Untuk Kalian Pemburu Beasiswa: Berikut Kesempatan Kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Untuk Kalian Pemburu Beasiswa: Berikut Kesempatan Kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Beasiswa yang disediakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta lebih banyak dialokasikan untuk mahasiswa yang berprestasi namun memiliki kendala finansial. Kampus yang lebih familiar disebut sebagai UIN Jakarta ini bekerja sama dengan beberapa lembaga instansi, yayasan, dan perusahaan pemberi beasiswa demi membantu permasalahan finansial para mahasiswanya. Jika kamu berminat untuk menjadi penerima beasiswa di UIN Jakarta, tentu harus ada hal-hal yang dipersiapkan terlebih dahulu. Kali ini Quipper Video akan memberikan sedikit tips untuk mempermudah kamu mendapatkan beasiswa di UIN Jakarta.

Setiap mahasiswa UIN Jakarta memiliki akun pribadi di Academic Information System alias AIS. Dalam masing-masing akun AIS, terdapat informasi lowongan beasiswa yang tengah dibuka termasuk juga informasi batas waktu penerimaan berkas. Maka, Quipperian harus sering-sering mengecek akun AIS-nya karena akan ada pengumuman beasiswa tak terduga yang sedang membuka penerimaan berkas. Quipperian juga sebaiknya mempersiapkan terlebih dahulu berkas yang akan diajukan ke lembaga yang mengadakan beasiswa agar tidak terlalu menyita waktu.

Secara umum, berkas yang harus dipersiapkan adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi Kartu Identitas (KTP, akta kelahiran, Kartu Keluarga).
  2. Fotokopi Ijazah dan Surat Kelulusan.
  3. Surat Keterangan Aktif Kuliah.
  4. Print out Kartu Rencana Studi.
  5. Fotokopi sertifikat prestasi.
  6. Surat Keterangan Tidak Mampu.
  7. Rekening pembayaran listrik dan air.
  8. Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orangtua.

Berikut beberapa beasiswa yang disediakan oleh UIN Jakarta.

Beasiswa Social Trust Fund (STF)

Beasiswa Social Trust Fund hanya bisa diakses oleh mahasiswa UIN Jakarta yang sudah menduduki bangku kuliah semester 3 hingga semester 7. Selain berasal dari keluarga kurang mampu, beasiswa STF juga mematok beberapa persyaratan lain yaitu IPK minimal 3,3 yang dibuktikan dengan transkrip nilai akademik. Selain itu penerima beasiswa juga harus bersedia menjadi volunteer STF, dalam hal ini, Quipperian harus memiliki komitmen waktu dan tenaga untuk aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh STF.

Quipperian yang berminat untuk mengajukan beasiswa ini bisa mengakses website www.stfuinjakarta.org/ maupun di sosial media seperti facebook (Social Trust Fund UIN Jakarta), twitter (@STF_Uinjkt), hingga blog (blog-stfuinjkt.blogspot.co.id/). Selain itu, Quipperian juga bisa bertanya langsung kepada pihak STF yang gedungnya berada di Kampus I (satu) UIN Jakarta, tepatnya di gedung Ex-Farmasi belakang landmark UIN. Waktu pendaftaran biasanya berkisar pada bulan September hingga Oktober di tiap tahunnya. Jadi, persiapkan dirimu ya.

Beasiswa Badan Layanan Umum (BLU)

Beasiswa ini dibentuk dan diorganisir oleh institusi UIN Jakarta sendiri, baik itu secara pendanaan, keuangan maupun mekanisme penerima beasiswa BLU tersebut. Sumber dana yang dijadikan beasiswa adalah subsidi silang yang berasal dari uang pendaftaran dan biaya semester dari mahasiswa lainnya. Selain itu sumber beasiswa juga berasal dari kerja sama UIN Jakarta dengan lembaga-lembaga lain seperti Kementerian Agama.

Jika kamu berminat untuk mengikuti seleksi penerima beasiswa BLU ini, ada syarat yang paling utama, yaitu kamu harus merupakan lulusan dari sekolah yang menggunakan kurikulum keagamaan seperti Madrasah Aliyah atau pesantren. Syarat lainnya adalah IPK minimal 3,00 selama menempuh bangku kuliah.

Beasiswa Bidikmisi

Beasiswa Bidikmisi merupakan beasiswa yang didanai oleh pemerintah dan diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi namun berprestasi. Berkas yang diminta adalah sama dengan persyaratan di atas, serta mendaftar secara online di akun AIS masing-masing mahasiswa terlebih dahulu. Setelah berkas dikumpulkan di kemahasiswaan, mahasiswa selanjutnya akan diseleksi dalam bentuk psikotest dan interview.

Berbeda dengan pengajuan beasiswa Bidikmisi di kampus lain yang sudah dibuka saat melakukan pendaftaran kuliah lewat jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun jalur Mandiri, Quipperian harus dinyatakan lulus atau diterima terlebih dahulu di UIN Jakarta, lalu menunggu tanggal pendaftaran beasiswa di bulan pertama atau kedua setelah masuk kuliah, dan selanjutnya baru dapat mengakses laman Bidikmisi di AIS.

Jika kamu berminat untuk mendapatkan beasiswa ini, maka persiapkanlah dirimu dari sekarang, karena pembukaan seleksi berkas sudah akan dilaksanakan sekitar bulan September hingga Oktober. Jika sudah dinyatakan lulus, maka kamu wajib tinggal di asrama atau Ma’had yang sudah disediakan UIN Jakarta untuk mengikuti pembinaan harian. Info lebih lanjut silahkan kunjungi website resminya di http://kemahasiswaan.uinjkt.ac.id/bidikmisi/ atau blog bidikmisiuinjkt.blogspot.com.

Beasiswa DIPA

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa mahasiswa dan website, Beasiswa Miskin dan Berprestasi atau DIPA hanya bisa diakses oleh mahasiswa semester 4 dan biasanya dilangsungkan dari bulan Maret hingga April di tiap tahunnya. Beasiswa ini mematok IPK minimal 3,00. Jika berminat, maka kamu harus sering mengecek AIS untuk jadwal pemberkasan dan mendaftar secara online. Pastikan juga kamu memiliki rekening aktif BRI KK UIN atau BTN UIN.

Beastudi Etos (Dompet Dhuafa)

Beastudi Etos Dompet Dhuafa merupakan program beasiswa investasi sumber daya manusia strategis dan ditujukan pada mahasiswa kurang mampu yang telah diterima di perguruan tinggi tertentu, salah satunya adalah UIN Jakarta. Pada penerimaan berkas tahun terakhir, Beastudi Etos membuka pendaftaran di bulan Mei dan Juli. Quipperian harus sering melihat poster-poster yang ditempelkan di papan mading kampus ya.

Jika kamu berhasil meraih beasiswa ini, Quipperian berhak mendapatkan biaya pendidikan dan uang saku selama 8 semester serta tinggal di asrama mahasiswa selama 2 tahun. Selain itu juga, Quipperian akan mendapatkan Development Program selama 4 tahun berkuliah yang meliputi: career coaching, team building, spiritual awareness, character building, persiapan pascakampus, dll.

Penulis: Igman Yuda Pratama

Referensi:

http://www.uinjkt.ac.id

http://www.uinjkt.ac.id

http://www.stfuinjakarta.org

http://akademik.uinjkt.ac.id

http://www.beastudiindonesia.net