
Sosok Adilla yang murah senyum ternyata menyimpan tekad untuk mengukir prestasi demi masa depan cerah (Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi Penulis)
Ada lagi gak ya prestasi yang diukir mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara? Nah, ternyata ada mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum yang punya prestasi gemilang. Namanya adalah Adilla Putri, yang akrab dipanggil Adilla. Dara kelahiran Medan pada tanggal 26 Juni 1994 ini merupakan buah hati dari pasangan Zul Hafzi dan Yetti Herawati. Ayah Adilla bekerja sebagai penambal ban di kawasan tempat tinggalnya, di Jalan Bromo atau Jalan Ikhlas, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Profil singkat Adilla
Adilla yang memiliki tiga orang saudara ini, sejak Sekolah Dasar (SD) menempuh pendidikannya di sekolah berbasis agama di Kota Medan, di mulai dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta Pembangunan Al-Muhajirin, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2, hingga Madrasah Aliyah Negeri 1. Ibunya mengatakan bahwa cita-cita Adilla sebagai pendakwah sudah mulai terlihat sejak kecil. Ia sangat menyukai berbagai pelajaran yang terkait dengan agama Islam.
Oh, ya! Adilla yang juga sempat menjadi kolumnis di halaman Mimbar Jumat di Harian Analisa, ternyata juga adalah seorang qoriah. Menurut orangtuanya, Adilla pernah tercatat sebagai juara pertama selama tiga kali berturut-turut mewakili Kecamatan Medan Denai di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Medan. Prestasi Adilla berlanjut hingga menjadi Juara II MTQ Provinsi Sumatera Utara di Asahan. Selanjutnya, Adilla juga pernah mewakili Sumatera Utara dalam MTQ Nasional di Mataram pada Juli 2016 lalu.
Adilla sudah bisa membiayai kuliahnya sendiri sejak pertama kali ia mendapat beasiswa dari MTQ. Walaupun kehidupan yang dijalani Adilla banyak cobaan, Adilla tetap menjalaninya dengan tegar dan sabar. Sebelum masuk kuliah, Adilla sempat diremehkan oleh teman–teman dan guru–gurunya yang menganggap keputusan Adilla untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara kurang tepat.
“Masih banyak perguruan tinggi lain yang jauh lebih baik,” demikian dulu ucap mereka. Namun, Adilla tetap teguh pada pilihannya, karena ia yakin langkah yang disertai niat baik akan senantiasa mendapat ridha dari Allah SWT. Sekedar informasi nih, Quipperian, di bangku kuliah, bakat berdakwah Adilla tercermin dengan sangat jelas. Hal ini dapat dilihat, antara lain, melalui pemikiran-pemikirannya yang disampaikan di kelas. Sepanjang masa kuliah, Adilla kerap pula mendapat beasiswa dari Bank Indonesia atas prestasi yang ia torehkan pada bidang akademik.
Pengalaman masuk kuliah
Walau dengan segala kesederhanaannya, Adilla lantas mampu bersaing dengan 32 peserta lainnya untuk merebut gelar terbaik sebagai pendakwah putri dalam Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar. Keberhasilan Adilla Putri di acara tersebut tentu membawa kebahagiaan tak hanya bagi Adilla dan keluarganya, melainkan seluruh masyarakat Kota Medan, bahkan Provinsi Sumatera Utara.
Ketika ia berjuang membawa harum nama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, beserta Sumatera Utara dan Kota Medan, tidak terhitung banyaknya dukungan semangat maupun SMS yang diberikan oleh berbagai pihak. Tak ketinggalan pula Wakil Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Bidang Kemahasiswaan memberikan apresiasi atas perjuangan Adilla.
Prestasi yang diraih Adilla
Adilla, yang tercatat sebagai kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah yang telah mengikuti Latihan Kader Dasar (LKD) di Komisariat Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, juga mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP-HIMMAH). Beliau turut menghimbau kepada seluruh warga Al Washliyah untuk mendukung Adilla agar meraih kemenangan dalam ajang nasional yang mengusung dakwah agama Islam itu.
Berkat dukungan penuh dan semangat serta kegigihan dari Adilla, ia akhirnya berhasil memperoleh Juara Kedua Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar. Kegembiraan terpancar nyata dari wajah polos Adilla dan ekspresi haru terlukis jelas di wajah keluarganya, terlebih saat di panggil naik ke atas panggung untuk memberikan sepatah atau dua patah kata di hadapan ribuan penonton. Air mata bahagia merupakan wujud syukur atas karunia Allah SWT.
Tak hanya membawa nama daerahnya di panggung nasional, Adilla pun turut mengharumkan nama Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dengan prestasinya. Bukan hanya cerdas secara akademis, perilaku Adilla terhadap orang-orang di sekitarnya juga terbilang baik. Ia dikenal memiliki kepribadian yang sopan dan ramah. Tak heran jika sahabat-sahabat Adilla banyak yang berasal dari prodi atau fakultas lain. Ia juga termasuk sosok yang gemar berorganisasi demi mengembangkan diri secara lebih utuh. Dalam organisasi kampus, ia dikenal terbuka menerima tanggung jawab dan sigap berinisiatif untuk menyelesaikan masalah apa pun yang dihadapi.
Menurut prinsip Adilla, apabila seseorang menjalankan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, maka apa pun yang ia inginkan akan tercapai dengan sempurna.
“Di mana pun kita kuliah, baik itu di umum maupun khusus, itu sama saja. Semua tergantung kepada diri sendiri,” demikian keyakinan Adilla yang selalu disampaikannya kepada siapa saja yang membutuhkan pendapat mengenai studi lanjutan setelah menamatkan SMA.
Quipperian ingin mengikuti jejak Adilla? Kalau Quipperian memiliki cita-cita untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, salah satu langkah awal yang bisa Quipperian tempuh untuk mewujudkannya adalah dengan mendapatkan satu bangku di prodi impian pada Perguruan Tinggi Negeri dambaanmu. Bagaimana caranya? Tak lain adalah dengan giat belajar memanfaatkan berbagai sumber belajar, salah satunya Quipper Video yang menyediakan solusi belajar e-learning berbasis video online. Jadi, Quipperian bisa belajar di mana pun dan kapan pun sesuai dengan keinginan kalian.
Penulis: Fritz Damanik
Sumber:
http://harian.analisadaily.com