Menjadi mahasiswa memang sangat menyenangkan. Apalagi bila kegiatannya tidak monoton hanya berkuliah dan pulang ke rumah. Oleh sebab itu, dibentuknya Unit Kegiatan Mahasiswa oleh universitas bertujuan agar seorang mahasiswa memiliki variasi kegiatan sehingga mereka dapat memiliki kemampuan nalar dan sosialisasi yang seimbang.
Salah satu bentuk kegiatan mahasiswa yang memiliki andil besar bagi masa depan mahasiswa di Unesa setelah mendapat gelar sarjana ialah Unit Kegiatan Ilmiah Mahasiswa. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena mengajak mahasiswa berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan memiliki kemampuan menuangkan ide pemikiran yang cemerlang dalam bentuk tulisan dan mempresentasikannya di depan umum. Validnya data akan menjadi sangat penting sebab UKM ini akan dikompetisikan di seluruh universitas di Indonesia, dari jenjang nasional sampai internasional. Berikut ini keuntungan yang dapat diperoleh dengan mengikuti UKM ini:
Menemukan Sesuatu yang Inovatif
Tahukan kalian dalam diri seseorang sebenarnya terdapat banyak potensi untuk berkembang? Masalahnya, mau atau tidak mengembangkannya. Salah satu cara agar kita mau mengembangkan potensi tersebut pertama kali dengan ‘dipaksa’ sehingga lama-lama menjadi “terbiasa”. Kita dipaksa untuk mampu menemukan sesuatu yang berbeda yang ada di lingkungan sekitar dan dapat diubah menjadi sesuatu yang luar biasa. Misalnya membuat alat peraga perkalian bagi anak sekolah dasar yang belum banyak dikerjakan masyarakat, membuat roti berbahan baku ketela sebagai alternatif pengganti tepung terigu, dan lain-lain.
Dengan berpikir secara inovatif kita secara tidak sadar diajak keluar dari zona nyaman kita sebagai mahasiswa biasa. Kelak ketika diaplikasikan di tempat kerja para mahasiswa akan menjadi lebih kreatif dan selalu menemukan hal-hal baru di lingkungan kerja. Bisa jadi mereka akan menjadi pegawai berprestasi dan berpeluang menjadi pengusaha sukses.
Mengasah Kemampuan Menulis dan Keaktifan Membaca
Tidak semua mahasiswa mampu menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Kemampuan menulis seseorang harus diasah setiap hari sedikit demi sedikit. Kemampuan menulis akan bertambah bila seseorang memiliki kemampuan membaca yang baik pula. Sebagai seorang mahasiswa sudah merupakan keharusan untuk membaca jurnal ilmiah, buku bacaan fiksi dan nonfiksi setiap hari. Mahasiswa harus dilatih secara berkala agar mampu menuangkan ide kreatifnya. Tanpa menulis, orang lain tidak akan memahami maksud dan tujuan kita.
Keahlian menulis akan sangat dibutuhkan kelak bila kita terjun ke dunia kerja. Mereka yang memiliki ketrampilan menulis akan dapat membuat proposal penawaran, membuat laporan, bahkan membuat sebuah artikel. Tidak semua lulusan sarjana memiliki kemampuan seperti ini. Maka, bergabung bersama kelompok ilmiah mahasiswa adalah pilihan yang sangat tepat,
Berani Tampil Berbicara di Depan Umum
Keterampilan ini merupakan modal paling penting untuk memasuki dunia kerja. Hanya orang-orang yang percaya diri yang mampu melakukan keterampilan ini. Kemampuan berbicara seseorang akan menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang. Kecerdasan linguistik dipengaruhi oleh banyak sedikitnya kosa kata yang ada pada memori seseorang. Maka, bergabung dalam forum ilmiah remaja, mahasiswa akan senantiasa dilatih mengungkapkan ide dan pemikiran yang ada di memorinya. Butuh sebuah daya dan upaya untuk tampil di depan umum, apalagi bila kita tidak memiliki rasa percaya diri.
Untuk menumbuhkan rasa percaya diri tersebut, ketika tampil di depan umum, kita harus memiliki bahan untuk dibicarakan. Bahan yang dibicarakan diperoleh dari membaca dan menulis. Jadi kemampuan membaca, menulis, dan berbicara menjadi satu paket keterampilan yang akan dipelajari mahasiswa dalam komunitas ilmiah ini. Keterampilan ini sangat dibutuhkan di dunia kerja dan akan dilihat pertama kali pada sesi wawancara. Bisa dibayangkan meskipun kalian lulusan sarjana dengan IPK terbaik, tetapi tidak dapat berbicara di depan umum tentunya tidak akan ada orang yang memercayai kemampuan kita.
Menciptakan Jiwa Peduli dan Tanggung Jawab
Kelompok ilmiah mahasiswa selalu menemukan dan membuat sebuah inovasi. Penemuan mereka setidaknya harus dapat dipertanggungjawabkan di masyarakat luas agar produk yang diciptakan diakui oleh konsumen. Kelompok ilmiah remaja mahasiswa juga akan diajarkan berpikir inovatif artinya mereka secara tidak langsung peduli dengan kondisi di sekitarnya. Mana yang harus diubah dan mana yang harus ditata ulang. Butuh kepekaan tersendiri agar dalam diri setiap mahasiswa tumbuh jiwa peduli dan bertanggung jawab.
Banyak lulusan sarjana yang hanya memiliki IPK bagus, tetapi tidak peka pada lingkungan sekitarnya. Kelak jiwa kepedulian dan bertanggung jawab ini menjadi kunci utama di dunia kerja, baik saat menjadi karyawan perusahaan atau menjadi wirausaha.
—
Nah, Quipperian mulai sekarang yakinkan dan mantapkan diri untuk bergabung bersama Unit Kegiatan Mahasiswa di Unesa, terlebih lagi bergabung bersama Komunitas Ilmiah Mahasiswa, komunitas peduli lingkungan yang akan menumbuhkan jiwa bertanggung jawab dan memberi modal untuk sukses berkarier di masa depan. Bergabung bersama komunitas ini membuat kita menjadi cerdas secara emosi dan pemikiran.
Lewat kegiatan ilmiah ini secara tidak langsung kita dipaksa untuk membaca, menulis, dan berbicara tentang ide atau gagasan yang ada dalam pemikiran kita. Masa depan bangsa Indonesia berada di tangan para pemudanya. Bila bukan kita para mahasiswa yang membuat perubahan, siapa lagi yang akan membangun bumi pertiwi tercinta? Tunggu apa lagi? Segera mantapkan pilihan UKM dan jangan hanya menjadi penonton di tengah kesuksesan orang lain.
Penulis : Yuli Widayanti
Sumber: