Home » Quipper Campus » Campus Info » Mengenal Akuntansi Internasional, Mulai dari Pengertian, Manfaat, Hingga Program Studinya

Mengenal Akuntansi Internasional, Mulai dari Pengertian, Manfaat, Hingga Program Studinya

by ardy_quipper

akuntansi internasional

Jika Quipperian bercita-cita untuk berkarier di perusahaan multinasional dengan gaji fantastis, maka kamu juga harus menyesuaikan dengan keahlian yang dibutuhkan. Bisa dipastikan aktivitas bisnis yang dijalani oleh suatu perusahaan multinasional akan berhubungan dengan banyak perusahaan di berbagai negara. Maka dari itu, kamu perlu memahami standar khusus yang bisa dijadikan rujukan bersama.

Hal yang paling fundamental untuk memastikan kestabilan keberlangsungan bisnis perusahaan multinasional adalah pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan atau dikenal dengan dengan akuntansi. Setiap negara memiliki pedoman atau standar akuntansi yang berbeda-beda. 

Bayangin deh kalau antar negara yang bertransaksi menggunakan sistemnya masing-masing, pastinya akan sulit menemukan titik kesepakatan kan? Oleh sebab itu, lahirlah salah satu cabang keilmuan di bidang akuntansi yang disebut Akuntansi Internasional. Selain itu, fluktuasi sistem keuangan internasional juga menjadi salah satu issue yang bisa diselesaikan dengan adanya ilmu akuntansi internasional.

Belajar Akuntansi Internasional

Pengertian Akuntansi Internasional

Akuntansi internasional adalah akuntansi yang memuat transaksi antar negara dengan membandingkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di tiap-tiap negara, sehingga memungkinkan terjadinya transaksi antar negara.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap, Quipper Blog juga sudah merangkum beberapa pengertian dari para ahli tentang akuntansi internasional.

  • Menurut Choi dan Muller (1998)

Ada tiga kekuatan utama yang mendorong bidang akuntansi internasional ke dalam dimensi internasional yang terus tumbuh, yaitu (1) faktor lingkungan, (2) Internasionalisasi dari disiplin akuntansi, dan (3) Internasionalisasi dari profesi akuntansi.

  • Menurut Iqbal, Melcher, dan Elmallah (1997)

Akuntansi internasional merupakan sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, perbandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia.

  • Menurut Haskins et al (1996) dalam Karim (2001)

Akuntansi internasional merupakan suatu laporan keuangan dari negara-negara yang berbeda disusun berdasarkan seperangkat prinsip pengukuran dan pengungkapan yang sama.

  • Menurut Kieso (2002)

Akuntansi internasional bisa didefinisikan secara tepat dengan menjelaskan tiga karakteristik penting dari akuntansi: (a) pengidentifikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi keuangan (b) entitas ekonomi kepada (c) pemakai yang berkepentingan. Karakteristik-karakteristik ini telah dipakai untuk menjelaskan akuntansi selama beratus-ratus tahun.

Baca juga: Hadapi Persaingan Global, Ini Manfaat Perdagangan Internasional

Manfaat Akuntansi Internasional

Kehadiran sistem akuntansi internasional akhirnya membuka sekat-sekat antar negara dalam melakukan transaksi. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat secara global juga bisa lebih terjamin.

Lebih jauh dari hal tersebut, kehadiran akuntansi internasional juga bermanfaat untuk memangkas proses evolusi bisnis yang ada di zaman sekarang, mengetahui perbedaan kondisi yang ada di setiap negara, dan mengetahui hal-hal penting dalam sistem perdagangan internasional sehingga bisa menghasilkan keputusan bisnis yang lebih baik.

Perusahaan   kerap melakukan   ekspansi   bisnis   melampaui   batas teritorial negara   asal. Nah, akuntansi Internasional ini akan  membantu perusahaan agar tidak perlu menyajikan kembali laporan keuangan tiap-tiap negara. Tentunya ini dapat menguntungkan lulusan yang ingin bekerja di perusahaan multinasional ataupun lintas   negara.

Budi Santoso selaku Dekan i3L School of Business (iSB) mengatakan jika melihat garis besarnya, fungsi dari adanya akuntansi internasional adalah tidak lepas dari komparasi dan harmonisasi. “Standarisasi akuntansi di tiap negara berbeda-beda dimana bisa saja adanya kekeliruan dalam penyesuaian saat adanya transaksi internasional. Salah satu contohnya terkait perpajakan. Untuk mencocokkan atau menjembatani perbedaan standar tersebut dibuatlah standar internasional yang berfungsi sebagai pembanding dan harmonisasi”, katanya melalui keterangan resmi.

Sejauh ini kita mengenal dua pedoman standar akuntansi internasional, yaitu International Financial Reporting Standard (IFRS) yang disusun oleh International Accounting Standard Board dan yang satu lagi adalah Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Kedua sistem tersebut merupakan acuan yang digunakan di Indonesia. 

Dengan segala manfaat yang dikehendaki dengan pemanfaatan akuntansi internasional, maka sudah semestinya tidak ada lagi kendala dalam kegiatan transaksi lintas negara.

Namun, kelihatannya negara kita belum begitu siap untuk berpartisipasi penuh dalam perdagangan dunia karena beberapa kendala yang berhubungan dengan akuntansi internasional. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Kendala Penerapan Akuntansi Internasional di Indonesia

  • Infrastruktur negara yang berperan sebagai Financial Accounting Standart Setter kurang siap

Indonesia memiliki tim perumus standar akuntansi keuangan yang disebut Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK). Namun, DSAK dinilai tidak memiliki performa yang baik karena minimnya partisipasi dalam menyiapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

  • SDM di Indonesia masih kurang siap

Selain kendala infrastruktur negara yang belum begitu siap, ternyata SDM di Indonesia juga masih belum siap. Salah satu yang menjadi kelemahan untuk hal ini adalah kesulitan dalam menerjemahkan IFRS padahal seringkali terjadi perubahan aturan dalam waktu yang relatif cepat, sehingga ketika ada IFRS yang sudah selesai diterjemahkan bisa jadi sudah tidak berlaku lagi karena sudah ada perubahan IFRS yang baru.

Oleh karena itu, sangat dianggap penting untuk menghasilkan SDM unggul di bidang akuntansi internasional. Nah, jika Quipperian tertarik untuk mendalami akuntansi internasional dan meniti karier di perusahaan-perusahaan multinasional, kamu bisa mulai langkah pertama memilih kuliah di Jurusan International Applied Accounting (Akuntansi Internasional) yang ada di i3L School of Business (iSB).

Belajar Akuntansi Internasional di iSB

Program Akuntansi Internasional di iSB diselenggarakan untuk tingkat S1. Jurusan ini menyediakan dua pilihan kompetensi yaitu Akuntansi Internasional dan Manajemen Bisnis Internasional.

Di jurusan ini kamu bisa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang sangat memadai tentang ilmu akuntansi terapan dan sangat bisa diimplementasikan di perusahaan multinasional yang bergerak di berbagai sektor industri. 

Kurikulum yang diterapkan di terapkan di Jurusan International Applied Accounting iSB juga selaras dengan program yang diselenggarakan oleh ACCA (Association of Chartered Certified Accountants) yang merupakan badan internasional untuk akuntan profesional. Dampaknya adalah mahasiswa yang lulus dari jurusan ini akan mendapat dua gelar tambahan selain gelar sarjana, yaitu ACCA Diploma dan ACCA Advanced Diploma, keren banget kan?

Baca juga: Lakukan Inovasi, i3L School of Business dan Kalbe International Berkolaborasi

Selain itu, Quipperian juga berkesempatan memperoleh gelar tambahan lagi nih, yaitu Bachelor of Science in Applied Accounting dari Oxford Brookes University, UK. Dan yang lebih keren lagi adalah Quipperian tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan degree dari Oxford Brookes University. 

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Tisyrin Naufalty T

Lainya untuk Anda