Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan sebagai seorang mahasiswa. Di luar tugas utama kamu untuk belajar dan mengejar prestasi secara akademik, kamu juga bisa mengembangkan minat dan bakat, bahkan berprestasi di bidang non akademik, Quipperian.
Kebosanan atau kelelahan saat mengikuti pelajaran di dalam kelas dapat membuat daya ingat dan konsentrasi kamu menurun. Kenapa kamu tidak bergabung saja dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) saja? UKM adalah wadah untuk aktivitas kemahasiswaan di luar kelas untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu. Biasanya UKM terbagi atas beberapa kelompok minat, seperti UKM bidang olahraga, UKM bidang seni dan UKM bidang khusus.
Banyak lho manfaat yang bisa kamu dapatkan kalau bergabung dengan UKM. Kamu bisa menambah teman, mengembangkan minat, bakat dan keahlian yang kamu miliki, belajar bidang baru (kalau kamu memilih UKM yang bidangnya tidak pernah kamu ketahui sebelumnya) dan juga mengejar prestasi di bidang non akademik. Buat kamu yang sudah mantap memilih Universitas Pattimura, yuk coba cari tahu UKM apa saja yang menjadi favorit para mahasiswa di sana:
UKM Kempo
UKM Kempo masuk ke dalam jenis UKM bidang olahraga. Kempo merupakan suatu cabang seni bela diri yang berasal dari Jepang. Kempo yang umum diketahui dan dipelajari oleh di Indonesia disebut Kempo Shorinji. UKM Kempo Universitas Pattimura menjadi nama yang sering digunakan untuk menyebut UKM Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI). Praktek Shorinji Kempo harus berdasarkan pada filosofi jiwa “bahwa tubuh dan jiwa adalah sebuah kesatuan yang tak terpisahkan”.
UKM PERKEMI Universitas Pattimura pada mulanya dirintis oleh Sp. F. Tarehy beserta beberapa teman – teman kenshi-nya (kenshi : sebutan atlet Kempo). Seiring berjalannya waktu, lambat laun dojo (tempat latihan) Utama Kempo Shorinji ini mulai berkembang, baik dari segi peminat maupun fasilitasnya. Berkat kegigihan dan bimbingan dari para senior yang sudah memperkenalkan seni bela diri Kempo, saat ini UKM PERKEMI tidak hanya menerima kenshi dari mahasiswa Universitas Pattimura saja, tetapi juga dari luar kampus Universitas Pattimura.Tidak hanya mahasiswa, siswa SD dan SMP juga banyak yang menjadi kenshi dan bergabung di UKM PERKEMI.
UKM yang sudah melahirkan banyak kenshi ini sudah mengadakan Open Tournament untuk dojo-dojo yang ada di provinsi Maluku sebanyak dua kali. UKM PERKEMI juga sudah mengadakan kejuaraan kempo antar Fakultas di Universitas Pattimura.
Buat kamu yang berminat untuk mempelajari ilmu bela diri ini, baik yang sudah pernah mempelajari sebelumnya maupun yang baru pertama kali, catat ya waktu latihannya. Latihan bela diri Kempo diadakan setiap hari Senin, Rabu dan Jumat di GOR Hottumese pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIT. Pada latihan tersebut, nantinya kamu akan dilatih oleh pelatih Sp. F. Tarehy dan Sp. Y. Rahayaan.
UKM Selam
Keindahan alam bawah laut Indonesia dan kekayaan lautnya yang melimpah membuat menyelam atau diving semakin diminati banyak orang, termasuk para mahasiswa Universitas Pattimura. Hal ini juga membuat UKM selam atau yang juga disebut Pattimura Diving Societ (PADIS) menjadi favorit. Setiap anggota PADIS dituntut harus memiliki rasa tanggung jawab dan semangat yang tinggi dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
UKM PADIS adalah UKM yang keberadaannya menunjang visi dan misi pihak kampus Universitas Pattimura sebagai kampus berbasis Kemaritiman. PADIS sebenarnya terhitung UKM baru di lingkungan kampus Universitas Pattimura. UKM ini baru dibentuk pada tahun 2011 yang lalu melalui inisiatif beberapa mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Walaupun harus menunggu sekitar satu tahun lamanya untuk mendapatkan legalitas dari pihak kampus, UKM ini akhirnya mendapatkan pengesahan pada 14 Agustus 2012.
Dalam praktek olahraga menyelam (diving) dikenal ada dua istilah penyelaman, yaitu menyelam bebas (free diving) dan juga menyelam full (scuba diving). Ada kesalahan persepsi di masyarakat karena banyak yang mengira kalau snorkeling sama dengan menyelam. Padahal dua hal ini sangatlah berbeda. Snorkeling adalah aktivitas berenang di permukaan laut dan melihat apa yang ada di bawah permukaan laut. Sedangkan diving adalah berenang masuk menyelam ke dalam air.
Adapun perbedaan free diving dan scuba (self contain underwater breathing apparatus) diving terletak pada alat bantunya. Pada free diving, penyelam tidak memerlukan tabung oksigen karena menyelam dengan cara menahan nafas. Tetapi pada scuba diving, penyelam memerlukan tabung oksigen. Penyelam scuba diving bahkan harus sudah memiliki sertifikat laik selam. Jadi kamu tidak hanya akan diajarkan mengenai seluk beluk menyelam dan berbagai jenis olahraga selam, kamu pun akan dibekali pengetahuan mengenai olahraga yang terbilang mahal ini, Quipperian.
Hal – hal semacam itulah yang akan kamu dapatkan dapatkan kalau mengikuti rangkaian kegiatan yang ada dalam UKM selam Universitas Pattimura. Selain kegiatan praktek di lapangan, UKM selam juga sering mengadakan kegiatan seperti diskusi mengenai isu – isu bidang kemaritiman. Hal tersebut memang sesuai dengan orientasi PADIS yang tidak hanya berorientasi pada olahraga selam, tapi juga berorientasi pada riset dan konservasi terumbu karang.
Menarik kan kegiatan yang dilakukan oleh UKM PERKEMI dan UKM selam tadi? Mereka tidak hanya mengajarkan mengenai kegiatan dan pengetahuan soal bidang tersebut, kamu juga akan terbiasa untuk memiliki rasa tanggung jawab sebagai individu untuk menjaga nama baik dari UKM tempat kamu bergabung dan juga Universitas Pattimura.
Penulis: Herenda Dwipan Putra