Home » Quipper Campus » Campus Info » Universitas Negeri Surabaya – Mencetak Generasi Berkarakter dan Berbudaya

Universitas Negeri Surabaya – Mencetak Generasi Berkarakter dan Berbudaya

 

 

Siapa yang kecil dulu pernah punya cita-cita jadi guru? Minimal waktu masih duduk di sekolah dasar, pasti pernah kan? Akronim guru berasal dari kata digugu dan ditiru. Digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan oleh seorang guru bisa dipercaya dan diyakini kebenarannya. Sebagai guru harus bisa ditiru, menjadi teladan dan panutan semua muridnya. Ternyata gak gampang ya untuk jadi guru. Selain bertugas menstransfer ilmu ke murid, guru juga punya tanggung jawab mendidik karakter anak muridnya. Pastinya Quipperian pernah dong punya minimal satu guru favorit semasa sekolah dulu?

Nah, mungkin Quipperian yang waktu kecil pernah bercita-cita jadi guru dan masih penasaran bisa browsing perguruan tinggi mana aja yang bisa mewujudkan mimpi kalian. Salah satunya adalah UNESA (Universitas Negeri Surabaya). Dulu kampus ini namanya IKIP Negeri Surabaya. Berada di Jalan Ketintang, Surabaya. Seiiring berjalannya waktu kampus ini pun melebarkan sayapnya dan membuka gedung perkuliahan baru di Jalan Lidah Wetan, Surabaya.

Sejarah Singkat UNESA

Quipperian, kalian tahu nggak sih kalau sebelum akhirnya menjadi Universitas, IKIP Negeri Surabaya merupakan sebuah institut yang mencetak guru-guru berkompeten. Berdasarkan surat keterangan menteri dan perguruan tinggi nomor 182/1964 tertanggal 19 Desember 1964, IKIP Negeri Surabaya berdiri. Bukan perjalanan yang mudah memang.

Di awal-awal berdirinya, kampus ini hanya memiliki sekitar 6000 mahasiswa selama 10 tahun. IKIP harus bersaing dengan universitas unggulan yang ada di Surabaya. Hanya terkosentrasi menghasilkan seorang guru ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi IKIP Negeri Surabaya saat itu. Belum lagi kenyataan bahwa lulusan SMA banyak yang lebih tertarik ke perguruan tinggi ketimbang IKIP.

Dengan berbagai pertimbangan akhirnya tahun 1999 Rektor IKIP Negeri Surabaya mengajukan permohonan perubahan status dari Institut menjadi Universitas. Alasannya simple banget Quipperian, agar lulusan IKIP tidak hanya menjadi seorang guru, tetapi dapat bekerja di lembaga lebih luas. Setelah berubah menjadi sebuah universitas, Universitas Negeri Surabaya percaya dapat menyelenggarakan perluasan mandat sesuai dengan visi dan misi nya. IKIP Surabaya akhirnya berubah menjadi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berdasarkan SK Presiden R.I. nomor 93/1999 tertanggal 4 Agustus 1999.

Apa saja Visi dan Misi UNESA? Visinya ingin menjadi unggul dalam kependidikan, kukuh dalam keilmuan, sedangkan Misinya menjadikan UNESA sebagai pusat keilmuan dalam bidang pendidikan sekaligus membangun sistem manajemen perguruan tinggi yang efektif dan efisien.

Nah, peralihan dari institut menjadi universitas ternyata berdampak sangat signifikan pada jumlah penerimaan mahasiswa dan infrastruktur kampus UNESA, loh Quipperian. Perlahan tapi pasti UNESA menambah fasilitas ruang perkuliahan yang menjadikan UNESA sejajar dengan Universitas terkemuka lainnya di Surabaya.

Jadi, lumayan panjang juga sejarah IKIP Negeri Surabaya menjadi Universitas Negeri Surabaya yang sekarang lebih dikenal sebagai UNESA. Pastinya dengan komitmen memajukan pendidikan Indonesia, UNESA tidak kalah dari universitas lainnya yang ada di kota Surabaya.

Keunggulan UNESA

Kenapa sih UNESA menjadi salah satu pilihan favorit? Setelah lulus dari kampus ini kalian punya kesempatan lebih besar untuk melanjutkan karier sebagai guru atau bekerja di bidang lainnya yang pastinya masih berkaitan dengan dunia pendidikan. UNESA juga punya pembagian disiplin Ilmu. Ada kependidikan dan Ilmu murni. Nah, kalau zaman dulu lulusan kampus ini cuma jadi guru, sekarang gak lagi loh Quipperian, karena sudah memiliki lembaga sertifikasi Profesi (LSP). Guru-guru muda dan professional lulusan UNESA bisa langsung bekerja atau mengajar. Gak perlu khawatir nganggur lama deh.

Seiring kemajuan teknologi, UNESA juga ikut berkembang menjadi salah satu Universitas LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) yang fokusnya adalah peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Keutungannya apa sih lulus dari kampus yang ditunjuk sebagai LPTK seperti UNESA? Banyak banget keuntungannya; semua mahasiswa tamatan UNESA dengan disiplin ilmu pendidikan akan menerima sertifikat sebagai guru profesional saat wisuda, apabila mengikuti program SM-3T (Sarjana Mengajar  terdepan, terluar, dan tertinggal) kurang lebih mirip dengan program Indonesia mengajar gitu loh Quipperian. Jadi, gak perlu repot-repot ikut program pendidikan guru lagi deh. Seru yaa.

Sekarang jadi tenaga pendidik itu gak sesulit dulu loh, guys. Mungkin dulu banyak yang bilang kalau jadi guru hidupnya pas-pasan. Tahun 2005 lalu pemerintah membuat undang-undang terkait kesejahteraan tenaga pengajar. UU No 14 tahun 2005 ini fokus pada tunjangan yang diberikan pada tenaga pengajar di seluruh Indonesia. Ternyata sekarang untuk tenaga pengajar SMA dan setaranya, pendidikan terakhir harus S2. Oleh sebab itu, banyak banget beasiswa penuh yang disediakan pemerintah untuk guru-guru muda.

Berbekal SK No. 077/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013 tertanggal 21 Februari 2013 – 21 Februari 2018 yang menyatakan UNESA sebagai 50 besar PT terbaik di Indonesia dan berada pada peringkat ke-38 dari 163 perguruan tinggi yang diakreditasi. Tidak tanggung-tanggung, dengan nilai akreditasi dari  Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Indonesia (BAN-PT) UNESA membuktikan dirinya sejajar dengan universitas ternama di Indonesia lainnya dengan akreditasi B.

UNESA Go Internasional, yup! Buat Quipperian yang kepengen lulus kuliah dengan dua titel sekaligus atau double degree, UNESA juga punya program internasional atau bilingual. Setiap lulusan dari program ini bakalan mendapatkan sertifikat internasional, dan job training. So, Tunggu apa lagi? Mantapkan pilihan dan masa depankalian sekarang dengan bergabung bersama UNESA.

Penulis: Yuli Widayanti

Lainya untuk Anda