Yuk, Memulai Pengolahan Limbah Domestik dari Lingkungan Kampus!


Quipperian, sadar nggak, kalau kita semua pasti menghasilkan limbah setiap hari? Bahkan, bisa saja kamu menghasilkan limbah dalam jumlah yang cukup banyak. Contoh yang paling sederhana, bisa dilihat di rumahmu. Limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga inilah yang dikenal sebagai limbah domestik.

Aktivitas manusia dalam kegiatan sehari-hari, menghasilkan tumpukan limbah domestik yang cukup besar. Sampah bisa berasal dari bungkus makanan, kardus, botol plastik, hingga sampah organik dapur. Contoh limbah domestik lainnya mulai dari air bekas mencuci piring atau baju, minyak goreng bekas, oli bekas, dan limbah dari toilet berupa kotoran manusia.

Nah, tahukah kamu limbah domestik perlu diolah agar lebih ramah lingkungan? Salah satu kampus yang layak dijadikan teladan di bidang pengolahan limbah adalah Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Pada Februari 2020, Fakultas Teknik (Teknik Kimia) Unjani dan PT Flocqua Pranata Bumindhala telah menandatangani kesepakatan di bidang kerja sama pengolahan limbah domestik Asrama Gumilar Unjani Cimahi. Dengan adanya kerja sama tersebut. limbah dari toilet di asrama diolah sehingga lebih aman untuk lingkungan.

Kerjasama UNJANI dan PT Flocqua Pranata Bumindhala

Sebelumnya, pahami dulu yuk mengapa limbah domestik perlu diolah!

Kenapa Harus Dilakukan Pengolahan Limbah Domestik?

Pengolahan limbah memang menjadi isu penting yang harus dicari solusinya. Sebab, jika tidak diolah, limbah domestik akan mencemari lingkungan dan berdampak negatif bagi kehidupan manusia.

Seperti telah disebutkan di atas, jenis limbah domestik ini banyak sekali. Unjani sendiri, melalui kerja sama antara Jurusan Teknik Kimia (Fakultas Teknik) Unjani dan PT Flocqua Pranata Bumindhala, melakukan pengolahan limbah berupa black water (limbah dari toilet) dan grey water (limbah dari cucian dan bekas air mandi).

Sebelumnya, di asrama yang penghuninya 60 orang tersebut, septic tank hanya digunakan untuk black water (limbah dari toilet). Sementara grey water (limbah dari cucian dan bekas air mandi), dibuang langsung dan diresapkan ke tanah. Desain septic tank juga tidak mengikuti standar SNI dan keluaran septic tank diresapkan langsung ke tanah.

Dengan adanya kerja sama tersebut, limbah di buffer tank akan mengalir ke Sequencing Batch Reactor (SBR) dan selanjutnya diolah dengan beberapa tahapan. Tahapan yang dimaksud yaitu pengisian (filling), aerasi (aeration), pengendapan (settling), dan pengeluaran limbah terolah (withdraw). Nah, setelah diolah, dampak limbah terhadap lingkungan pun bisa diminimalisir Quipperian.

buffer tank

Kerja sama tersebut memberikan ruang bagi para dosen dan mahasiswa dari Jurusan Teknik Kimia untuk terjun langsung dengan melakukan penelitian bersama dengan PT Flocqua Pranata Bumindhala dalam rangka memperbaiki sistem yang telah terpasang. Jadi, selain mengolah limbah, mahasiswa juga sekaligus ikut  terlibat dalam penelitian.

Perlu kamu ketahui, salah satu dampak apabila limbah black water tidak diolah dengan baik adalah penyebaran bakteri Escherichia coli (E. coli) melalui air yang tercemar. E. coli dapat mencemari air danau, air kolam renang, hingga pasokan air minum. Penyebaran E. coli yang berbahaya ini dapat mengganggu kesehatan manusia.

Berdasarkan riset Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta pada tahun 2011, ditemukan bahwa tingkat pencemaran bakteri E.coli terhadap air tanah di Jakarta sudah mencapai 90 persen. Gawat ya?

Bakteri ini bisa menyebabkan diare yang disertai darah. Selain itu, dalam jangka panjang bisa merusak ginjal. Secara lebih luas, penyakit diare ini turut memicu stunting atau masalah kurang gizi pada bayi dan balita. Karena, diare akan mengganggu proses penyerapan nutrisi makanan. Jika itu terjadi, berat badan bayi dan balita akan menurun. Kalau itu berlangsung lama dan tidak diimbangi dengan asupan makanan yang cukup maka dapat mengakibatkan stunting.

Artinya, kondisi stunting yang terjadi pada bayi dan balita memiliki kaitan dengan buruknya sistem sanitasi. Nah, sistem yang terpasang di Asrama Unjani Cimahi bertujuan memperbaiki sistem sanitasi. Dengan begitu, limbah yang dikeluarkan dari sistem tersebut terbilang aman bagi lingkungan sekitar.

Saatnya Memulai Penanganan Limbah Domestik dari Kampus

Jurusan Teknik Kimia (Fakultas Teknik) Unjani memang patut diteladani dalam hal penanganan limbah domestik ya Quipperian! Alangkah baiknya kalau langkah yang dilakukan Unjani juga ditiru oleh kampus-kampus lainnya.

Secara umum, mahasiswa itu berjiwa solidaritas tinggi. Masa-masa kuliah, menjadi masa ketika kamu sering memberikan perhatian kepada orang-orang yang ada di sekitarmu. Jiwa ini harusnya dapat tumbuh melalui kepedulian kepada pengolahan limbah domestik.

Selanjutnya, kamu bisa melakukan pengolahan limbah secara sederhana. Seperti melakukan water recycle (mendaur ulang air). Kalau kamu habis mencuci pakaian, kamu bisa gunakan bekas air tersebut untuk menyiram tanaman di halaman rumah, mencuci kendaraan, atau mengepel lantai di rumah.

Nah, mengolah limbah bisa dimulai dari kita sendiri untuk menginspirasi banyak orang seperti yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Unjani. Let’s save the earth, make it a better place for you and for me…

Selain itu, kalau kamu ingin memahami lebih jauh mengenai pengolahan limbah atau hal-hal menarik terkait proses kimia lainnya, kamu bisa jadikan Jurusan Teknik Kimia Unjani sebagai pilihan untuk menempuh studi. Di Jurusan Teknik Kimia, kamu akan banyak mengulik tentang proses mengolah bahan baku menjadi suatu produk dengan memanfaatkan proses-proses kimia.

Beberapa mata kuliah seru yang akan kamu dapatkan antara lain Termodinamika, Pengolahan Mineral, Pengolahan Keramik, Proses Industri Kimia, dan Rekayasa Pembakaran. Jurusan Teknik Kimia Unjani juga menyediakan beragam laboratorium memadai yang akan menunjang kegiatan belajarmu.

Eits, lulusan Teknik Kimia banyak dicari lho! Peluang karier bagi lulusan jurusan ini terbuka lebar di bidang industri minyak dan gas, industri pengolahan limbah, industri kimia, industri pangan, industri perancangan alat, industri obat, hingga instansi pemerintah. Mantap ya? So, kalau kamu senang dengan Ilmu Kimia, segera daftar ke Jurusan Teknik Kimia Unjani ya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com



DISKON s/d Rp600.000. Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang