7 Hal Unik di Kampus Paramadina yang Bakal Bikin Kamu Betah

hal unik di universitas paramadina
Setiap kampus, baik kampus negeri ataupun kampus swasta, jika masuk kategori populer atau favorit, pasti memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri. 

Penilaian untuk menjadi kampus populer atau favorit, setidaknya memiliki berbagai aspek, salah satunya daya saing yang tinggi untuk dapat diterima di kampus tersebut. Aspek lainnya seperti kualitas pengajar yang kompeten, pilihan keilmuan yang beragam, alumni kampus sukses di dunia kerja, akreditasi yang excellent, prestasi yang telah diraih oleh kampus, bangunan kampus yang megah, dan diikuti fasilitas yang lengkap. 

Namun, selain hal-hal di atas, pernahkah kamu terpikir untuk mengetahui keunikan yang dimiliki kampus impianmu secara lebih mendalam? Misalnya dari segi hubungan dosen dan mahasiswanya atau proses pembelajarannya? Hal-hal seperti itu biasanya kurang terekspose infonya untuk setiap kampus. Sehingga kalian harus cari tahu sendiri detail mengenai hal tersebut.

Hal-Hal Unik di Universitas Paramadina

Nah, kali ini Quipper akan membantu kamu mengenal keunikan lebih mendalam dari salah satu kampus swasta kece di Jakarta Selatan, Universitas Paramadina. Inilah beberapa di antaranya:

1. Dosen dan mahasiswa akrab

Konsep mendidik dalam proses belajar mengajar di Paramadina, menjadikan hubungan dosen dan mahasiswa menjadi akrab. Dosen senantiasa memotivasi dan memberikan support mahasiswa untuk memahami materi perkuliahan dengan baik dan tepat. 

Mahasiswa pun tak perlu sungkan untuk menanyakan hal apapun terkait materi kuliah, di dalam maupun di luar kelas. Karena, dosen selalu siap sedia mendengarkan pendapat dan pertanyaan mahasiswa setiap saat. Dengan begitu mahasiswa juga selalu bersemangat untuk belajar. So, berbincang akrab dengan dosen di Paramadina adalah hal biasa, karena dosen tak sulit untuk ditemui.

2. Kreativitas adalah bagian penting dari proses pembelajaran 

Metode belajar yang diterapkan di Paramadina terbilang beragam, kreatif, dan inovatif, disesuaikan tuntutan pembelajaran. Pada Program Studi Hubungan Internasional, salah satu metode pembelajarannya adalah membuat festival bahasa dan budaya antar bangsa. Untuk Program Studi  Ilmu Komunikasi, beberapa mata kuliah menggunakan metode role play atau bermain peran. Sementara untuk Program Studi Desain Komunikasi Visual, ada berbagai pameran, event, dan workshop sebagai pilihan untuk metode pembelajarannya. 

Lalu, mahasiswa Program Studi Psikologi menyelenggarakan seminar yang dibuat oleh mahasiswa, bekerja sama dengan dosen dan praktisi yang pakar di bidangnya. Program Studi Manajemen menggunakan metode pembelajaran dengan berkunjung ke berbagai pelaku bisnis dan membuat bazar. Program Studi Islam Madani, menggunakan metode belajar dengan berkunjung ke berbagai pesantren, diskusi mengenai agama, dan rutin membuat seminar untuk diskusi ilmiah mengenai agama. 

Program studi lainnya juga tak kalah seru. Program Studi Teknik Informatika mengadakan pelatihan komputer berbagai kalangan usia. Program studi ini juga rutin membuat lomba bagi gamers. Terakhir, program studi Desain Produk Lifestyle, metode belajar yang digunakan mengajak mahasiswa dan komunitas pengusaha kecil, bekerja sama untuk menciptakan produk lifestyle yang memiliki daya jual tinggi. 

Kalau metode belajarnya seperti ini, dijamin akan mengasah kreativitas dan inovasi kamu juga bukan.

3. Mayoritas alumni Paramadina memilih untuk menjadi entrepreneur

Dengan dukungan metode belajar yang keren tadi, jangan heran kalau banyak alumni Paramadina yang berani terjun untuk mengembangkan bisnisnya sendiri, alias memilih untuk menjadi menjadi entrepreneur

Selain kreativitas, untuk terjun ke dunia usaha juga dibutuhkan semangat yang tinggi dan ketangguhan. Seluruh hal ini juga bakal kamu peroleh jika melanjutkan pendidikan di Paramadina, yang sangat memperhatikan kompetensi dari lulusan-lulusannya. 

4. Pemanfaatan teknologi canggih

Paramadina memiliki 3 pilar utama yang dijunjung tinggi, yakni keislaman keindonesiaan, dan kemodernan. Kemodernan ini ditandai dengan pemanfaatan teknologi yang canggih, seperti keberadaan media belajar online, yang disebut Paramadina e-learning. Sehingga mahasiswa bisa tetap kuliah, meskipun di masa pandemi Covid-19. Melalui e-learning, mahasiswa tetap bisa belajar dengan mengakses materi kuliah, mengerjakan tugas, dan menyelesaikan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. Diskusi dengan dosen juga dapat dilakukan melalui chat-room Paramadina e-learning.

5. Paramadina seperti miniatur Indonesia 

Meski terletak di Jakarta, latar belakang dosen dan mahasiswa di kampus ini sangat beragam lho! Bisa dibilang, Paramadina seperti miniatur Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan latar belakang status sosial yang berbeda. Di Paramadina, perbedaan bukanlah masalah, malah menjadi kekuatan tersendiri bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi, memahami makna toleransi, saling hormat, saling menghargai, dan saling menyayangi satu sama lain. 

Setiap mahasiswa merasa menjadi bagian terpenting dari anggota keluarga besar Paramadina. Sebagai ‘keluarga’, maka harus saling melindungi, saling support, dan no bullying. Selain itu, mahasiswa Paramadina menjadikan kampus sebagai ‘rumah kedua’ mereka, yang membuat makin betah ketika berada di kampus.

6. Menjadi mahasiswa aktif adalah keharusan 

Menjadi cerdas, sebaiknya tak hanya di bidang ilmu pengetahuan, tetapi penting juga menjadi cerdas dalam bersosialisasi dengan berbagai pihak, mampu menjalin hubungan dengan berbagai kalangan sosial, serta tak berhenti melakukan aktivitas yang menghasilkan karya bermanfaat bagi masyarakat. Semua hal tersebut dapat dicapai mahasiswa melalui keikutsertaannya dalam berbagai aktivitas dan kegiatan berorganisasi.

Jadi, selain diwajibkan, keaktifan mahasiswa saat kuliah juga menjadi syarat meraih gelar Sarjana lho. Saat diwisuda, mahasiswa tersebut akan menerima transkrip seluruh aktivitas yang dilakukan selama kuliah di Paramadina. 

7. Belajar tentang ethics

Selain dididik untuk memiliki kemampuan leadership dan entrepreneurship, mahasiswa Paramadina juga akan belajar tentang ethics. Muatan ethics terdapat pada beberapa mata kuliah wajib Paramadina, seperti mata kuliah Nilai-Nilai KeParamadinaan, dan mata kuliah Anti Korupsi. Diharapkan pemahaman mengenai ethics mampu membuat mahasiswa Paramadina memiliki bekal yang cukup untuk menentukan pilihan yang paling benar dan tepat dalam menjalani hidup, serta profesi yang ditekuninya di kemudian hari.  

Demikian 7 hal unik mengenai Paramadina, seru sekali bukan? Jika kalian kuliah di Paramadina, akan lebih banyak keunikan yang kalian temukan. Jika ingin tahu lebih banyak, segera daftarkan diri kalian ke Universitas Paramadina, melalui Muhammad Yusup, hotline +62 815-9181-190.

Pengalaman langsung bagi kalian, akan lebih baik, sebagai salah satu cara untuk membuktikan keunikan Paramadina, selain hanya mendengarkan. Selamat membuktikan! Tetap semangat, tetap sukses!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com