Belajar Teknik Sipil Lebih Mendalam di Prodi Structural and Geotechnical Engineering

teknik sipilJurusan Teknik Sipil bisa dikatakan merupakan jurusan impian banyak anak muda. Hal ini merupakan suatu hal yang wajar, mengingat jenjang kariernya yang menjanjikan, serta luasnya kesempatan kerja bagi para lulusannya. Karena tingginya peminat serta banyaknya perguruan tinggi yang menyediakan jurusan ini, maka sebanding dengan jumlah lulusannya yang tak sedikit. 

Nah, untuk dapat bersaing di antara lulusan lainnya, Quipperian perlu mempelajari teknik sipil lebih mendalam atau mencari spesialisasi. Selain itu, pilihlah kampus yang memiliki kurikulum yang berkualitas, pengajar berpengalaman (baik dalam pekerjaan, proyek, atau penelitian) serta memakai software yang biasa atau akan dipakai di dunia industri. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan nilai tambah dalam memenangkan persaingan di dunia kerja. 

Kamu dapat menemukan itu semua di Program Studi Structural and Geotechnical Engineering Calvin Institute of Technology lho Quipperian! 

Seluk Beluk Teknik Sipil

Sebelum membahas lebih jauh mengenai Program Studi Structural and Geotechnical Engineering di Calvin Institute of Technology, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu teknik sipil dan bagaimana jenjang karier sebagai seorang lulusan teknik sipil.

Apa Itu Teknik Sipil?

Teknik sipil dapat diartikan sebagai teknik mengenai teknologi dalam merancang, dan membangun sebuah bangunan, ataupun  tempat umum untuk kepentingan orang banyak. Dalam pengertian yang lain, teknik sipil juga dapat diartikan sebagai sebuah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana segala sesuatu yang berhubungan dengan perancangan dan juga pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh manusia.

Karier Lulusan Teknik Sipil

Ada fakta menarik yang perlu kamu ketahui pula tentang kebutuhan tenaga konstruksi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam setiap kenaikan anggaran infrastruktur sebesar Rp1 triliun, memerlukan tambahan 14.000 tenaga konstruksi. Periode 2020-2024, ada investasi infrastruktur sebesar Rp2.058 triliun, artinya diperlukan 29 juta tenaga konstruksi. Namun, jumlah tenaga konstruksi di Indonesia saat ini adalah 8,3 juta orang sehingga per tahunnya masih kekurangan setidaknya 4 juta tenaga konstruksi. Tentu ini merupakan peluang yang cukup besar untuk bisa berkarier di bidang teknik sipil ya Quipperian?

So, sebagai lulusan teknik sipil, kamu akan memiliki kesempatan yang luas. Adapun kesempatan karier yang dapat dipilih oleh seorang lulusan teknik sipil yaitu sebagai pengusaha maupun karyawan. 

Sebagai Pengusaha

  • Konsultan Perencana
  • Konsultan Pelaksana/kontraktor

Karyawan

  • Drafter
  • Project admin
  • Quantity Surveyor
  • Pengawas Lapangan/Site Engineer
  • Civil engineer
  • Project controller
  • Site manager
  • Project manager

Apabila kamu tertarik untuk mendalami dan mempelajari teknik sipil secara mendalam dan meraih karier yang menjanjikan, Program Studi Structural & Geotechnical Engineering di Calvin Institute of Technology patut dijadikan pilihan yang tepat.

Program Studi Structural & Geotechnical Engineering, Calvin Institute of Technology

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan akan pembangunan tentu akan semakin meningkat. Dalam hal ini, lulusan teknik sipil dituntut untuk mampu dan memiliki spesialisasi dalam hal-hal yang lebih kompleks dan khusus, terutama berkaitan dengan proses perancangan, konstruksi, dan pemeliharaan bangunan serta lingkungan. 

Pada Program Studi Structural and Geotechnical Engineering di Calvin Institute of Technology, kamu bisa belajar teknik sipil secara mendalam dengan dua pilihan spesialisasi yakni Struktur dan Geoteknik. Melalui 2 konsentrasi ini, lulusan dibekali dengan kajian ilmu teknik sipil baik di bawah permukaan tanah maupun di atas permukaan tanah. Tentunya selain ilmu spesialisasi, mahasiswa juga akan diajarkan banyak ilmu-ilmu dasar ketekniksipilan.

Sebagai lulusan Program Studi Structural & Geotechnical Engineering, kamu tidak hanya akan menguasai tuntutan di atas, akan tetapi juga akan dibekali pemahaman rekayasa gempa dan metode komputasi. Mengapa? Karena seperti kamu ketahui, Indonesia itu kan berada dalam Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang artinya bencana alam rentan sekali terjadi. Pemahaman akan rekayasa gempa tentu sangat diperlukan. 

Apa yang Dipelajari di Prodi SGE Calvin Institute of Technology?

Sebagai mahasiswa teknik sipil, kamu perlu mengetahui kemampuan dasar yang diperlukan, yaitu mekanika dan juga matematika. Setelah itu, baru kamu akan mempelajari materi yang lebih mendalam. Lantas, apa saja materi-materi pendalaman yang akan dipelajari di Program Studi Structural & Geotechnical Engineering ini?

Pertama-tama, kamu akan mempelajari dan memahami mengenai kajian ilmu bangunan secara menyeluruh dan mendetail. Pemahaman mengenai bangunan yang akan dipelajari berupa bangunan di bawah dan di atas permukaan, seperti rumah, gedung, jalan raya, jembatan, bandara, pelabuhan dan lain sebagainya.

Setelah itu, secara garis besar, kamu akan mempelajari dua hal utama, yakni mengenai perencanaan bangunan, dan konstruksi bangunan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah penjabaran hal-hal yang akan dipelajari.

Perencanaan Bangunan

  • Memahami prinsip, aturan, kode, metode dan persyaratan bangunan
  • Melakukan survei letak, lokasi, kondisi tanah dan lingkungan bangunan
  • Menghitung kekuatan bangunan
  • Membuat gambar bangunan
  • Memahami karakteristik bahan bangunan
  • Memahami metode komputasi dalam perencanaan bangunan

Konstruksi Bangunan

  • Menentukan letak dan lokasi bangunan
  • Menentukan metode dan prosedur
  • Mengkonstruksi bangunan yang direncanakan
  • Melakukan manajemen konstruksi secara benar
  • Mengerti pemeliharaan dan perbaikan bangunan

(Baca juga: 6 Jurusan Bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Ini Janjikan Masa Depan Cerah)

Apa yang Menjadi Keunggulan di Prodi SGE?

Program Studi Structural & Geotechnical Engineering di Calvin Institute of Technology memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya yaitu, telah menggunakan kurikulum berbasis RLAC atau Reformed Liberal Arts Curriculum. Kurikulum berbasis RLAC ini akan menekankan pada mahasiswa mengenai keberagaman disiplin ilmu dan keterkaitannya antara ilmu satu dengan lainnya. Dengan begitu, kamu akan dibekali kemampuan untuk berpikir secara komprehensif, kritis dan analitik.

Untuk semakin memaksimalkan pembelajaran, Calvin Institute of Technology telah menyiapkan dormitory atau asrama yang akan mengintegrasikan pendidikan di dalam maupun di luar kelas. Dengan begitu, kamu dapat lebih fokus, karena berada di atmosfer belajar yang mendukung. Kehidupan dalam dormitory juga akan melatih kamu untuk belajar hidup secara mandiri dan menjalin kehidupan sosial serta bertumbuh bersama di dalam satu komunitas Kristen.

Selain itu, seperti sudah dijelaskan, Program Studi Structural & Geotechnical Engineering (SGE) CIT mempunyai kekhasan pada Rekayasa Struktur dan Geoteknik dengan ditopang kajian rekayasa gempa dan metode komputasi. Dan, ingat pula bahwa prodi ini didukung dosen berpengalaman serta software yang biasa atau akan dipakai di dunia industri. 

Nah, melihat begitu luasnya peluang kerja dan keunggulannya, belajar lebih dalam mengenai teknik sipil di Prodi Structural & Geotechnical Engineering Calvin Institute of Technology bisa menjadi pilihan yang tepat. Yuk klik tombol Profil Lengkap Kampus di bawah ini untuk mengetahui lebih banyak tentang Calvin Institute of Technology!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com

Penulis : Quipper Campus
Editor : Tisyrin Naufalty



Promo SPESIAL Semester Genap, mulai dari 390ribu aja! Kode promo: CERMAT Daftar Sekarang