digelutinya bukan di bidang human resource, tapi menurutnya materi perkuliahan terkait bidang tersebut bisa diaplikasikan pada berbagai pekerjaan. Materi ini ia aplikasikan pada saat menjalin relasi dengan orang lain baik kolega maupun klien dan supplier bagi perusahaan tempatnya bekerja.

Sejalan dengan alumni lain, Nazneen Judge juga merasakan bahwa banyak materi kuliah di IPMI yang bisa diaplikasikan langsung ke dunia bisnis, jadi tidak hanya berlaku untuk perusahaan besar aja. Perempuan yang kini terjun sebagai entrepreneur sekaligus influencer ini menerapkan berbagai materi kuliah mulai dari finance, marketing, human development hingga accounting pada bisnis Creative Agency dan produk kecantikan yang sedang dirintisnya.

2. Terbiasa berdiskusi dengan studi kasus ala Harvard Business School

Ini nih, salah satu faktor yang bikin IPMI berbeda dengan kampus lainnya. Mahasiswa IPMI terbiasa melakukan analisis dan diskusi ala Harvard Business School. Stephanie Tanya, alumni angkatan 2012 menjelaskan kalau kasus-kasus yang digunakan dalam pembelajaran selalu up to date dengan kondisi bisnis saat ini dan berasal dari industri yang berbeda-beda. Ia juga menambahkan bahwa ternyata ada pula beberapa kasus serupa yang kemudian ia temukan di dunia kerja profesional.

“Seru banget kalau di kelas, nggak ada jawaban yang pasti dan itu uniknya bisnis,” tambah Nazneen Judge yang lulus dari program IPMI Undergraduate di tahun 2016.

Kebiasaan berdiskusi ini juga ternyata bisa menimbulkan rasa percaya diri dari alumni IPMI saat memasuki dunia kerja. Menurut Immanuel Akbar, kegiatan diskusi juga berperan penting dalam pembentukan kerja sama antar personal. Hal ini juga yang sangat diperlukan di dunia kerja. 

Pengen Kerja di Perusahaan Internasional? Awali Langkahmu dengan Kuliah di IPMI!

3. Program internship memberikan mahasiswa kesempatan mencicipi dunia kerja

Bisa dibilang IPMI adalah satu dari sedikit kampus yang memiliki program magang dalam kurikulumnya. Melalui program magang ini mahasiswa dapat merasakan langsung dunia kerja sebelum benar-benar berkarier di bidang profesional atau merintis usaha sendiri. 

Seperti Nazneen Judge yang memilih jalur entrepreneur setelah lulus kuliah. Ia bercerita bahwa dengan adanya program magang, ia jadi bisa merasakan dunia kerja perusahaan. Dengan adanya kesempatan tersebut, ia pun jadi bisa membandingkan dengan dunia kewirausahaan yang ternyata lebih sesuai dengan passion yang dimilikinya.

Menurut Immanuel Akbar, kampus akan membantu mahasiswa mendapatkan perusahaan yang bonafit dan bergerak sesuai dengan bidang yang diminati. Selain itu, alumni yang sempat magang di Bahana Sekuritas ini juga mengungkapkan bahwa banyak dari mahasiswa yang meski belum lulus kuliah sudah diincar oleh berbagai perusahaan ternama, terutama perusahaan tempatnya magang.

4. Mahasiswa bisa menggunakan jejaring kampus untuk memperluas networking

Untuk mendukung kegiatan belajar mahasiswanya, IPMI telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak baik sesama lembaga akademis maupun perusahaan-perusahaan ternama. Nggak aneh kalau IPMI sering kali kedatangan dosen tamu yang merupakan para petinggi perusahaan besar di Indonesia bahkan yang cakupannya multinasional.

Nggak hanya terbatas di perkuliahan, IPMI juga mendukung mahasiswanya dalam membangun dan memperluas networking mereka melalui berbagai kegiatan seperti mengikuti forum dunia hingga melibatkan mahasiswa dalam aneka kegiatan luar kampus.

Seperti Nazneen Judge dan Stephanie Tanya yang berkesempatan melakukan student exchange ke Kota Oulu di Finlandia. Di sana mereka belajar sekaligus magang di berbagai start up yang ada di kota tersebut. Tak hanya itu, di tahun 2018 Nazneen Judge juga berkesempatan mewakili IPMI untuk presentasi dalam Youth Global Forum di Prancis. 

“Di IPMI ini masih banyak ruang untuk kita bisa mengembangkan diri dan banyak juga opportunity-nya,” ujar Nazneen yang kemudian melanjutkan pendidikannya di program Magister IPMI.

Apa Saja yang Dipelajari Mahasiswa Jurusan Bisnis? Intip Yuk Quipperian!

5. Terbiasa menggunakan Bahasa Inggris dan sederet soft skill lainnya

Quipperian pasti tahu kan kalau perkuliahan di IPMI menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Jadi, bagi lulusan IPMI penggunaan Bahasa Inggris saat bekerja sudah nggak menjadi rintangan lagi. Penguasaan Bahasa Inggris ini penting banget jika Quipperian ingin sukses di dunia kerja, apalagi jika kamu mau berkarier di perusahaan multinasional.

“Waktu itu saya memiliki atasan dari luar negeri, mau nggak mau kan komunikasinya pakai Bahasa Inggris. Karena sudah biasa pakai Bahasa Inggris yah jadi biasa aja ha ha ha,” kelakar Fadillah Indra Budi, yang selama kuliah merasa IPMI nggak cuma kampus tetapi rumah kedua baginya.

Tak hanya sebagai bahasa pengantar saat kuliah, Quipperian juga akan mendalami pelajaran Bahasa Inggris dari sisi bisnis (English for Bussiness) hingga public speaking. Jadi pelajarannya nggak seperti yang dipelajari di SMA ya!

Di luar materi perkuliahan, Nazneen Judge mengungkapkan bahwa IPMI memberikan ia ruang untuk memperkuat self branding. Hal itu sangat memberikan dampak pada kegiatan yang ia lakukan sekarang terutama saat merancang brand image bagi klien di creative agency yang dibangunnya. 

Selain itu Immanuel Akbar dan Stephanie Tanya juga merasakan bahwa kemampuan berkomunikasi sangat diasah ketika berkuliah di IPMI. Selama perkuliahan, mahasiswa diajak untuk berkomunikasi dengan lugas dan jelas melalui berbagai presentasi dan materi pengembangan diri lainnya.

Nah, Quipperian sekarang percaya kan, kalau apa yang kamu dapatkan di kampus ternyata benar-benar diperlukan jika ingin meraih sukses di dunia kerja? Nggak hanya materi  perkuliahan aja tetapi juga kampus akan menanamkan konsep-konsep yang akan ikut membentuk pribadimu. 

Jika kamu ingin sukses seperti para alumni IPMI, maka kamu harus banget mengikuti jejak mereka dengan memilih IPMI International Business School sebagai kampus tujuan setelah lulus SMA nanti. Kamu bisa membuktikan sendiri apa yang telah diceritakan oleh para alumni yang telah sukses di dunia kerja masing-masing. 

Untuk Quipperian yang ingin bergabung dengan IPMI, jangan lupa untuk terus memantau laman resmi IPMI International Business School di Quipper Campus supaya kamu nggak ketinggalan informasi penting terkait kampus keren ini. 

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com



Konsultasi langsung dengan tutor di Quipper Video Masterclass. DISKON, kode promo: CERMAT Daftar Sekarang