Ini Fakta Seru Program Studi Food Technology! Lulusannya Makin Dibutuhkan Dunia

food technology
Program Studi Food Technology atau Teknologi Pangan ini bukan merupakan program studi yang baru bagi dunia pendidikan di tanah air. Dikutip dari idntimes (28/6/19), Teknologi Pangan menempati urutan keenam sebagai program studi saintek yang paling diminati di SBMPTN 2019. Quipperian, program studi ini memang program studi yang seru banget dan punya masa depan yang menjanjikan. 

Masih belum yakin? Langsung saja simak beberapa keunggulan dari program studi Food Technology, agar kamu lebih yakin kalau program studi ini memang seru dan lulusannya makin dibutuhkan.

5 Keunggulan Program Studi Food Technology IULI

1. Cocok untuk anak IPA yang punya passion terhadap pangan dan gizi

Ya, pada dasarnya, program studi Food Technology ini adalah bidang ilmu yang seru. Di program studi ini kamu bisa menggunakan ilmu dasar seperti kimia, biologi, mikrobiologi, biokimia, matematika, dan fisika, serta teknik untuk mengembangkan produk pangan dari segi teknologi proses pengolahan, meningkatkan kualitasnya dari segi rasa, gizi, pengemasan, penyimpanan dan juga keamanan pangan.

Dengan kata lain, kamu akan menggunakan semua itu tersebut untuk menciptakan sebuah teknologi supaya nantinya bisa menciptakan makanan dan minuman yang lebih sehat, lebih enak, lebih aman dikonsumsi dan pastinya lebih terjangkau. Jadi kalau semua tujuan tersebut merupakan bagian dari mimpimu, ini adalah program studi yang tepat bagi Quipperian!

2. Mengaplikasikan teknologi yang tepat pada semua tahapan produksi makanan dan minuman

Makanan dan minuman yang berkualitas, sehat dan aman, nggak hanya ditentukan dari saat kamu memasaknya saja, tapi juga sejak dari makanan itu diproduksi. Makanya program studi Food Technology ini akan mengajarkan kamu untuk mencari tahu, menciptakan dan mengaplikasikan teknologi yang tepat pada semua tahapan proses produksi pangan. Dimulai dari proses pengumpulan bahan mentah (cara memanen hasil tani atau kebun, cara menangkap hasil laut, dan cara memotong hewan ternak) bahkan hingga pada tahap pangan tersebut sampai ke tangan konsumen.

Sebagai ahli teknologi pangan, kamu akan memeriksa dan memastikan optimalisasi mutu, keamanan dan nilai  gizi pangan, serta sarana dan prasarana produksi, pengawetan hingga distribusinya. Jadi, semuanya berjalan dengan optimal dan sesuai aturan serta yang paling penting mematuhi standar/spesifikasi dan aturan dari pemerintah di negara dimana pangan ini kan dipasarkan. Dengan begitu, lulusan dari program studi ini akan punya banyak skill yang dikuasai untuk bekerja di bidang industri makanan dan minuman

3. Tren makanan sehat dan berkualitas unggul makin meluas dan digemari

Quipperian pasti sadar dong kalau saat ini tren makanan sehat makin meluas dan digemari, khususnya untuk kaum muda yang tinggal di kota-kota besar. Ya, masyarakat saat ini semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas asupan makanan dan minuman mereka, sehingga banyak yang makin peduli terhadap kandungan gizi atau nutrisi makanan hingga bagaimana makanan tersebut diolah. 

Semakin sadar dan selektifnya masyarakat terhadap mutu makanan dan minuman ini menjadi peluang kerja yang sangat baik bagi para lulusan Food Technology, karena ini jadi peluang bagi kamu untuk mengaplikasikan semua ilmu yang telah kamu punya. Tentunya banyak perusahaan produsen makanan dan minuman yang membutuhkan teknologi baru dalam pengolahan ataupun pengemasan makanan sehingga bisa menciptakan produk yang lebih berkualitas, yang berarti lebih menjual bagi konsumen. 

Bahkan tidak tertutup kemungkinan juga bagimu untuk membuka bisnis sendiri. Misalnya menciptakan versi yang lebih sehat dari berbagai produk makanan siap saji atau makanan beku yang banyak digemari orang, atau membuat produk makanan sehat dengan harga yang lebih terjangkau dan enak, juga berbagai ide lainnya. 

4. Prospek kerja yang luas dan akan semakin terbuka lebar

Tidak hanya punya peluang kerja yang luas karena adanya tren makanan sehat, prospek karier bagi lulusan Food Technology di bidang industri makanan dan minuman juga masih sangat banyak. Berbagai divisi di industri pangan dapat diisi oleh lulusan program studi ini dimulai dari inovasi penelitian dan pengembangan produk baru di divisi Research and Development (R&D), mengontrol mutu sejak penerimaan bahan baku hingga produk jadi di divisi Quality Control (QC), membuat sistem jaminan mutu di divisi Quality Assurance (QA) termasuk mengurus pendaftaran produk pangan baru ke badan POM dan LPPOM MUI di bagian legal (Regulatory Affairs), menyeleksi supplier bahan baku dan juga mesin-mesin pengolahan pangan di bagian Procurement (Pembelian)pembelian, mengolah bahan baku hingga menjadi produk pangan secara optimal dan efisien di bagian produksi (production), mengatur penyimpanan bahan baku dan produk jadi di bagian gudang (warehouse) , bahkan mengatur strategi pemasaran produk pangan di bagian marketing.

Lulusan program studi teknologi pangan bisa berkecimpung di berbagai jenis industri pangan yang ada di Indonesia termasuk makanan kaleng, makanan beku, produk olahan susu, makanan ringan, daging olahan, makanan laut, industri kemasan pangan dan lain sebagainya. 

Kamu juga bisa berwirausaha menjadi produsen makanan seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, membuka kedai kopi, membuka katering. Bahkan nggak tertutup juga untuk kamu bekerja di lembaga pemerintahan seperti menjadi auditor dan tutor Keamanan Pangan dan Makanan Halal, pekerja di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menjadi Halal auditor di LPPOM MUI,bekerja di Kementrian Kesehatan hingga Kementerian Pertanian. Atau mungkin melanjutkan studi untuk menjadi pengajar ataupun peneliti. Luas sekali bukan, prospek kerjanya?

5. Bisa membawa kamu ke Eropa dan memberimu joint degree dari kampus terkemuka disana!

Kalau kelebihan yang satu ini nggak bisa kamu dapatkan di semua program studi Food Technology di Indonesia. Quipperian cuma bisa mendapatkannya jika kamu berkuliah di program studi Food Technology, International University Liaison Indonesia (IULI). 

Sebagai universitas yang berafiliasi dengan Technische Universität Ilmenau di Jerman, Quipperian akan diwajibkan untuk melakukan kuliah magang di sana. Nah, jika kamu menjadi mahasiswa program studi Food Technology, IULI tentu hal ini adalah peluang besar untukmu mendalami teknologi pangan dan menjadi modal untuk bersaing dengan sarjana teknologi pangan dari kampus lainnya.

Selama di Jerman nanti, kamu juga akan melakukan dan mengerjakan tugas akhir kamu di sana. Selanjutnya kamu pun akan bisa mendapatkan Joint Degree dari kampus di Jerman dan pastinya dari IULI. Benerkan, ini menjadi modal kuat untuk kamu memulai karier di bidang industri pangan dalam skala internasional, apalagi dalam skala nasional. Mantap bangetSupaya nggak ketinggalan informasi penting tentang IULI, jngan lupa juga untuk menjadikan International University Liaison Indonesia (IULI) sebagai kampus favoritmu di Quipper Campus.

Bagaimana, kamu makin tergoda untuk kuliah di program studi Food Technology dan menyabet gelar joint degree dari Jerman dan Indonesia? Kalau begitu, langsung saja daftarkan dirimu untuk bisa jadi Food Technologist yang handal dengan melakukan registrasi online di sini. Jangan sampai terlambat ya!

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com