Ini 5 Fakta Miss Earth, Ajang Bergengsi yang Cocok untuk Mahasiswi Pecinta Lingkungan

miss earth ukrida

Quipperian pasti tahu dong gelaran Miss Earth, salah satu kontes kecantikan bergengsi yang memiliki teman besar terkait lingkungan hidup. Tahun 2019 ini, kontes “Ratu Bumi” ini akan diselenggarakan di Filipina pada akhir Oktober ini dan tentunya Indonesia juga ambil bagian dengan mengirimkan wakilnya di kompetisi ini lho

Nah, jadi sebenarnya kompetisi Miss Earth ini? Bisa nggak ya mahasiswa yang masih kuliah ikutan eksis di ajang seperti ini? Supaya nggak makin penasaran, yuk simak 5 fakta tentang kompetisi ini yang jarang diketahui banyak orang.

5 Fakta Miss Earth yang Perlu Kamu Ketahui

1. Beauty pageant yang lantang menyuarakan isu lingkungan

Quipperian pasti sudah nggak asing dengan isu global warming, kabut asap, illegal logging hingga penanganan sampah. Nah, di ajang Miss Earth para peserta nggak cuma bersaing secara penampilan, di kompetisi ini para finalis juga harus memiliki kemampuan untuk berdiplomasi terutama untuk isu lingkungan lho

Kompetisi ini telah diselenggarakan sebanyak 19 kali sejak tahun 2001 dengan peserta dari berbagai belahan dunia. Di tahun 2019 ini terdapat 85 delegasi yang akan berkompetisi meraih gelar Miss Earth 2019 menggantikan Nguyễn Phương Khánh dari Vietnam yang didaulat menjadi Miss Earth 2018.

Selama bertugas, pemenang kompetisi ini akan melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk menyuarakan berbagai hal terkait kepedulian lingkungan mulai dari kunjungan ke sekolah, kegiatan penanaman pohon, kampanye langsung, pameran lingkungan hidup hingga fashion show busana ramah lingkungan dan banyak banget kegiatan lain. Wah seru banget ya!

2. Awali langkah besarmu bersama Miss Earth Indonesia 

Ajang ini nggak cuma ada di tingkat internasional aja nih Quipperian. Ada juga kompetisi Miss Earth yang diselenggarakan di tingkat nasional, bahkan kompetisi ini bisa dibilang beauty pageant ketiga terbesar di dunia jika dilihat dari banyaknya kompetisi di tingkat nasional.

Kalau Quipperian memiliki impian berlaga di ajang Miss Earth, kamu bisa memulai langkah besar mu dengan berpartisipasi dalam Miss Earth Indonesia. Penyelenggaraan Miss Earth Indonesia telah ada sejak tahun 2007 dan aktif mengirimkan wakilnya pada ajang Miss Earth yang diselenggarakan di tingkat Internasional. 

Setiap tahunnya terdapat 20-30 kontestan dari berbagai daerah di Indonesia bersaing secara sehat untuk berkompetisi menjadi Putri Bumi Indonesia alias Miss Earth Indonesia. Di gelaran Miss Earth 2019, Cinthia Kusuma Rani berhasil meraih posisi puncak dan berhak membawa nama Indonesia pada ajang Miss Earth bersama 84 kontestan lain dari berbagai negara. 

Wah, masih ada waktu nih Quipperian untuk mempersiapkan diri mengikuti ajang Miss Earth 2020 nanti. 

3. Para Puteri yang mewakili elemen di bumi

Quipperian, tau nggak sih? Ternyata nggak hanya pemenang aja lho yang mendapatkan gelar dan mahkota. Kontestan yang terpilih menjadi juara dalam ajang ini didampingi oleh 3 runner-up yang masing-masing mewakili berbagai elemen di bumi. Hal ini juga terdapat di kompetisi nasional seperti Miss Earth Indonesia.

Untuk runner-up 1 mendapatkan gelar Miss Earth-Air yang mewakili elemen udara. Gelar yang diberikan untuk runner-up 2 adalah Miss Earth-Water atau mewakili elemen air. Sedangkan untuk peserta yang meraih peringkat runner-up 3 akan mewakili elemen api dengan gelar Miss Earth-Fire. 

Uniknya untuk gelaran Miss Earth Indonesia ada pula gelar bergengsi lainnya yaitu Miss Earth Indonesia-Eco Tourism yang akan mengampanyekan tentang wisata alam dan wisata ramah lingkungan di Indonesia.

4. Mahasiswi bisa ikutan ajang Miss Earth? Bisa banget!

Informasi penting untuk kamu mahasiswi dan calon mahasiswi nih, ternyata terlibat dalam ajang bergengsi bisa menjadi salah satu cara untuk kamu menunjukan prestasi terutama di luar bidang akademis lho!

Salah satu peserta yang masih menyandang status mahasiswa dan meraih posisi yang cukup bergengsi di ajang Miss Earth Indonesia 2019 adalah Beivy Marcella Sumampouw. Cewek asal Sulawesi Tengah ini berada di peringkat runner-up 2 dalam malam final Miss Earth Indonesia 2019 pada agustus 2019 lalu. Dengan pencapaiannya, Beivy meraih gelar Miss Earth Indonesia 2019-Water. 

Saat ini Beivy tercatat aktif sebagai mahasiswa kedokteran di Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta. Pencapaiannya di ajang ini tentunya nggak lepas dari dukungan kampus juga lho. Sebagai mahasiswi berprestasi, Beivy harus pintar membagi waktu antara kegiatannya di luar kampus dengan kegiatan perkuliahan yang ia jalani. Tentu Quipperian tau kan, gimana ketatnya perkuliahan di fakultas kedokteran.

Yuk intip serunya kuliah di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UKRIDA

Jadi, kalau kamu mahasiswi dan calon mahasiswi ingin mengikuti jejak Beivy, pastikan kamu bisa membagi waktu dengan baik. Jangan sampai kegiatan akademismu di kampus menjadi terbengkalai. Jangan lupa, dukungan dari kampus juga penting ya. Bisa dibilang Beivy sangat beruntung, karena UKRIDA yang menjadi almamaternya mendukung penuh perjuangan Beivy dalam berlaga di pentas Miss Earth Indonesia 2019.

5. Nggak perlu memiliki latar belakang akademis terkait lingkungan

Meski memiliki fokus pada kegiatan lingkungan dan isu-isu lingkungan hidup yang ada di Indonesia dan internasional, kamu nggak perlu memiliki latar belakang pendidikan ilmu lingkungan. Peserta Miss Earth dan Miss Earth Indonesia yang berasal dari bidang keilmuan yang beragam, seperti Beivy yang tengah menempuh pendidikan dokter di UKRIDA.

Meski nggak ada persyaratan khusus di bidang akademis, namun untuk ikut dalam ajang Putri Bumi Indonesia ini sebaiknya kamu membekali diri dengan pengetahuan terkait dengan lingkungan hidup. Aktif di berbagai organisasi dan ambil bagian dalam kampanye lingkungan “go green” juga akan menjadi nilai tambah untuk mu. 

Selain terkait dengan kegiatan lingkungan, kamu juga bisa membekali diri dengan pengalaman mengikuti beauty pageant lainnya. Kamu bisa memulai dari aktif di kegiatan kampus, kamu juga bisa mengikuti pemilihan duta kampus seperti yang dilakukan Beivy saat terpilih menjadi Puteri UKRIDA 2018. Lewat kegiatan seperti ini, kemampuan public speaking-mu akan terasah. Kamu juga akan terbiasa bertemu dengan banyak orang dan bisa menempatkan diri dengan baik di Masyarakat.

Nah Quipperian, siapa nih yang mau mengikuti jejak Beivy Marcella Sumampouw? Selain mengikuti jejaknya di ajang ini, kamu juga bisa mengikuti jejak akademis Beivy dengan memilih UKRIDA sebagai kampusmu saat melanjutkan pendidikan.

UKRIDA adalah kampus bergengsi di Jakarta yang bisa mengantarkanmu meraih cita-cita baik di bidang akademis maupun non-akademis. Ada banyak banget jurusan yang bisa kamu pilih di 5 fakultas yang ada, kamu juga bisa mengembangkan diri di berbagai UKM serta kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus. Seru banget ya! Kalau begitu jangan lupa untuk menjadikan UKRIDA sebagai kampus favorit mu di Quipper Campus.

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com