Jangan Terjebak Mitos, Ini 5 Fakta Kuliah di Jerman yang Jarang Orang Tahu

kuliah di jerman

Kuliah di Jerman bisa jadi merupakan impian banyak orang. Selain karena mutu pendidikannya yang terkenal baik, umumnya kampus dan sekolah di sana pun nggak memungut biaya pendidikan. Jadi, Quipperian bisa kuliah secara gratis!

Meski terlihat menggiurkan, ternyata nggak gampang lho menjadi mahasiswa di Jerman. Banyak banget hal yang harus diperhatikan supaya Quipperin nggak terjebak mitos yang bikin kamu ragu untuk kuliah di sana. Yuk simak 5 fakta tentang kuliah di Jerman yang jarang diketahui orang.

Fakta-fakta Kuliah di Jerman yang Jarang Orang Tahu

1. Menangkap peluang kuliah di Jerman lewat program kerja sama dengan kampus Indonesia

Saat kamu memutuskan untuk kuliah di Jerman, maka sainganmu untuk mendapatkan kampus terbaik bukan cuma dari Jerman dan Indonesia aja tetapi dari seluruh dunia. Dengan jumlah peminat yang tinggi dan standar pendidikan yang tinggi pula, sudah bukan rahasia umum kalau kampus dan pemerintah Jerman menerapkan seleksi yang ketat bagi calon mahasiswa. 

Dengan banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi, bisa jadi biaya dan waktu yang harus dikeluarkan juga nggak sedikit. Nah, daripada membuang waktu dan biaya secara percuma untuk mengejar kelas reguler di Jerman, kamu bisa mengambil program kerja sama yang merupakan kolaborasi dari kampus di Indonesia dan perguruan tinggi di Jerman. Salah satu kampus ternama yang memiliki program ini adalah International University Liaison Indonesia (IULI). 

Jika berkuliah di IULI, Quipperian akan memiliki kesempatan untuk merasakan kuliah di Jerman selama 1 hingga 2 semester. Karena IULI memiliki kerja sama dengan European University Consortium, tentunya kampus yang menjadi tujuan belajar pun kampus ternama yang memiliki reputasi baik. Kamu pun nggak perlu ambil pusing dengan urusan administrasi karena IULI akan tetap mendampingimu bahkan hingga perkuliahan di Jerman dilakukan.

“Saya sangat suka saat mengetahui IULI memiliki kerja sama dengan kampus di Jerman dan menawarkan gelar internasional. Sebagai sebuah institusi pendidikan, IULI sangat membantu kami untuk program ini,” ungkap Kareem, mahasiswa international asal Syria, Jurusan Chemical Engineering IULI angkatan 2016 yang saat ini berada di Ilmenau.

Lalu untuk gelarnya gimana? Untuk mahasiswa lulusan IULI yang menjalankan perkuliahan, riset dan magang di Jerman dengan total 2 semester maka berhak atas International Joint Degree dari IULI sekaligus dari kampus di Jerman. Jadi misalnya kamu mahasiswa bidang teknik, maka setelah lulus nanti akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T) dan Bachelor of Science (B.Sc) sekaligus!

2. Dari jurusan Sosial? Tenang aja, Jerman nggak cuma untuk mahasiswa jurusan teknik 

Banyak orang yang mengaitkan kuliah di Jerman dengan dunia aviasi maupun keteknikan lainnya. Nggak salah memang, karena Jerman memiliki kekuatan yang andal di bidang tersebut dan salah satu alumni suksesnya adalah B. J. Habibie yang dikenal sebagai Bapak Dirgantara Indonesia. 

Dibalik suksesnya bidang penerbangan dan teknologi di Jerman, Quipperian juga pasti tau dong kalau Jerman juga memiliki keunggulan di bidang ekonomi, hubungan internasional hingga pariwisata. Nah, jadi kamu yang mengincar jurusan di bidang sosial seperti Manajemen dan Hubungan Internasional pun nggak perlu ragu untuk melanjutkan kuliah ke negara ini. 

“Menariknya untuk kegiatan perkuliahan, metode-metode yang dipakai oleh dosen-dosen disini (Ilmenau) tidak jauh berbeda dengan yang saya dapatkan di IULI, khususnya untuk mata kuliah yang berkaitan dengan Hubungan Internasional. Makanya pas datang kesini saya tidak merasakan suatu perbedaan yang berarti,” ungkap Chikita Rini Lengkong, alumni IULI yang sekarang masih menetap di Ilmenau, Jerman.

3. Hindari kota-kota besar yang penuh hiruk pikuk jika ingin fokus belajar

Saat berangkat ke Jerman, pastikan tujuanmu yang sebenarnya adalah untuk menimba ilmu. Keberangkatanmu ini tentu bukan untuk sekadar menonton pertandingan Bundesliga atau Liga Jerman maupun berwisata semata. Nah, supaya kamu bisa fokus belajar ada baiknya menghindari distraksi-distraksi tersebut dengan memilih kampus yang berada di luar kota metropolitan.

Untuk Quipperian yang ingin fokus belajar tetapi masih memiliki banyak opsi untuk refreshing, kamu bisa memilih kampus-kampus di wilayah Thuringia yang terletak di kawasan Jerman Tengah. Di sana ada beberapa kampus besar yang bisa menjadi tujuan perkuliahan, salah satunya adalah Technische Universität Ilmenau (TU Ilmenau) yang telah berdiri sejak 1894. Oh iya, TU Ilmenau ini telah menjalin kerja sama dengan IULI lho!

Dalam kesempatan Virtual Open House yang diselenggarakan oleh IULI, Chikita sempat menunjukan kondisi di sekitar kampus TU Ilmenau yang tenang, alami dan indah. Nggak hanya itu, Chikita yang merupakan alumni Jurusan International Business Administration tersebut juga menjelaskan beberapa fasilitas pendukung yang bisa digunakan di sekitar kampus. Semua yang kamu perlukan ada di sekitarmu. Asyik banget kan!

Di kesempatan yang sama, Kareem juga menyinggung kemudahan mendapatkan makanan halal. Meski bukan di kota besar, ternyata mendapatkan makanan halal di Ilmenau juga tidak sulit lho. Selain itu kampus juga menyediakan praying room atau mushola bagi mahasiswa yang beragama islam. Wah nggak perlu ragu lagi deh.

4. Jeli memanfaatkan fasilitas di sekitar kampus jika ingin menghemat biaya hidup

Sebagai mahasiswa dan alumni yang menetap di Jerman, diakui oleh Chikita dan Kareem bahwa biaya hidup di Jerman memang cukup tinggi. Namun, jika dibandingkan dengan kota lain di Jerman, biaya hidup di Kota Ilmenau sendiri bisa dibilang yang paling rendah. Apalagi kalau Quipperian jeli memanfaatkan fasilitas kampus. 

Secara teori, mahasiswa di Jerman harus mengantongi 700 euro setiap bulannya, tetapi jika tinggal di Ilmenau maka mereka bisa menghemat hingga 300 euro. Angka ini tentu nggak bisa langsung dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia ya, Quipperian!

Salah satu fasilitas kampus yang menjadi favorit mahasiswa untuk menghemat biaya pengeluaran adalah Mensa atau kantin kampus. Di sini, Quipperian bisa mendapatkan makanan lezat dengan harga khusus mahasiswa. Kamu juga bisa menggunakan fasilitas olahraga milik kampus untuk menjaga kebugaran. Jadi nggak perlu mengeluarkan uang untuk ke pusat kebugaran.

Menurut Chikita, salah satu keuntungan tinggal di kota kecil seperti Ilmenau adalah nggak banyak cobaan untuk menghambur-hamburkan uang ke mal atau berbelanja. Kamu bisa fokus belajar dan mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus.

5. Lulus harus langsung pulang ke tanah air? Kata siapa?

Quipperian ingin lebih lama tinggal di Jerman setelah menyelesaikan masa studi? Bisa kok! Hal ini juga dilakukan oleh Chikita. Setelah 2 semester untuk kuliah dan magang, ternyata Chikita nggak langsung kembali ke Indonesia. 

“Setelah selesai magang wajib, kontrak saya diperpanjang hingga akhir tahun 2019 sehingga saya bisa mendapatkan pengalaman yang lebih lagi di dunia industri. Karena kesempatan itu, akhirnya saya memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal saya di Jerman,” jelas Chikita yang berkesempatan magang di perusahaan logistik DB Schenker.

Ternyata kuliah di Jerman itu nggak sesulit dan seseram yang dibayangkan sebelumnya ya! Ada banyak cara yang bisa kamu tempuh untuk kuliah di sana, salah satunya adalah melalui program International Joint Degree dari IULI ini.  

International University Liaison Indonesia (IULI) merupakan universitas swasta yang diprakarsai oleh Dr.-Ing. Ilham A. Habibie, MBA., putra B. J. Habibie. Ilham juga merupakan ahli di bidang penerbangan sekaligus lulusan Jerman. Jadi nggak aneh lagi kalau hubungan IULI dengan kampus-kampus ternama di Jerman sangat erat ya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com