Mau Jadi YouTuber Sukses? Ikuti Langkah-langkah Ini!

tips jadi youtuberMembuat sebuah konten di media sosial telah menjadi habit di tengah masyarakat, terutama kalangan muda. Nah, selain untuk iseng, kini konten tersebut bisa kamu jadikan ladang penghasilan juga, lho! Nggak heran deh kalau sekarang media sosial bukan hanya menjadi wadah untuk berinteraksi aja, tetapi juga ladang profesi yang digeluti banyak orang.

Salah satu platform media sosial yang menjadi “lahan basah” untuk mendapatkan penghasilan besar adalah YouTube. Kamu pasti nggak asing kan dengan nama Atta Halilintar, Ria Ricis, dan Raditya Dika? Kamu mau tahu berapa nominal penghasilan para YouTuber yang subscribers-nya mencapai jutaan ini? Sekitar Rp500 juta-Rp3,7 miliar per bulan, guys! Mantul banget tuh, ya!

Eits, YouTuber lain yang jumlah subscribers-nya masih dibawah 1 juta juga udah ngantongin penghasilan lumayan lho! Berdasarkan data dari id.noxinfluencer.com, channel Budi Official dengan 607.000 subscribers, perkiraan penghasilan bulanannya adalah Rp54,5 juta-Rp 190,78 juta. Lalu channel Anak Agung Duwi Arsana dengan 609.000 subscribers, perkiraan penghasilan bulanannya adalah Rp19,08 juta-Rp66,78 juta. 

YouTuber Indonesia lainnya yang populer mulai dari Jovial da Lopez (channel  skinnyindonesian24), Reggy Prabowo (channel MiawAug), Andy Irfan (channel Erphan1140), hingga Edho Zell.

So, buat kamu yang mau meniru jejak karier mereka, berikut ini Quipper Blog akan kasih beberapa tips mudah menjadi seorang YouTuber. Check this out!

Tips Jadi Youtuber Sukses

1. Buat channel YouTube-mu!

Tahap awal yang perlu kamu lakukan tentu saja membuat akun YouTube terlebih dahulu. Cara membuatnya gampang kok, guys! Kamu bisa log in menggunakan akun Gmail yang kamu punya atau membuat baru melalui Google. Selain itu, kamu juga perlu membuat akun Google AdSense untuk menyalurkan iklan-iklan di videomu. 

For your information, kamu hanya dibolehkan memiliki satu akun AdSense untuk memudahkan pembayaran nantinya. Sedangkan untuk mengaitkan video dengan AdSense ini, kamu hanya membutuhkan minimal tiga video original yang telah di-upload. Gampang banget, bukan?

2. Bikin konsep channel yang menarik

Dari awal kamu harus bisa memastikan konten apa yang ingin kamu buat. Jadi, sebelum membuat konten kamu perlu membuat sebuah ide kreatif serta target penonton yang akan kamu incar. So, tahap brainstorming ini penting banget untuk kamu lakukan!

3. Upload dan promosikan videomu!

Tips berikutnya yaitu meng-upload video di dalam channel yang kamu buat. Nah, agar menghasilkan konten yang bagus, baik secara audio maupun visual, pastikan kamu menggunakan peralatan videografi yang berkualitas baik ya! Namun, kalau kamu masih membuat vlog kecil-kecilan, gunakan video HP juga nggak masalah, kok!

Selain itu, buatlah judul, thumbnail, dan deskripsi channel semenarik mungkin. Misalnya, kamu harus memperhatikan segi SEO (Search Engine Optimization), caranya dengan merangkai judul yang mengandung keyword. Setelah itu, jangan lupa promosikan videomu kepada warganet dengan meminta subscribe dan like atau melalui media sosial lainnya seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain.

4. Rajin-rajin berinteraksi, ya!

Untuk meningkatkan jumlah subscribers serta viewers, diperlukan effort yang tinggi dalam berinteraksi dengan warganet. Sebab, engagement tersebut dapat menjadi cara untuk mengoptimalkan algoritma YouTube, lho! Selain itu, interaksi bisa menjadi cara yang efektif untuk mengevaluasi konten yang kamu buat di dalam channel.

Nggak hanya interaksi dengan netizen, kamu juga perlu berinteraksi dengan sesama content creator. Selain menambah pengetahuan mengenai cara membuat channel yang lebih bagus, kamu juga bisa mengajak mereka collabs dalam membuat konten baru yang pastinya akan meningkatkan insight penonton terhadap channel-mu.

Dari berbagai tips di atas, kualifikasi hardskill di bidang multimedia tentu penting banget untuk kamu kuasai. Untuk mempelajarinya, kamu bisa menempuh studi di Trisakti School of Multimedia. Kampus ini memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam menyelenggarakan pendidikan di bidang media komunikasi. So, nggak perlu ragu deh dengan kualitasnya.

TMM menyediakan Jurusan Desain Komunikasi Visual pada jenjang Sarjana dengan konsentrasi Graphic Advertising, Multimedia Interactive, dan Multimedia Broadcasting. Nggak cuma itu, kamu juga bisa memilih berbagai program studi pada program Centrum Short Course, antara lain Graphic Design, Filmmaking, Photography, Advertising, game Developer, Animation, Web Design, Mobile Programming, dan Tradisional & Digital Painting.

Di samping berbagai pilihan program studi yang kece, Trisakti School of Multimedia juga mengusung kurikulum belajar yang sesuai dengan perkembangan industri berbasis penguasaan teknologi digital, lho! Ditambah lagi, kamu akan mendapatkan materi pembelajaran dari tenaga pendidik yang merupakan para expertis di bidang multimedia serta penunjang belajar berupa fasilitas kuliah yang lengkap dan memadai. Dijamin kuliahmu akan semakin enjoy deh, guys!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com