Apa Perbedaan Antara Jurusan Teknik Kimia, Kimia Murni, dan Pendidikan Kimia?

jurusan teknik kimia

Hallo Quipperian! Kali ini Quipper Blog bakalan kasih kamu referensi bidang studi kece yang bisa kamu ambil saat kuliah nanti, terutama buat kamu lulusan di bidang sains di SMA dulu, yaitu program studi Kimia.

Dengan adanya perkembangan teknologi mutakhir yang terus berkembang dengan cepat, terjadi berbagai macam eksplorasi dan inovasi dari berbagai ruang lingkup termasuk di bidang kimia. Kebutuhan untuk memahami keilmuan semakin dalam sangatlah dibutuhkan. Dari bidang teknik saja terdapat berbagai istilah seperti bioteknologi, nanoteknologi, bioinformatika, elektrokimia, dan sebagainya.

Di Indonesia, terdapat beberapa konsentrasi jurusan yang berhubungan dengan ilmu Kimia, antara lain: Jurusan Teknik Kimia, Jurusan Kimia Murni, dan juga Jurusan Pendidikan Kimia. By the way, apa sih perbedaan dari ketiga jurusan tersebut. Untuk mengetahuinya, kita telisik aja yuk informasi berikut ini!

Perbedaan Jurusan Teknik Kimia, Kimia Murni, dan Pendidikan Kimia

1. Konsentrasi disiplin ilmu

Kamu tahu nggak sih, ketiga jurusan ini memiliki konsentrasi disiplin ilmu yang berbeda lho, guys! Teknik kimia merupakan cabang ilmu yang mempelajari rekayasa untuk menghasilkan sesuatu (produk) yang bisa digunakan untuk keperluan manusia dengan berlandaskan pengetahuan ilmu kimia.

Sedangkan Kimia Murni atau yang kita kenal sebagai jurusan Kimia merupakan ilmu yang menyelidiki sifat dan struktur zat, dan juga interaksi antara materi-materi penyusun zat. Lalu, Pendidikan Kimia merupakan konsentrasi ilmu yang mempelajarinya dari sisi akademis, yaitu mengenai proses dan metode perihal cara mengajarkan ilmu Kimia kepada para peserta didik.

2. Fakultas yang berbeda

Salah satu hal penting yang perlu kamu ketahui ketika ingin memilih jurusan di bangku kuliah adalah mengetahui fakultas dan juga struktur jurusan yang terdapat di dalamnya. Sehingga nantinya kamu nggak perlu repot ketika mencari berbagai informasi perihal jurusan, baik melalui website atau visit langsung ke kampus terkait.

Meskipun disiplin ilmu yang diselenggarakan sama, namun jurusan ini berada di fakultas yang berbeda lho, Quipperian! Untuk Teknik Kimia sih udah pasti ada di bawah Fakultas Teknik.Namun, untuk jurusan Kimia Murni umumnya berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Beberapa kampus memiliki nama yang berbeda, tapi konsentrasi keilmuan umumnya sama, yakni sains.

Kalau Pendidikan Kimia, meski awalnya dimulai dari kata Pendidikan, tetapi jurusan ini tidak bernaung di bawah fakultas keguruan, melainkan sama dengan Kimia Murni di FMIPA. So, jangan sampai keliru dalam memilih jurusan ya, guys!

3. Kurikulum pembelajaran aplikatif dan eksploratif

Dari sisi kurikulum, jurusan Pendidikan Kimia bersifat aplikatif, yang mana kamu akan menerapkan atau mengaplikasikan berbagai teori yang diajarkan pada profesi yang kamu geluti. Maksudnya, kamu tidak dituntut untuk mengembangkan zat baru, melainkan menerapkannya langsung pada sesuatu yang sudah ada agar menjadi sesuatu yang lebih berguna. Adapun ranah penerapannya adalah di sektor pendidikan sebagai pengajar ilmu kimia.

Sementara kurikulum pembelajaran jurusan Kimia Murni bersifat eksploratif, Quipperian. Kamu akan diarahkan untuk bisa mengembangkan suatu proses kimiawi, mulai dari struktur, komposisi, sifat zat dari skala atom hingga molekul, serta reaksi yang terjadi antar zat tersebut. Simple-nya sih, kamu akan belajar meneliti dan melakukan riset ketika kuliah, guys!

Menggabungkan kedua jenis pembelajaran tersebut, kurikulum yang berlaku pada jurusan Teknik Kimia bersifat aplikatif sekaligus eksploratif. Artinya, selain mengaplikasikan teori-teori yang sudah ada, kamu juga dituntut untuk mengembangkan proses kimiawi melalui penelitian dan riset. Makin lengkap bukan? Kamu dapat mengimplementasikan ilmu yang kamu peroleh di berbagai industri, seperti: pertambangan, oil and gas, kesehatan dan makanan, kosmetik, dll.

4. Gelar pendidikan

Apabila kamu menempuh studi di jurusan Teknik Kimia, kamu akan mendapatkan gelar Sarjana Teknik (S.T) ketika lulus. Sedangkan jurusan Kimia, gelar pendidikan yang akan kamu dapat adalah Sarjana Sains (S.Si) dan juga Sarjana Pendidikan (S.Pd) untuk jurusan Pendidikan Kimia.

5. Prospek karier

Ngomongin prospek karier dari ketiga jurusan kece ini, ada banyak banget profesi yang bisa kamu jadikan referensi ketika lulus dari bangku kuliah. Buat kamu yang ingin mengambil jurusan Teknik Kimia, kamu bisa melanjutkan karier sebagai Teknisi Tambang, Minyak, dan Material, Pengendalian Produk dan Produksi, dan Pengendalian Mutu Produk dan Kesehatan.

Untuk jurusan Kimia Murni, ada beberapa profesi yang prestige untuk digeluti, misalnya: Peneliti dan Teknisi Kimia, Peneliti Bioteknologi, Teknisi Konservasi Lingkungan, dan Teknisi Laboratorium Klinis.

Sedangkan Pendidikan Kimia, kamu bisa memilih profesi sebagai pengajar, seperti Guru atau Dosen, Trainer bagi para karyawan di sebuah perusahaan/pabrik, atau bahkan menjadi Entrepreneur yang membuat lembaga pelatihan bagi para profesional di bidang Kimia. Gimana, guys? Keren-keren banget, bukan?

Belajar Teknik Kimia di Jurusan Teknik Kimia, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani)

So, kalau kamu sudah yakin untuk memilih jurusan Teknik Kimia, Unjani tentu menjadi tempat studi yang tepat nih untuk kamu! Dengan pengalamannya yang lebih dari 30 tahun dalam penyelenggaraan pendidikan di bidang teknik serta keunggulan dan prestasi yang sudah diakui secara nasional, kualitas kampus ini tentu nggak perlu dipertanyakan lagi, guys!

Kampus ini menyediakan berbagai sarana belajar yang mumpuni, mulai dari tenaga pengajar profesional, fasilitas penunjang belajar yang terbarukan, hingga kurikulum pembelajaran inovatif yang pastinya akan menambah skills kamu untuk bisa diterapkan pada saat berkarier nanti. It’s such a great experience, right?

Nah, cek informasi detailnya dulu yuk, biar makin yakin!

 

Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di campus.quipper.com