Cari Tahu, Tips Memakai Hand Sanitizer dan Disinfektan yang Benar

tips memakai hand sanitizer dan disinfektanQuipperian, kalian pasti sudah sangat sering mendengar himbauan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Himbauan yang dimaksud termasuk menggunakan hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan. 

Bahkan, hampir seluruh kota di Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik fasilitas umum. Bagaimana sebenarnya cara penggunaan hand sanitizer dan disinfektan yang benar? 

Nah, belum lama ini Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) mengadakan Instagram Live (IG live) bertajuk “Membuat Hand Sanitizer dan Disinfektan di Rumah” yang menghadirkan narasumber dari Fakultas Teknik Unjani. Narasumber yang dihadirkan adalah Ketua Jurusan Teknik Kimia Lulu Nurdini, ST., MT dan Dosen Teknik Kimia Qifni Yasa’ AS, ST., MT.

Agar lebih jelasnya, yuk simak beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui dari hasil diskusi bersama Fakultas Teknik Unjani berikut ini.

Tips dan Trik Memakai Hand Sanitizer dan Disinfektan

Apa perbedaan hand sanitizer dan disinfektan?

Sebenarnya, fungsi hand sanitizer dan disinfektan sangat mirip. Bahkan, sama-sama terbuat dari bahan-bahan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme seperti kuman, bakteri, dan virus. 

Namun, secara istilah hand sanitizer lebih merujuk pada tindakan sterilisasi pada anggota tubuh yang rentan menjadi sumber bakteri yaitu tangan. Sedangkan, disinfektan merupakan cara menjauhi infeksi oleh bakteri, virus, dan kuman yang menempel pada benda-benda di sekitar manusia. 

Hand sanitizer berbahan dasar kimia mengandung alkohol. Sedangkan disinfektan menggunakan bahan dasar pemutih atau karbol.

Yang perlu Quipperian ingat adalah, penggunaan hand sanitizer hanyalah sebagai alternatif apabila kamu sedang tidak di rumah alias dalam kondisi terpaksa dan tidak menjumpai air. Saat berada di rumah, sebaiknya kamu mencuci tangan menggunakan sabun dan dicuci dengan air mengalir ya!

Bagaimana tips dan trik memakai disinfektan?

Disinfektan biasanya dipakai untuk memastikan barang bebas dari kuman. Cara menggunakannya, pastikan barang yang ingin disemprotkan dibersihkan dulu dari debu. Quipperian bisa menyemprotkan disinfektan ke benda-benda tersebut. Selanjutnya, tunggu 5 sampai 10 menit sampai mulai mengering, lalu kamu bisa mengelap benda tersebut menggunakan kain atau lap bersih. 

Bagaimana tips dan trik memakai hand sanitizer?

Hand sanitizer bisa diaplikasikan sesuai kebutuhan. Misalnya, kalau mau makan, cukup tuangkan beberapa tetes, lalu usapkan secara merata pada telapak tangan dan punggung tangan. Tunggu sebentar hingga kering, baru siap untuk makan. 

Selain itu, hand sanitizer bisa digunakan sebagai disinfektan. Misalnya, ketika ingin membersihkan smartphone atau gagang pintu, cukup semprotkan atau tuang beberapa tetes hand sanitizer, dan lap dengan kain bersih. 

Efektif berapa lama untuk mematikan kuman jika memakai hand sanitizer?

Kalau berbasis alkohol, biasanya sekitar 60 sampai 120 menit dari pemakaian. Setelah itu harus pakai lagi. Akan tetapi, Quipperian tidak boleh terlalu sering memakai hand sanitizer, terutama yang berbahan kimia, karena berpotensi menimbulkan iritasi dan kulit kering jika dipakai terlalu sering. 

Sedangkan, hand sanitizer yang berasal dari bahan alami seperti daun sirih bisa bertahan hingga  50 menit. Bahan alami cenderung lebih aman untuk kulit dibandingkan yang berbahan dasar alkohol.  

Apakah penggunaan hand sanitizer bisa diganti tisu basah?

Hand sanitizer bisa diganti dengan tisu basah. Sebab, tisu basah juga mengandung alkohol. Namun, Quipperian harus tahu dulu komposisi alkoholnya. 

Kalau di bawah 70%, kurang efektif untuk bakteri. Intinya, boleh saja memakai tisu basah, tapi fungsinya tidak seefektif hand sanitizer

Bagaimana cara membuat hand sanitizer dengan bahan alami?

Kalau Quipperian ingin membuat hand sanitizer sendiri dengan bahan alami, caranya sangat mudah. 

Kamu hanya perlu menyiapkan 5 batang serai dan 2 atau 3 gelas air bersih. Pastikan kualitas air yang baik, misalnya air isi ulang atau air mineral bermerek. Air yang kualitasnya baik akan memiliki masa simpan yang berbeda. Kalau kamu pakai air keran, sebaiknya air direbus dulu.  

Caranya, kamu cukup potong kecil-kecil batang serai dan geprek atau pukul serai bagian bawah batang serai sampai keluar sarinya, masukan ke panci yang sudah terisi air tadi. Selanjutnya, rebus dengan api kecil. Untuk menjaga temperatur air, jangan rebus ekstrak sampai mendidih. 

Kandungan fenol akan mengalami degradasi atau kerusakan jika direbus sampai mendidih (di atas suhu 80°-90° Celcius). Kamu cukup merebus sampai muncul gelembung pertama kali. 

Setelah selesai direbus, biarkan beberapa saat sampai dingin. Selanjutnya saring rebusan dan masukkan ke dalam botol. Kalau berhasil, warnanya akan kekuningan. Selanjutnya, kamu bisa menyimpan di dalam kulkas, tapi bukan di dalam freezer. Simpanlah di bagian chiller. Hand sanitizer ini baik digunakan dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan. Atau kamu bisa cek sendiri, jika warna berubah, ataupun sudah ada endapan atau baunya berubah, maka hand sanitizer sudah harus diganti ya.

Sebaiknya hindari memakai pewarna buatan, karena warnanya nanti bisa menempel ke kulit. Namun, kamu diperbolehkan memakai pewarna alami, seperti kulit buah naga atau kulit manggis. Pastikan pewarna alaminya tidak terlalu banyak atau berlebihan, sebab dapat mempengaruhi masa simpan dan bisa menurunkan khasiat dari hand sanitizer.

Apakah mengenai hand sanitizer dan disinfektan bisa dipelajari di Unjani?

Ya, salah satu hal yang bisa dipelajari di Teknik Kimia. Quipperian bisa belajar banyak dan bisa menggunakan fasilitas laboratorium yang dimiliki. Selain itu, Quipperian bisa mengembangkan produk tersebut dalam skala yang lebih besar. Teknik kimia yang berada dibawah naungan Fakultas Teknik Unjani memberikan kesempatan bagi para mahasiswanya untuk bisa berinovasi dan menerapkan ilmu yang diberikan dengan bimbingan dan dukungan dari dosen.

Nah, sekarang Quipperian sudah tahu kan, kalau ternyata Fakultas Teknik Unjani sangat keren dan peduli terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Terutama, ketika situasi pandemi virus Corona saat ini. 

Quipperian yang berminat kuliah Jurusan Teknik Kimia di Fakultas Teknik Unjani, yuk segera daftarkan diri di website resminya!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com



Yuk, mulai siap-siap PTS! Kode promo: CERMAT Mulai belajar