Konferensi Internasional: Apa Manfaatnya Bagi Mahasiswa dan Bagaimana Tips Mengikuti Ajang Tersebut?

ajang konferensi internasional mahasiswaBanyak banget orang yang rindu masa-masa ketika masih berstatus mahasiswa. Selain karena banyaknya kenangan indah yang tercipta, terdapat pula segudang aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di saat usia mulai beranjak dewasa. 

Bakalan rugi banget deh, kalau selama kuliah tuh ga ada pencapaian apa-apa. Dan nggak seru aja kalau misal ditanya tentang pengalaman ketika kuliah oleh adik atau saudara yang baru akan masuk perguruan tinggi, terus kita bingung mau cerita apa. 

Padahal Quipperian, ada banyak lho peluang untuk memaksimalkan pencapaian selama kuliah, dan kebanyakan sudah difasilitasi oleh kampus. Bagi kamu yang ingin memaksimalkan hobi dan bakat, bisa bergabung unit-unit kegiatan mahasiswa baik di tingkat fakultas maupun universitas. Kemudian, bagi kamu yang lebih condong ke prestasi akademik, kamu bisa ikutan olimpiade yang tarafnya tuh bisa ke tingkat nasional hingga internasional. Pokoknya, banyak banget deh peluangnya!

Yang tidak kalah menarik, ada juga kompetisi atau kegiatan yang penyelenggaraannya bukan di lingkup universitas tapi syarat untuk mengikuti kompetisi tersebut harus berstatus mahasiswa, dan bisa diikuti oleh mahasiswa dari seluruh dunia. Misalnya, ajang konferensi internasional mahasiswa.

Konferensi Internasional Mahasiswa

Konferensi internasional mahasiswa ini adalah ajang pertemuan perwakilan mahasiswa dari seluruh dunia yang biasanya berlangsung beberapa hari. Selama konferensi tersebut, dibahas beberapa isu terkini yang terjadi di dunia.

Kegiatan ini sangat familiar di kalangan mahasiswa jurusan hubungan internasional, tapi nggak menutup kemungkinan mahasiswa dari jurusan lain juga bisa berpartisipasi dalam ajang ini. Salah satu contohnya adalah Konferensi Internasional di Forum Young Future Diplomatics – Asia Africa International Model United Nations (MUN) yang diselenggarakan oleh International Global Network. Konferensi ini digelar pada bulan Januari 2021 dengan konsep virtual karena masih dalam suasana pandemi.

Kegiatan tersebut merupakan pendidikan simulasi sidang PBB dan diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari 63 negara. Nah, Indonesia diwakili oleh Anton Mahendra, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Prodi Sistem Informasi (S1). Muatan akademis dari forum internasional mahasiswa ini adalah pembelajaran seputar diplomasi, negosiasi, penyusunan dokumen, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan hubungan internasional.

[gambar]

Baca Juga: Intip Prestasi Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di Bidang Esports!

Apa sih manfaat ikut konferensi mahasiswa internasional?

Hmm, pastinya banyak banget manfaat yang bisa didapatkan dari event seperti ini ya, Quipperian. Yang paling utama adalah relasi atau hubungan pertemanan di lingkup internasional yang akan sangat bermanfaat. Selain itu, kepercayaan dirimu akan meningkat dalam melakukan hal-hal berbau diplomasi karena dalam kegiatan tersebut kamu disimulasikan untuk melakukan diplomasi tingkat tinggi dengan perwakilan negara-negara dari seluruh dunia.

Tips Mengikuti konferensi Internasional

Nah, kalau kamu ingin juga bisa menjadi delegasi Indonesia pada event sejenis, ada beberapa tips nih yang bisa kamu coba.

1. Tingkatkan kemampuan berbahasa

Kemampuan berbahasa pastinya tidak bisa ditawar lagi untuk berpartisipasi dalam event internasional. Setidaknya kamu bisa menguasai bahasa Inggris deh, atau akan lebih baik lagi kalau kamu bisa menguasai beberapa bahasa resmi yang biasa digunakan dalam persidangan PBB karena itu akan membuatmu lebih leluasa dalam merespon isu yang dipaparkan dan juga dapat memperluas jaringan pertemananmu.

2. Update seputar isu internasional terkini

Memahami isu internasional terkini merupakan poin penting ketika kamu mengikuti forum internasional, karena dalam forum tersebut sudah pasti akan mengangkat satu topik besar yang berhubungan dengan isu internasional. So, ketika kamu memahami isu tersebut dengan baik maka kamu bisa memberikan penuturan yang lengkap dari berbagai sudut pandang. Sangat memungkinkan kamu juga bisa menemukan solusi yang jauh lebih baik yang disusun menjadi sebuah proposal berbobot untuk ditawarkan dalam konferensi tersebut. 

Sebagai tambahan informasi, biasanya dalam forum seperti ini, pemahamanmu seputar isu internasional akan diuji dengan menjadi delegasi dari negara lain dan kamu harus memaparkan secara konkrit apa yang menjadi isu dari negara tersebut. Nah, pada Forum Young Future Diplomatics – Asia Africa International Model United Nations (MUN), Anton Mahendra turut mendapatkan peran menjadi delegasi negara Slovakia. Wahh, kebayang ya bagaimana tantangan yang dia hadapi? Tapi, dia bisa menjalankan tugas tersebut dengan baik lho.

3. Bring your positive attitude

Kamu harus menyadari bahwa menjadi peserta atau delegasi di sebuah konferensi internasional artinya kamu menjadi wakil dari Indonesia, sehingga seperti apapun etika yang kamu tunjukkan pada event tersebut akan diasosiasikan atau dihubung-hubungkan dengan Indonesia. Jika kamu menunjukkan etika positif maka Indonesia akan dipandang positif dan begitu juga sebaliknya. Tanggung jawab yang besar bukan?

Seru juga ya bisa merasakan tugas seorang diplomat sekalipun masih berstatus mahasiswa. Sudah pasti jadi kebanggaan tersendiri sih. Dan dalam mengikuti event tersebut, Anton Mahendra mendapat dukungan penuh dari Universitas Teknokrat Indonesia mulai dari mempersiapkan konsep sampai hal-hal non teknis lainnya. Kalau Quipperian ingin mengikuti jejaknya, kamu bisa mulai kepoin informasi detail tentang kampus unggulan di Lampung ini ya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis: Mawardi Janitra
Editor: Fatia Qanitat



Tanyakan PR & materi sulit, LANGSUNG ke tutor! Yuk, Gabung Sekarang