Al Jufri Hadju, Potret Mahasiswa Unggul dari Gorontalo

Quipperian, siapa bilang mahasiswa dari wilayah timur Indonesia tidak bisa meraih prestasi cemerlang di tingkat nasional? Buktinya ada di Universitas Negeri Gorontalo  (UNG) yang merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia Bagian Timur. Kampus ini memiliki seorang mahasiswa dengan segudang prestasi, bernama Al Jufri Hadju yang akrab disapa Juju.

Tidak mudah bagi Al Jufri Hadju untuk menjadi mahasiswa UNG. Ia harus bersaing dengan banyak orang, sampai akhirnya lolos lewat jalur SNMPTN. Jurusan yang diambil Juju juga nggak sembarangan. Dia memilih jurusan yang biasanya dianggap sulit dan sering dihindari, yaitu Pendidikan Fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNG.

Juju menjadi contoh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berprestasi, bukan cuma di bidang akademik tapi juga non akademik. Pengalaman-pengalamannya sering di-share lewat foto-foto di Instagram @ajhadju. Setelah melihat media sosialnya, mungkin di antara Quipperian ada yang ingin berprestasi seperti dia. Supaya makin semangat kuliah, simak dulu yuk cerita tentang Juju!

Suka dengan Fisika

Apa Quipperian termasuk yang ‘alergi’ dengan pelajaran fisika? Padahal salah satu ilmu pasti ini termasuk ilmu paling keren lho. Coba kamu perhatikan, dimana pun manusia sekarang berada, selalu ada sentuhan fisika di sana. Bahkan apel yang jatuh saja bisa jadi cikal bakal Hukum Newton bukan?

Hal ini juga yang dilihat oleh Juju saat memutuskan jurusan kuliahnya. Cowok kelahiran Pagimana, 28 Juni 1997 ini justru memilih fisika sebagai bidang ilmu yang didalami di bangku kuliah. Juju mengaku lebih percaya diri dengan mengambil program studi Pendidikan Fisika. Alasannya karena ilmu ini paling berpengaruh  terhadap perkembangan kehidupan manusia. Walaupun di sisi lain, Juju mengakui kalau kuliah fisika termasuk yang paling berat dan banyak menyita waktunya sebagai mahasiswa. Tantangan tersebut memotivasi Juju menjadi mahasiswa ‘tidak biasa’ dan mengusahakan yang terbaik di bidang kesukaannya.

Prestasi Akademik

Tugas utama sebagai mahasiswa tentunya belajar untuk mendapat hasil studi terbaik. Hal tersebut disadari oleh Juju dan mendorongnya untuk tekun mendalami ilmu fisika. Hasilnya,di tahun 2016 lalu, cowok ini mendapat predikat peraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) Tertinggi di Fakultas MIPA UNG. Pada 10 November 2016, Juju juga menerima hadiah laptop yang merupakan bentuk apresiasi dari Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir.

Hasil belajar membawa cowok ini jadi salah satu penerima bantuan biaya pendidikan, lewat beasiswa Bidikmisi. Dengan begitu, Juju nggak perlu repot mencari rumah kos, karena mendapat fasilitas asrama mahasiswa putra, khusus penerima bidikmisi. Nah, kalau Quipperian tinggal di asrama seperti Juju, kamu akan mendapat banyak pengalaman. Baik tentang pengembangan jiwa sosial, juga soft skill lain yang berguna untuk masa depan kamu.

Mengembangkan Diri Lewat Organisasi

Quipperian, setuju nggak kalau masa kuliah adalah salah satu momentum yang pas untuk pengembangan diri kita? Oleh karena itu, Juju mulai berorganisasi pada tahun pertamanya kuliah, dengan menjadi Ketua Tingkat Jurusan Pendidikan Fisika di angkatannya. Lewat amanah ini, Juju jadi penyambung lintas angkatan, dari teman-temannya dengan senior atau junior di jurusan.

Cowok ini juga aktif di Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Fisika dan menjabat sebagai Ketua Bidang Divisi Riset dan Publikasi Ilmiah. Tugas tersebut berkaitan dengan studinya di kampus, sekaligus melatih Juju untuk sharing ilmu. Pengalaman di himpunan mahasiswa dan keluwesan dalam bergaul kemudian membawa Juju ke pengalaman baru. Pada tahun 2016, cowok ini dinobatkan sebagai Putra Fisika Universitas Negeri Gorontalo. Lewat predikat ini, Juju dituntut menampilkan citra baik yang mewakili para mahasiswa di jurusan fisika.

Juju, Putra MIPA Fotogenik dan Duta Bahasa Gorontalo

Berprestasi di bidang akademik memang membanggakan. Tapi akan lebih oke lagi, kalau Quipperian juga berprestasi di bidang non akademik. Kamu bisa mendalami bidang yang kamu minati, walaupun berbeda jauh dengan jurusan kamu di kuliah.

Hal ini yang terjadi sama teman kita, Juju. Buat dia, prestasi di lingkup jurusan fisika saja tidak cukup. Bermodal paras khas Indonesia Timur, dengan tinggi badan 168 cm dan berat badan 56 kg, Juju dinobatkan sebagai Putra MIPA Fotogenik Universitas Negeri Gorontalo pada tahun 2016.

Di tahun yag sama, Juju juga mengikuti kompetisi yang cukup bergengsi di Provinsi Gorontalo, yaitu Duta Bahasa Gorontalo. Perlombaan yang digelar pemerintah setempat ini diadakan untuk mencari bibit unggul sebagai pelestari bahasa daerah. Juju harus bersaing dengan peserta lain, juga melalui karantina yang menyita waktunya di sela kuliah. Hasilnya, Juju masuk nominasi 30 besar. Lewat prestasi tersebut, dia mendapat amanah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa khas Bumi Maleo. Dan tentunya juga kecintaan pada Bahasa Indonesia.

Juju mengaku sangat bangga menjadi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Quipperian. Kampus ‘Merah Marun’ ini dinilai dapat membuktikan komitmennya sebagai Kampus Peradaban yang mewadahi mahasiswa dari seluruh penjuru negeri untuk menuntut ilmu. Setiap mahasiswanya punya kesempatan untuk mengembangkan diri, baik di bidang akademik atau non akademik, tanpa melupakan unsur kebudayaan Indonesia.

Cerita dari teman kita, Juju, tentunya bisa dicontoh oleh Quipperian saat menjadi mahasiswa nanti. Prestasi akademik akan lebih lengkap kalau diseimbangkan dengan prestasi non akademik. Kamu juga bisa unjuk gigi, mulai dari tingkat universitas, tingkat nasional atau bahkan internasional. Quipperian bebas menekuni bidang apapun sesuai ilmu, minat atau bakat kamu.

Untuk bisa berprestasi, ada hal yang perlu Quipperian ingat nih. Bahwa tidak ada sesuatu yang instan. Saat kuliah, perbanyaklah pengalaman, baik lewat organisasi, UKM atau kegiatan akademik yang kamu sukai. Tentu akan ada buah manis yang Quipperian petik nantinya. Selamat berjuang ya!

Penulis: Brian Sahar

Lainya Untuk Anda

Rahasia Kuliah Gratis & Pengalaman Keren? Cek Beasiswa Djarum Foundation!

Fakultas Farmasi: Cocok Buat Kamu yang Suka Sains, Penasaran Sama Obat, dan Mau Jadi Peneliti Keren di Dunia Kesehatan!

Gratis Kuliah S1 di Korea? Daftar GKS Aja!