Ada 3 Jenis Fintech di Indonesia, Pelajari Perbedaannya Disini!

3 jenis fintech di Indonesia

Semakin hari, kemajuan teknologi mengalami perkembangan yang signifikan di berbagai kalangan masyarakat, seolah-olah peran teknologi telah mewarnai kehidupan kita sehari-hari. Kamu setuju nggak, Quipperian? Kalau kamu sendiri, seberapa besar sih peran teknologi dalam melengkapi kehidupanmu?

Di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, pemakaian produk teknologi memang memiliki peran penting dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, di bidang pendidikan. Kamu pasti nggak asing dengan sistem e-learning yang dapat diakses melalui sebuah aplikasi.

Selain itu, ada juga platform berisi buku atau materi pembelajaran seperti e-book. Peran teknologi seperti ini tentu memberikan banyak banget manfaat untuk para peserta didik ya, Quipperian!

Di samping itu, ada juga nih sebuah inovasi teknologi di bidang keuangan. Selama ini, kita mengetahui beberapa jenis lembaga keuangan konvensional seperti: bank, pegadaian, asuransi, dan juga koperasi. Nah, dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat seperti sekarang, ada berbagai jasa keuangan berbentuk aplikasi, lho!

Aplikasi yang menyediakan berbagai jenis jasa keuangan disebut dengan istilah financial technology. Tentu, latar belakang munculnya fintech ini disebabkan oleh adanya inovasi teknologi informasi. By the way, apa aja ya guys, jenis dan juga peran financial technology? setidaknya ada 3 jenis fintech di Indonesia. Berikut sontekannya!

3 Jenis Fintech di Indonesia

1. Risk and Investment Management

Fintech ini mempunyai peran seperti financial planner digital. Pengguna akan dibantu untuk mendapatkan produk investasi yang paling cocok dengan preferensi yang diberikan.

2. Market Aggregator

Ini merupakan pembanding produk keuangan, di mana fintech tersebut akan mengumpulkan dan mengoleksi data finansial untuk dijadikan referensi oleh pengguna jasa.

3. Peer-to-Peer Lending

Ini dia klasifikasi fintech yang paling terkenal di kalangan masyarakat, Quipperian! Yup, jenis fintech dalam konsep Peer-to-Peer Lending berguna sebagai mediasi yang menemukan investor dengan pencari modal. P2P Lending merupakan sebuah layanan yang membantu masyarakat yang mengembangkan usaha mikro dan menengah, sehingga dapat meminjam dana dengan mudah.

Salah satu platform P2P Lending yang wajib kamu tahu adalah KoinWorks. KoinWorks menjadi platform investasi yang banyak diandalkan para pemula dalam memulai investasi pertamanya. Yuk, kenalan lebih jauh dengan KoinWorks!

KoinWorks Tawarkan Kemudahan dan Bunga Rendah

KoinWorks merupakan platform investasi P2P Lending berbasis online, yang mempertemukan antara Pendana dan Peminjam. Kalau kamu menjadi Peminjam, kamu bisa menggunakan dana tersebut untuk membiayai bisnis, kesehatan, hingga pendidikan, lho! Salah satu manfaat bagi kamu yang ingin melakukan pinjaman adalah suku bunga yang relatif rendah, guys!

Di samping itu, kamu juga bisa menjadi Pendana atau Investor dan meminjamkan dana kamu kepada orang lain. Hanya mulai dari Rp100.000 saja, kamu sudah bisa menikmati bunga keuntungan mulai dari 21,32% per tahun! Cocok banget nih, untuk kamu yang memiliki dana lebih, tetapi tidak tahu harus mengalokasikannya ke mana.

Kerennya lagi, kamu bisa mendiversifikasikan investasi kamu demi meraup keuntungan yang lebih besar nih, guys! Untuk menjaga kerahasiaan data keuangan kamu, fintech ini pun telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016, lho! So, kamu nggak perlu khawatir dalam melakukan pinjaman ataupun berinvestasi di KoinWorks, ya!

Wahhh… nyatanya banyak banget lho, manfaat yang didapat dengan adanya financial technology ini! Masalah keterbatasan biaya pendidikan juga bisa diatasi dengan keberadaan aplikasi ini. Kamu yang terkendala akan kurangnya biaya untuk melanjutkan kuliah dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk memperoleh kredit pendidikan. Simple banget kan, Quipperian!