Kuliah IT di Luar Negeri? Ini 7 Hal Yang Perlu Kamu Ketahui tentang KIT Langsung dari Founder

informasi penting kitPerkembangan teknologi informasi sering kali berkiblat pada kemajuan yang ada di negara Jepang. Selain dikenal dengan inovasi yang unik dan canggih, negara matahari terbit ini juga memiliki sistem pendidikan yang mumpuni. Makanya nggak aneh kalau banyak calon mahasiswa yang mengidamkan kuliah di sana. Nah, Quipperian yang ingin belajar IT di luar negeri sekarang nggak perlu jauh-jauh ke Jepang! Kamu bisa merasakan sistem pendidikan IT sekelas Jepang di Kirirom Institute of Technology.

Kirirom Institute of Technology (KIT) adalah kampus ramah lingkungan yang terletak di Kawasan Taman Nasional Kirirom, Kamboja. Kampus ini memiliki dua jurusan yang akan mengarahkanmu menjadi profesional di bidang Teknologi Informasi dan Manajemen Pariwisata dengan standar perkuliahan ala Jepang dan sentuhan internasional.
KIT didirikan oleh Takeshi Izuka, ahli teknologi informasi asal Jepang yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidang ini. Selain Takeshi Izuka, KIT juga didukung oleh shareholder dan pengajar yang memiliki segudang pengalaman di berbagai perusahaan IT terkemuka di dunia.

Kamu penasaran dengan keunggulan kampus ini? Quipperian harus banget nih simak 7 informasi penting tentang Kirirom Institute of Technology langsung dari sang pendiri.

7 Informasi Penting KIT

1. Peluang mendapatkan pendapatan ratusan juta per tahun

Bayangkan jika seorang fresh graduate bisa mengantongi penghasilan sekitar USD30.000 per tahunnya, menggiurkan bukan? Di KIT hal tersebut bukan hal yang mustahil karena kamu akan diarahkan ke berbagai perusahaan ternama dan berpeluang mendapatkan penghasilan ratusan juta pertahunnya.  “Setelah 4 tahun belajar di sini, sekarang sudah ada mahasiswa KIT yang ke Jepang. Di sana mereka bisa mendapat penghasilan sampai USD30.000 per tahun,” ungkap Takeshi Izuka.

Setelah 4 tahun kuliah di KIT Cambodia, kamu memiliki peluang besar untuk memulai kariermu di banyak perusahaan teknologi ternama di Jepang. Sistem kerja magang yang ada di KIT diselenggarakan untuk membentuk mahasiswa menjadi seorang ahli IT yang andal dan memenuhi kebutuhan insinyur yang berkualitas. Sang pendiri yakin jika sistem serupa yang dibangunnya akan menjadi dominan di dunia.

“Kami meneliti sistem pendidikan di Jepang dan Kamboja, sepertinya harus ada yang diubah dalam sistem ini. Sistem (magang) yang kita buat ini sangat unik terinspirasi dari banyak hal termasuk perusahaan saya sebelumnya. Tapi sistem serupa juga sudah mulai banyak digunakan di berbagai negara di dunia dan pada masa depan model seperti ini akan dominan di dunia,” cerita Takeshi Izuka yang merupakan salah satu pendiri perusahaan IT Digital Forest.

2. Berkembang pesat dalam waktu kurang dari 5 tahun

“Awalnya kami hanya kampus kecil dengan 22 mahasiswa, tapi tahun lalu sudah ada lebih dari 1.000 orang yang mendaftar di KIT,”  papar pria yang pernah bekerja pada perusahaan teknologi terkemuka Accenture ini.
Melalui sambungan telepon, Takeshi Izuka menceritakan bagaimana usaha tim KIT melakukan promosi diawal. Mereka melakukan berbagai kegiatan promosi yang unik dan menarik di mall, memberikan hadiah untuk siswa dan banyak lagi.

Kini, KIT sudah berkembang pesat dengan lebih dari 200 mahasiswa. Para mahasiswa yang berkuliah di sini tentunya adalah para mahasiswa pilihan karena telah melalui proses seleksi yang ketat.

3. Menjadi Kampus IT nomor 1 di Kamboja

Tak hanya berkembang dari sisi jumlah mahasiswa, Takeshi Izuka juga mengatakan bahwa saat ini KIT terus bergerak untuk menjadi kampus IT nomor 1 di Kamboja. Predikat ini tentu didapatkan berkat kombinasi sistem pendidikan, kualitas pengajar dan fasilitas yang ada.
“Inti dari pendidikan kami di Kamboja adalah menjadi yang terbaik, menjadi nomor 1 terutama dalam pendidikan IT,” tambahnya.

4. Sudah menjadi tujuan para pelajar Jepang untuk belajar IT

Kualitas pendidikan KIT ternyata nggak cuma menarik bagi para pelajar di Kamboja. Tahun 2018 yang lalu, KIT telah menerima para pelajar asal Jepang yang ingin menimba ilmu Teknologi Informasi di kampus ini. Wah, keren ya!

“Kementerian Pendidikan di Kamboja sangat terkejut dengan yang kami raih ini. Dulu banyak mahasiswa Kamboja belajar ke Jepang dan sekarang malah mahasiswa dari Jepang belajar IT di kamboja. Ini perubahan yang sangat besar,” ceritanya dengan bangga.

Saat ini, jumlah mahasiswa asal Jepang di KIT telah mencapai 15% dari total mahasiswa yang ada. Bukan nggak mungkin jumlah mahasiswa internasional akan terus bertambah seiring dengan perkembangan kampus ini.

5. Terbuka bagi calon mahasiswa internasional

Quipperian, KIT nggak hanya menerima mahasiswa yang berasal dari Kamboja dan Jepang aja lho! Kamu juga bisa bergabung di KIT untuk mendalami IT ataupun manajemen perhotelan. Dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris, KIT terbuka untuk para calon mahasiswa internasional dari negara manapun.

“KIT tidak hanya mahasiswa dari Kamboja atau Jepang saja, tapi kami juga mengundang para pelajar international untuk bergabung. Jadi, kami senang sekali bisa mengundang para calon mahasiswa asal Indonesia untuk kuliah di dengan suasana pegunungan di Kamboja,” lanjutnya terkait dengan mahasiswa internasional yang akan bergabung.

6. Biaya terjangkau dibandingkan kuliah di negara lain

KIT memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa asal Kamboja, dan beasiswa ini terselenggara atas kerjasama KIT dengan pemerintah setempat. Sedangkan para mahasiswa asal Jepang bisa berkuliah di KIT dengan mengajukan pinjaman dana pendidikan pada pemerintahnya. Nah, untuk kamu calon mahasiswa asal Indonesia nggak perlu khawatir. Kamu juga bisa mencari dukungan beasiswa dari pemerintah maupun yayasan penyelenggara beasiswa.
“Kami sedang merancang sistem yang merupakan titik tengahnya antara sistem beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Kamboja dan sistem pinjaman pendidikan seperti yang di Jepang sebagai metode beasiswa untuk calon mahasiswa dari negara lainnya,” ungkap Takeshi Izuka.

Biaya kuliah di KIT sendiri sebenarnya sangat terjangkau lho! Apalagi dibandingkan dengan beberapa negara tujuan kuliah seperti Malaysia dan Singapura. Selama 4 tahun kuliah di KIT, kamu hanya membayar sekitar USD31.100. Biaya yang kamu bayarkan ini sudah termasuk entrance fee, biaya kuliah, akomodasi dan living cost selama 4 tahun!
Biaya ini tentu jauh di bawah biaya hidup dan pendidikan di Singapura yang bisa mencapai hampir USD20.000 per tahun. Biaya pendidikan di KIT pun masih jauh lebih murah dari biaya di Malaysia dengan rata-rata total biaya USD40.000 untuk masa pendidikan 4 tahun.

7. Rencana besar menanti KIT

Tahun 2018 yang lalu KIT membuka jurusan baru yaitu manajemen perhotelan atau Hospitality Management. Industri perhotelan dan pariwisata memang sedang berkembang pesat nggak hanya di Kamboja dan Jepang, namun di seluruh dunia termasuk Indonesia. Kondisi ini dilihat sebagai peluang oleh KIT.

“Ini karena industri pariwisata dan perhotelan tumbuh dengan cepat. Saat ini memang banyak sekolah perhotelan di Kamboja dan Jepang, tapi belum ada sekolah perhotelan yang terfokus pada bidang manajemennya. Jadi di KIT ini sekolah manajemennya. Di sini kita juga mengajar manajemen perhotelan dengan Bahasa Inggris, ini yang tidak ada di Jepang,” jekas Takeshi Izuka dengan mantap.

Selain membuka jurusan Hospitality Management, KIT juga telah menyiapkan diri untuk jurusan terbaru yaitu jurusan arsitektur yang terfokus pada green building. Hal ini sejalan dengan konsep eco-tourism yang digadang oleh jurusan Hospitality Management.

Untuk mendukung keberlanjutan pendidikan dalam beberapa tahun ke depan, KIT juga diproyeksikan akan membuka pendidikan magister bahkan doktoral. Nggak hanya itu, menurut Takeshi Izuka nantinya KIT juga akan membuka sekolah tingkat dasar hingga setara SMA untuk mempersiapkan generasi 4.0 sejak dini.
Nah Quipperian, ternyata banyak banget ya keunggulan KIT yang bisa menguntungkan mahasiswanya. Kamu sudah mendaftar belum? Langsung aja yuk daftar dan bergabung bersama KIT!

 

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang